• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Ragam

Hati-Hati! Ini 4 Dampak Video Game pada Kesehatan Mental Anak

by M Zulfikar Akbar
17 Februari 2019, 18:30
in Ragam
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi Bermain Video Game (Foto: Pexels)

Ilustrasi Bermain Video Game (Foto: Pexels)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagian besar anak-anak suka bermain video game. Memang, lewat hal tersebut anak bisa belajar keterampilan tertentu dan mengetahui sesuatu yang baru.

Namun di sisi lain, tahukah Anda bahwa anak yang sering bermain video game juga dikaitkan dengan kesehatan mental yang terganggu?

Faktanya, Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah mengklasifikasikan bermain video game sebagai sebuah kegiatan yang berpotensi mengganggu kesehatan mental.

Meski kasusnya jarang, yakni hanya sekitar 3%, WHO tetap meminta keluarga untuk terus waspada serta mengidentifikasi tanda dan gejala apabila si Kecil mengalami gangguan kesehatan mental akibat sering bermain video game.

Adapun beberapa alasan yang mendasari mengapa video game dapat menyebabkan kesehatan mental anak terganggu, yaitu:

Baca Juga:  Ratusan Lansia Rutin Cek Kesehatan

1.Kehilangan masa anak-anak

Semakin tinggi perasaan cinta anak Anda kepada video game, semakin tidak peduli pula ia terhadap hal-hal lain yang terjadi di sekitarnya.

Lebih buruk dari itu, si Kecil juga akan menunda melakukan hal-hal penting, melewatkan acara dan melupakan momen khusus dengan teman ataupun keluarganya.

Ia pun akan kehilangan masa-masa sosialisasi dan bermain bersama teman-teman sebayanya.

2. Perubahan cara melihat sesuatu

Sebagian besar video game mengandung unsur kekerasan dan kompetisi. Tanpa dampingan orang tua, hal tersebut dapat membuat anak memiliki pikiran yang buruk dan negatif.

Bila dibiarkan berlanjut, bukan tak mungkin anak Anda akan bertingkah seperti karakter dalam video game yang ia mainkan.

Baca Juga:  Pemberian Ganja Medis ke Fika, Komisi III DPR Diminta Surati Jokowi

3. Tidak belajar lebih banyak

Tidak setiap video game mampu memberikan pejalaran akan suatu hal yang bermanfaat. Beberapa jenis video game bahkan bisa membuat anakketagihan, sehingga yang ada dipikiran si Kecil hanyalah konten dari gametersebut.

Hal seperti itu bisa menyebabkan sebuah kemunduran pada pola pikirnya, bukan?

4. Pikiran tidak tenang

Seperti telah disinggung sebelumnya, sebagian konten yang ada di dalam video game bisa “tersangkut” di otak anak sehingga ia akan memikirkannya terus-menerus.

Jika si Kecil juga tak kenal waktu kala bermain video game, dirinya tidak akan bisa beristirahat dengan optimal di malam hari.

Karena pikiran dan tubuhnya tidak mendapatkan istirahat yang dibutuhkan, si Kecil akan mengalami kelelahan pada hari berikutnya.

Baca Juga:  5 Cara Gunakan Kayu Manis Untuk Kendalikan Gula Darah

Ia pun menjadi tidak dapat fokus dengan baik saat mengikuti pelajaran di sekolah, sehingga nilainya cenderung mengalami penurunan.

Mengetahui adanya fakta ini, Anda sebaiknya bersikap waspada dan segera ambil tindakan. Jangan biarkan video game mengganggu kesehatan mental dan menghancurkan masa depan anak secara diam-diam.

Berikan batasan dan atur jadwal harian si Kecil sedemikian rupa, agar ia tahu kapan saatnya belajar, bermain, atau tidur.(NB/ RVS/klikdokter)

Tags: anak anakkesehatankesehatan mentalmain game
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Suplemen Minyak Ikan Ternyata Bisa Memangkas Risiko Serangan Jantung

Next Post

Tega, Pelajar Diduga Disekap dan Dipukul Dua Oknum ASN

Related Posts

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia
Kesehatan

Sifilis Peringkat Teratas Penyakit Menular Seksual yang Diderita Orang Indonesia

15 Desember 2024, 20:36
Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah
Kesehatan

Mitos atau Fakta? Belau untuk Gondongan, Benarkah Efektif? Mengenal Penyakit dan Cara Penanganannya secara Ilmiah

23 September 2024, 17:25
Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik
Kesehatan

Deteksi Dini CdLS dengan Data Genomik

29 Agustus 2024, 19:14
9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam
Kesehatan

9 Khasiat Rebusan Daun Sambiloto, Salah Satunya Bisa Menurunkan Demam

14 Juli 2024, 11:51
Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita
Kesehatan

Mengenal Anemia Aplastik, Penyakit Langka yang Diderita Komika Babe Cabita

9 April 2024, 11:06
Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar
Bontang

Penderita TBC di Bontang Meningkat, 237 Anak Terpapar

24 Maret 2023, 13:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.