• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Hindari Tumpahan Material, Dinas PUPRK Bontang Minta Truk Dibersihkan Sebelum Melintas di Jalan Umum

by BontangPost
1 Juli 2025, 17:12
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Tumpahan tanah uruk di Jalan Piere Tendean. Warga meminta agar tumpahan tersebut disiram, sehingga tidak meninggalkan debu. (Dwi Kurniawan Nugroho/Bontang Post)

Tumpahan tanah uruk di Jalan Piere Tendean. Warga meminta agar tumpahan tersebut disiram, sehingga tidak meninggalkan debu. (Dwi Kurniawan Nugroho/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Pengerjan proyek penyambungan antara Jalan Dewi Sartika dengan Jalan Piere Tandean dikeluhkan warga lantaran menyebabkan debu. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang meminta kontraktor melakukan pembersihan jalan dan truk usai keluar dari proyek.

Diketahui proyek itu dikerjakan PT Samudra Prima Mandiri, dengan menggunakan APBD Bontang senilai Rp9,3 miliar.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Bontang, Anwar Nurdin, mengatakan telah mengintruksikan kontraktor untuk melakukan pembersihan terhadap sisa material. Bahkan ia mengaku para pekerja telah melakukan pembersihan setiap sore.

“Setelah menerima laporan dari tokoh masyarakat setempat soal debu itu, kami telah mengarahkan para kontraktor untuk dibersihkan,” Terangnya saat dihubungi, Selasa (01/06/2025).

Baca Juga:  Tumpahan Tanah Uruk di Bontang Kuala Dikeluhkan Warga

Ia mengakui, hal tersebut belum efektif dilakukan. Terlebih tidak ada aturan mengikat yang mewajibkan kendaraan proyek untuk dibersihkan sebelum melewati jalan umum.

“Bagus lagi kalau ada (peraturan). Kami jadi bisa tegas soal untuk menegur para kontraktor, bisa ditanyakan langsung ke Bagian Hukum,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, tumpahan pasir uruk di Jalan Piere Tandean, Kelurahan Bontang Kuala, dikeluhkan warga. Tumpahan itu berasal dari truk yang mengangkut timbunan untuk proyek jalan.

Tumpahan itu tersebar di beberapa titik, seperti di seberang SD 001. Akibat tidak dibersihkan, maka membuat debu beterbangan.

Ari, warga RT 19 Kelurahan Bontang Kuala merupakan salah satu warga yang merasakan dampak debu tersebut. Rumahnya berada tepat di seberang tumpahan tanah.

Baca Juga:  Jalan Kotor dan Bikin Warga Resah, Pemkot Bontang Kaji Aturan untuk Pelaksana Proyek

“Sudah dua mingguan proyek pengerjaannya, kami sudah merasakan dampak debu,” ucapnya.

Menurutnya, seharusnya setiap tumpahan sisa material yang diantar, langsung dibersihkan dengan menyemprotkan air. Sehingga tidak ada material yang tertinggal di sepanjang jalan.

“Mereka cuma bersihkan dengan sapu, jadinya debunya makin banyak,” terangnya. (Dwi Kurniawan Nugroho)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Jalan Berdebu
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pengunjung Parkirkan Kendaraan di Rambu Larangan, Dishub Bontang; Seharusnya Erafresh Menegur

Next Post

Enam Perusahaan di Kutim Dinilai Gagal Kelola Lingkungan, Bupati; Mereka Wajib Memperbaiki

Related Posts

Jalan Kotor dan Bikin Warga Resah, Pemkot Bontang Kaji Aturan untuk Pelaksana Proyek
Bontang

Jalan Kotor dan Bikin Warga Resah, Pemkot Bontang Kaji Aturan untuk Pelaksana Proyek

2 Juli 2025, 13:25
Tumpahan Tanah Uruk di Bontang Kuala Dikeluhkan Warga
Bontang

Tumpahan Tanah Uruk di Bontang Kuala Dikeluhkan Warga

1 Juli 2025, 12:05

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rute Kapal Bontang–Mamuju Segera Dibuka, ASDP Masih Hitung Biaya Operasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.