• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Hoaks atau Tidak?

HOAX!!! Resah Beras Kimia dari Berita Lawas

by BontangPost
17 Maret 2018, 11:49
in Hoaks atau Tidak?
Reading Time: 2 mins read
0
HOAX

HOAX

Share on FacebookShare on Twitter

NOMOR WhatsApp tim Jawa Pos Clearing House of Information kebanjiran pertanyaan soal kabar beras kimia. Kabar tersebut berasal dari potongan berita pengungkapan perkara oleh polisi di Malang yang telah dimodifikasi. Perkara itu pun akhirnya tidak dilanjutkan karena tidak terbukti.

Kabar soal beras kimia tersebut memang cukup meresahkan. Kalimat pembukanya berbunyi, “Kilas Info Malang Raya. Pabrik Beras Kimia Digrebek.” Isi pesan selanjutnya merupakan sebuah berita tentang penggerebekan produsen beras UD Widodo yang beralamat di Jalan Sultan Agung, Desa Pringu, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Penggerebekan dilakukan pada 5 Juni 2017.

Dalam penggerebekan itu, polisi menduga ada kegiatan ilegal yang dilakukan pabrik tersebut. Polisi curiga pabrik itu memutihkan beras dengan bahan-bahan kimia berbahaya. Antara lain pestisida, insektisida, dan tawas. Saat itu polisi menyegel pabrik yang di dalamnya terdapat 140 ton beras tersebut.

Baca Juga:  Hio dan Anglo di Persidangan Alfian Tanjung

Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung sempat mengatakan bahwa sebagian beras yang diproduksi pabrik itu bermerek Jagung Emas dan Tomat. Dalam sehari, pabrik tersebut bisa memproduksi beras 28 ton sampai 30 ton. Beras dipasarkan ke Malang Raya, Surabaya, Pangkalan Bun, hingga Banjarmasin.

Nah, pernyataan Yade itu dimodifikasi penyebar informasi berantai. Ada banyak merek beras yang disebut mengandung bahan kimia. Antara lain Jagung Mas, Beras Maju, Dewi Kunti, Empat Mata Merah, Empat Mata Biru, Empat Mata Hijau, Lele, Cendrawasih, Tomat, dan Dua Jago. ”Mohon dibantu share ke rekan atau keluarga kita supaya tidak membeli atau mengonsumsi beras berbahan kimia,” tutup kalimat tersebut.

Baca Juga:  Maling Anjing di Medan Jadi Hoax Gempa Lombok

Terkait dengan kabar itu, Jawa Pos langsung meminta penjelasan AKBP Yade Setiawan. Dia mengatakan, penggerebekan tersebut memang dilakukan. ”Tapi, bahan kimianya belum terbukti,” tegas Yade Senin malam (26/2). Dalam pengusutan kasus itu, pemilik gudang akhirnya hanya dijerat dengan pelanggaran tidak memiliki izin gangguan atau HO.

Dikutip dari portal berita Prokal.co.id (Jawa Pos Group), penggerebekan oleh Polres Malang itu sempat ditindaklanjuti Polda Kalimantan Tengah. Sebab, sejumlah media memberitakan bahwa beras berbahan kimia juga diedarkan di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat. Hasilnya, tim dari polda serta dinas perindustrian dan perdagangan tak menemukan beras berbahan kimia. (gun/c11/fat)

Fakta

Penggerebekan gudang beras dilakukan pada 5 Juni 2017. Polisi tidak menemukan beras yang dikabarkan mengandung bahan kimia berbahaya. Pemilik gudang dijerat dengan pelanggaran tidak memiliki izin gangguan atau HO.

Baca Juga:  Nemu Makhluk Aneh di Belakang Rumah
Tags: Hoax Atau Tidak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Uang Tambang Ilegal “Ada” di Pusaran Pilgub 

Next Post

Kafilah MTQ Bontang Targetkan Naik Peringkat 

Related Posts

Dikira Bukan Istri Sandi
Hoaks atau Tidak?

Dikira Bukan Istri Sandi

19 Oktober 2018, 13:30
Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais
Hoaks atau Tidak?

Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais

18 Oktober 2018, 11:49
Heboh Paket Gelap di Jogja
Hoaks atau Tidak?

Heboh Paket Gelap di Jogja

16 Oktober 2018, 11:49
Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos
Breaking News

Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos

13 Oktober 2018, 11:05
Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila
Hoaks atau Tidak?

Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila

6 Oktober 2018, 11:49
Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap
Hoaks atau Tidak?

Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap

3 Oktober 2018, 11:49

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dibutuhkan 21 Pipe Fitter untuk Pabrik 5 Pupuk Kaltim, Cek Syaratnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.