BONTANGPOST.ID, Bontang – Tumpahan pasir uruk di Jalan Piere Tandean, Kelurahan Bontang Kuala, dikeluhkan warga. Tumpahan itu berasal dari truk yang mengangkut timbunan untuk proyek jalan.
Tumpahan itu tersebar di beberapa titik, seperti di seberang SD 001. Akibat tidak dibersihkan, maka membuat debu beterbangan.
Ari, warga RT 19 Kelurahan Bontang Kuala merupakan salah satu warga yang merasakan dampak debu tersebut. Rumahnya berada tepat di seberang tumpahan tanah.
“Sudah dua mingguan proyek pengerjaannya, kami sudah merasakan dampak debu,” ucapnya.
Menurutnya, seharusnya setiap tumpahan sisa material yang diantar, langsung dibersihkan dengan menyemprotkan air. Sehingga tidak ada material yang tertinggal di sepanjang jalan.
“Mereka cuma bersihkan dengan sapu, jadinya debunya makin banyak,” terangnya.
Sementara, Plt Lurah Bontang Kuala, Muhammad Taufiq, mengatakan proyek itu merupakan pengerjaan jalan tembus. Menghubungkan Jalan Piere Tandean ke Jalan Dewi Sartika, Salebba. “Itu proyek jalan Dinas PUPRK,” tuturnya.
Pihaknya mengaku baru mendapatkan laporan terkait keluhan warga. “Nanti saya koordinasi dengan Kabid Bina Marga terkait debu yang berada di jalan itu,” ujarnya. (Dwi Kurniawan Nugroho)







