• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

Harga LPG 3 Kg di Bontang Tembus Rp40 Ribu, DPRD Desak Pangkalan Nakal Ditindak

by Redaksi Bontang Post
17 Juni 2026, 17:15
in DPRD Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Anggota Komisi B DPRD Bontang, Suharno

Anggota Komisi B DPRD Bontang, Suharno

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Tingginya harga LPG subsidi 3 kilogram (kg) masih menjadi keluhan masyarakat Bontang. Anggota Komisi B DPRD Bontang, Suharno, menilai kondisi tersebut harus mendapat perhatian serius dari pemerintah dan instansi terkait karena harga gas melon di lapangan masih jauh di atas ketentuan.

Menurut Suharno, masyarakat mempertanyakan lonjakan harga LPG 3 kg yang seharusnya berada di kisaran Rp21 ribu per tabung, namun di sejumlah wilayah dijual hingga Rp30 ribu bahkan mencapai Rp40 ribu.

“Yang menjadi pertanyaan masyarakat itu, kenapa harga yang seharusnya sekitar Rp21 ribuan bisa naik menjadi Rp30 ribu bahkan ada yang mencapai Rp40 ribu per tabung. Harus dicari di mana letak masalahnya dan siapa yang bermain dalam rantai distribusi tersebut,” ujarnya.

Baca Juga:  Ketua Pansus LKPj Target Laporan Rampung Lebih Cepat

Ia menegaskan, masyarakat pada dasarnya tidak terlalu mempersoalkan apakah LPG dijual melalui pangkalan maupun pengecer. Yang terpenting, barang tersedia dan harga yang dibayar masih dalam batas wajar.

“Kalau masyarakat harus mencari gas ke sana kemari tetapi harganya tetap tinggi, tentu itu tidak menyelesaikan masalah. Yang penting barang tersedia dan harganya masih dalam batas yang wajar,” katanya.

Politikus PKS itu juga menyoroti wacana peningkatan status pengecer menjadi subpangkalan. Menurutnya, skema tersebut dapat menjadi solusi untuk mempermudah masyarakat memperoleh LPG subsidi tanpa harus melalui rantai distribusi yang panjang.

Suharno menegaskan bahwa pemerintah telah menetapkan batas harga LPG 3 kg yang harus dipatuhi. Karena itu, apabila ditemukan penjualan di atas ketentuan, perlu dilakukan investigasi dan penindakan terhadap pihak yang melanggar.

Baca Juga:  Legislator Ramai-ramai Kritik Disdikbud, Dinilai Tak Serius Tangani SD Gusung

“Kalau sudah ada temuan di lapangan, harus diumumkan siapa yang salah dan diberikan sanksi. Jangan sampai persoalan ini berlarut-larut dan terus berulang,” tegasnya.

Ia menilai kenaikan harga LPG kali ini cukup janggal karena tidak terjadi pada momen hari besar keagamaan atau periode meningkatnya kebutuhan masyarakat. Jika distribusi berjalan normal, harga seharusnya tetap terkendali.

Selain penindakan, Suharno meminta pemerintah daerah dan pihak terkait memperkuat sosialisasi mengenai ketentuan harga LPG subsidi kepada pangkalan maupun pengecer agar masyarakat mengetahui harga yang semestinya berlaku.

“Kalau memang ada pihak yang bermain dan menjual di atas ketentuan, laporkan dan berikan sanksi sesuai aturan. Kalau berkali-kali melanggar, harus ada ketegasan, bahkan kalau perlu izin usahanya dicabut,” terangnya.

Baca Juga:  Antisipasi Kebakaran, Agus Haris: Lengkapi Alat Pemadam, Ajari Warga Cara Gunakan

Suharno juga mengaku menerima informasi adanya praktik penjualan LPG 3 kg pada waktu-waktu tertentu, bahkan hingga dini hari. Menurutnya, kondisi tersebut perlu ditelusuri karena berpotensi menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.

“Kalau sampai menjual secara sembunyi-sembunyi pada waktu tertentu, tentu masyarakat akan bertanya-tanya. Karena itu pengawasan harus diperkuat agar distribusi LPG 3 kilogram benar-benar tepat sasaran,” pungkasnya. (Ak) 

Tags: dprd bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Abrasi Ancam Delapan Rumah di RT 26 Api-Api Bontang, Warga Desak Penurapan Dilanjutkan

Next Post

Tangki Minyak Goreng Mundur di Tanjakan STITEK, Muatan Bocor dan Dibagikan ke Warga

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR
DPRD Bontang

Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR

29 Agustus 2026, 13:22

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.