• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Insentif Nakes Nunggak 5 Bulan

by Redaksi Bontang Post
22 Februari 2021, 09:45
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Insentif tenaga kesehatan hingga kini tersendat pencairannya. (dok)

Insentif tenaga kesehatan hingga kini tersendat pencairannya. (dok)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Baju hazmat, masker, dan alat pelindung diri (APD) lainnya membuat keringat tenaga kesehatan (nakes) bercucuran. Raga terkekang akibat melawan pandemi Covid-19.

Risiko pekerjaan pun terasa berat di pundak mereka. Di satu sisi kewajiban merawat pasien, namun ancaman terpapar juga rentan terjadi. Ironisnya, insentif bagi nakes dari pemerintah pusat tak kunjung cair.

Salah satu dokter fasilitas kesehatan di Bontang yang enggan menyebutkan namanya mengaku kucuran pendapatan tambahan itu terhenti sejak Oktober. Jika dirunut maka ada tunggakan selama lima bulan.

“Iya belum cair ini dari Oktober,” kata dokter tersebut.

Selian itu pendistribusian insentif ini juga tidak menentu. Bahkan terkadang melewati waktu seharusnya. “Tidak pas bulannya juga,” ucapnya.

Ia berharap insentif ini segera cair dalam waktu dekat. Satu hal yang menjadi penekanan ialah tidak berubahnya nominal yang didapatkan. “Semoga tidak turun besarannya dan lancar untuk pencairannya,” tutur dia.

Baca Juga:  Tunggakan Insentif Petugas Disinfeksi, Lima Bulan Terancam Tidak Dibayar

Diketahui besaran yang diterima dokter spesialis tiap bulannya ialah Rp 15 juta. Kemudian dokter umum dan gigi Rp 10 juta. Bidan dan perawat Rp 7,5 juta. Adapun tenaga kesehatan di kantor kesehatan pelabuhan, dinas kesehatan, puskesmas, laboratorium dan tenaga lainnya mendapat insentif 5 juta rupiah per bulan.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) dr Bahauddin membenarkan adanya keterlambatan pencairan insentif dari pemerintah pusat. Kini, pihaknya juga masih menunggu kabar lanjut.

“Jelasnya kami sudah mengusulkan. Masalah kenapa-kenapa kami belum dapat informasi. Termasuk kapan cairnya,” kata Bahauddin.

Diskes pun telah mengikuti segala ketentuan yang ada. Baik jumlah nakes yang menerima dan besarannya. Tertuang dalam draf usulan tersebut. Akan tetapi saat disinggung nominalnya, ia belum bisa menyebutkannya.

Baca Juga:  Nominal Insentif Berubah, Petugas Disinfeksi Gundah

“Saya tidak hapal. Karena usulannya sudah lama,” ucapnya.

Skema penyaluran insentif melalui kas daerah. Kemudian diserahkan kepada manajemen rumah sakit. Sementara untuk Puskesmas didistribusikan melalui Diskes.

Sementara Sekretaris Kota (Sekkot) Aji Erlynawati menjelaskan ada rencana perubahan skema terkait insentif nakes. Semula dikucurkan dari anggaran pemerintah pusat. Selanjutnya diplotkan melalui APBD Bontang.

“Sumbernya diambil dari dana transfer. Kalau tidak salah DAK non fisik,” terangnya.

Oleh sebab itu, pemkot telah membahas perihal refocusing anggaran. Bahkan dana bagi hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU) masing-masing sebesar delapan persen dari totalnya digeser peruntukkannya. Diarahkan ke penanganan Covid sesuai dengan arahan pemerintah pusat.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bontang Amiluddin mengatakan, DBH Bontang 2021 di angka Rp 345,6 miliar dan DAU Rp 233,4 miliar. Pengalihan peruntukan delapan persen dari DAU mencapai Rp 18,6 miliar, sementara DBH sebesar Rp 27,6 miliar. Totalnya sebesar Rp 46,2 miliar.

Baca Juga:  Penyaluran Insentif Petugas Disinfeksi Dianggarkan Hanya Tiga Bulan

Akibat dari refocusing tersebut, beberapa program dipastikan terkena dampak. Salah satunya program di kelurahan yang biasanya disuplai dari DAU. Nantinya, pengalokasian dana penanganan Covid-19 dipercayakan kepada Diskes.

“Kami menyiapkan anggaran. Soal mau diperuntukkan untuk apa wewenangnya Diskes. Asalkan masuk penanganan Covid-19,” pungkasnya. (*/ak)

 

Tags: insentif menunggakinsentif nakes
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Perubahan Iklim Picu Hujan Ekstrem, Terbesar di Kalimantan

Next Post

Kerja Sukarela, Empat Peran Relawan Isoman Tingkat RT

Related Posts

Insentif Nakes Semester Kedua Diusulkan di APBD Perubahan
Bontang

Insentif Nakes Semester Kedua Diusulkan di APBD Perubahan

3 September 2021, 10:30
Penambahan Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Tersendat Ketersediaan Nakes
Bontang

Insentif Nakes Cair Bulan Ini

5 Agustus 2021, 12:02
Insentif Tim Pemulasaran Jenazah Covid-19 Tak Kunjung Dibayar
Bontang

Tunggakan Insentif Petugas Disinfeksi, Lima Bulan Terancam Tidak Dibayar

26 Juni 2021, 13:00
Nominal Insentif Berubah, Petugas Disinfeksi Gundah
Bontang

Penyaluran Insentif Petugas Disinfeksi Dianggarkan Hanya Tiga Bulan

24 Juni 2021, 09:08
Nominal Insentif Berubah, Petugas Disinfeksi Gundah
Bontang

Nominal Insentif Berubah, Petugas Disinfeksi Gundah

22 Juni 2021, 09:15
Insentif Nakes, Tertunggak Tujuh Bulan, Terbayar Tiga Bulan
Bontang

Insentif Nakes, Tertunggak Tujuh Bulan, Terbayar Tiga Bulan

12 Mei 2021, 10:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.