BONTANG – Menyambut hari raya Idulfitri 1440 Hijriah mendatang, di Bontang kembali diisi dengan semarak pawai takbiran keliling Kota Taman.
Hal ini terungkap setelah Pemerintah Kota Bontang beserta instansi terkait melaksanakan rapat di Ruang Rapat DPMPTSP, Senin (27/5/2019). “Kemarin rapatnya dan ini final rutenya,” ungkap Kabag Sosial dan Ekonomi Pemkot Bontang, Agus Wati sambil menunjukkan rute takbir keliling.
Hasil dari rapat tersebut di antaranya telah menentukan rute yang akan dilalui oleh peserta takbir keliling. Dijelaskannya, setelah dilepas oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dengan ditandai pukulan bedug, para peserta mulai start dari Rumah Jabatan Wali Kota Bontang menuju simpang 4 Bontang Kuala, belok kanan ke simpang 4 Bontang Baru, kemudian belok kiri mengarah ke simpang Masjid Al Hijrah, Berbas lalu memutar melewati Lengkol untuk kembali ke Jalan Ahmad Yani.
Sesampainya di simpang Kenari, peserta kembali melewati rute yang telah dilewati sebelumnya. Namun saat di simpang 4 Bontang Baru, peserta belok ke kiri dan terus berjalan ke arah Terminal Bontang. Peserta kemudian memutar dan mengarah ke simpang 3 Jl Cipto Mangunkusumo untuk mengarah ke Loktuan. Sampai di Pelabuhan Loktuan, peserta kembali memutar dan kembali mengarah ke Rumah Jabatan Wali Kota. “Rutenya hampir sama seperti yang dulu,” jelasnya.
Tidak semua kendaraan yang dapat mengikuti kegiatan ini. Syarat kendaraan takbir keliling yang diperbolehkan kendaraan hanya roda 6 dan roda 4 saja. Roda 2 tidak diperbolehkan. Untuk menjaga keselamatan, Pengendara diharapkan mematuhi peraturan lalu lintas dan kendaraan angkutan beban, para penumpangnya tidak diperbolehkan bergelantungan di baknya.
“Tidak membawa benda benda yang mengganggu keselamatan, ketertiban pengguna jalan lain seperti petasan, mercon, kembang api dan sebagainya,” ucapnya.
Untuk mengamankan jalannya kegiatan dan kelancaran berlalu lintas akan dibantu oleh petugas gabungan, di antaranya personel Polres Bontang, Satpol PP Bontang sebanyak 50 orang, dan Dinas Perhubungan 25 orang. Tidak hanya itu untuk mengantisipasi adanya peserta yang jatuh sakit, terdapat 3 tim kesehatan atau sebanyak 11 orang dengan dilengkapi 2 mobil ambulan. (zae)







