• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Harga Ayam Potong Merangkak Naik

by BontangPost
5 Februari 2017, 13:01
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
SEDANG LESU: Salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Taman Telihan.(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

SEDANG LESU: Salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Taman Telihan.(FAHMI FAJRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

 

BONTANG – Harga ayam potong di Kota Taman mulai mengalami kenaikan, Sabtu (4/2) kemarin. Meski tidak besar, namun kenaikan ini dinilai tidak sesuai dengan kondisi pasar yang sedang lesu. Setelah kondisi pasar yang lesu dalam lima hari terakhir, harga ayam potong mengalami kenaikan sekitar Rp 2 ribu untuk semua ukuran.

Sumaryono, salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Taman Telihan menuturkan, kondisi pasar yang lesu membuat harga ayam potong sempat turun. Karenanya dia heran ketika kemarin pihak pengepul mengumumkan kenaikan harga ayam potong.

“Saya kurang tahu kenapa harga naik. Dari pengepul meminta kenaikan harga. Padahal kondisi pasar sedang sepi seperti ini,” ungkap Sumaryono kepada Bontang Post.

Dengan kenaikan ini, maka harga ayam potong ukuran kecil yang sebelumnya dibanderol Rp 30 ribu naik menjadi Rp 32 ribu per ekornya. Untuk ukuran sedang, dari Rp 35 ribu menjadi Rp 37 ribu per ekor. Sementara untuk ukuran besar, dari Rp 40 ribu menjadi Rp 43 ribu. Meski mengalami kenaikan harga, namun Sumaryono menyebut permintaan tetap ada. Walaupun jumlahnya mungkin tidak banyak seperti kondisi normal.

“Kalau ayam potong itu selalu dicari. Walaupun harganya mencapai Rp 70 ribu per ekor sekalipun. Ini terjadi saat pergantian tahun baru kemarin, ketika pasokannya kosong,” jelasnya.

Sementara untuk harga ayam kampung masih belum ada pergerakan harga. Untuk ayam kampung berukuran kecil harganya Rp 50 ribu per ekor. Yang berukuran kecil Rp 75 ribu per ekor, dan yang besar Rp 110 ribu per ekor.

Kata Sumaryono, kenaikan harga ayam biasanya terjadi menjelang hari raya atau tahun baru. Makanya dia heran dengan kenaikan harga yang terjadi saat pasar dalam kondisi lesu. Kondisi keuangan Kota Bontang yang sedang mengalami defisit menjadi penyebab lesunya perdagangan ayam potong di pasar-pasar yang ada di Bontang.

“Omzetnya menurun signifikan sejak terjadi defisit. Ini terjadi sejak Dulu dalam sehari saya bisa menjual sekitar 500 sampai 600 ekor. Sekarang ini hanya mencapai 400 ekor saja dalam sehari,” ungkap Sumaryono. (luk)

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Galaunya Pilgub Kaltim 

Next Post

Bontang Aman dari Cabai Berformalin 

Related Posts

Potensi Retribusi Parkir Tepi Jalan Bontang Rp440 Juta, Realisasi Masih Jauh dari Target
Bontang

Potensi Retribusi Parkir Tepi Jalan Bontang Rp440 Juta, Realisasi Masih Jauh dari Target

28 April 2026, 16:30
Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Bertambah, 14 MeninggaL, 84 Orang Alami Luka
Nasional

Korban Tewas Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Bertambah, 14 MeninggaL, 84 Orang Alami Luka

28 April 2026, 15:28
Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban
Kriminal

Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

28 April 2026, 14:58
Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus
Kriminal

Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

28 April 2026, 13:20
Gelombang PHK Tambang Berpotensi Meluas, Ini Langkah Pemkot Bontang
Pemkot Bontang

Gelombang PHK Tambang Berpotensi Meluas, Ini Langkah Pemkot Bontang

28 April 2026, 11:13
Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK
Bontang

Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

28 April 2026, 10:58

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.