• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Imbas Wajib Vaksin, Jumlah Penumpang di Pelabuhan Loktuan Anjlok

by Yulianti Basri
7 Agustus 2021, 11:01
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Calon penumpang wajib menunjukkan surat vaksinasi dosis pertama saat membeli tiket (Yulianti Basri/bontangpost.id)

Calon penumpang wajib menunjukkan surat vaksinasi dosis pertama saat membeli tiket (Yulianti Basri/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Suasana di Pelabuhan Loktuan, Sabtu (7/8/2021) pagi berbanding terbalik dengan situasi Jumat (6/8/2021) sore kemarin. Calon penumpang yang mengantre, satu persatu diperiksa dokumen, dan langsung naik ke kapal. Antrean cukup tertib, tidak ada keributan seperti sebelum keberangkatan KM Cattleya Express tujuan Parepare. Hal ini lantaran, untuk bisa mendapatkan tiket perjalanan, calon penumpang wajib menunjukkan surat keterangan telah divaksin, minimal dosis pertama.

Namun imbasnya, penumpang kapal di Pelabuhan Loktuan mengalami penurunan yang cukup drastis. Bahkan hampir mencapai 90 persen. Sebelum penerapan aturan itu, KM Binaiya kerap membawa penumpang sesuai kapasitas yang diperbolehkan yakni 70 persen.

“Kapasitas kapal kan seribuan orang, tapi karena ada pembatasan 70 persen, jadi kami hanya boleh bawa 700-an orang, tapi sekarang lumayan menurun. Kami hanya layani calon penumpang yang bawa surat vaksin, sudah aturannya begitu,” jelas Bagian Keuangan Umum PT Pelni Cabang Samarinda Syarifuddin.

Baca Juga:  KADIN Indonesia Sumbang 10.000 Vaksin Untuk Warga Bengkulu

Adapun keberangkatan KM Binaiya milik PT Pelni, tujuan Awarange, Sabtu (7/8/2021) pukul 09.00 Wita, hanya membawa 85 penumpang. Atau sekitar 12 persen dari kapasitas kapal. “Kami ikuti aturan saja,” katanya.

Baca juga; Tak Punya Surat Vaksinasi, Calon Penumpang KM Cattleya Express Gagal Berangkat

Sebelumnya, ratusan calon penumpang KM Cattleya Express tujuan Parepare gagal berangkat, lantaran tidak bisa menunjukkan surat vaksinasi. Padahal tiket dan surat rapid antigen telah lengkap. Akibatnya, sempat terjadi kegaduhan. Calon penumpang meminta agar bisa ikut dalam pelayaran. Keberangkatan yang semula dijadwalkan pukul 16.00. molor satu setengah jam. Calon penumpang tanpa vaksinasi pun terpaksa gigit jari. Tiket dan surat rapid antigen hangus sia-sia.

Baca Juga:  Satgas Covid-19 Kebut Vaksinasi Booster

Dikatakan Kepala Kasi Angkutan Umum Dinas Perhubungan Welly Sakius, dari kesepakatan rapat petugas di Pelabuhan Loktuan, penumpang yang tidak memiliki bukti vaksinasi tidak akan diberangkatkan. Tetapi, pemberlakuan surat vaksinasi dikecualikan bagi mereka yang memiliki kepentingan darurat, semisal keluarga meninggal.

“Tapi harus menyertakan surat keterangan dari dokter surat keterangan sehat dan belum bisa divaksin, serta bukti informasi dari keluarga,” ujarnya. (*)

Tags: vaksinasi
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tanpa Vaksinasi, Terpaksa Gigit Jari

Next Post

BMI Bontang Beri Bantuan kepada Warga Terdampak PPKM

Related Posts

Booster Masih Kurang? Pfizer Siapkan Vaksin Covid-19 Dosis Keempat
Bontang

Akhir Januari Seribu Dosis Kedaluwarsa, Warga Diimbau Segera Vaksin

7 Januari 2023, 16:06
Waktu Terbaik untuk Suntik Vaksin Booster saat Ramadan
Bontang

Mulai 2023, Layanan Vaksin Covid-19 Terpusat di Puskesmas

31 Desember 2022, 10:00
IndoVac Bisa Jadi Booster Kedua Vaksin Covid-10 untuk Lansia
Nasional

IndoVac Bisa Jadi Booster Kedua Vaksin Covid-10 untuk Lansia

25 November 2022, 16:56
Layanan Vaksinasi Kembali Dibuka, Bontang Dapat Jatah Seribu Dosis
Bontang

Sinovac Masih Kosong, Status Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Terancam Drop Out

24 November 2022, 18:30
Omicron Diduga Sudah Mulai Masuk Bontang
Bontang

Satgas Covid-19 Bontang Mulai Buka Pelayanan Vaksin Dosis Keempat untuk Lansia

23 November 2022, 11:21
Dapat Kuota Lebih, Besok 4 Ribu Dosis Vaksin Disalurkan
Bontang

Dapat Kuota Lebih, Besok 4 Ribu Dosis Vaksin Disalurkan

8 November 2022, 14:31

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.