• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Insentif Tak Kunjung Cair, Nakes Menagih Janji Pemkot

by BontangPost
11 Mei 2021, 14:30
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Insentif tenaga kesehatan di Kota Taman hingga Minggu (9/5/2021) belum disalurkan.

Insentif tenaga kesehatan di Kota Taman hingga Minggu (9/5/2021) belum disalurkan.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kegelisahan bukan hanya tertuju pada petugas pemakaman dan disinfeksi. Sehubungan dengan belum terealisasinya insentif dari Pemkot Bontang. Kondisi serupa juga dialami oleh tenaga kesehatan (nakes). Salah satu dokter di Kota Taman yang enggan menyebutkan namanya mengaku hingga Minggu (9/5/2021) belum menerima insentif tersebut.

“Belum ada (insentif) mas,” kata dokter tersebut.

Bahkan ia tidak mendapatkan kepastian. Kapan nominal itu didapatkanya. Padahal Idulfitri tinggal tiga hari lagi. Ia berharap agar tambahan penghasilan itu segera dikucurkan. Terkhusus terhitung Oktober hingga Desember 2020. “Belum ada informasi sampai sekarang. Kalau janji sudah keseringan tapi kenyataannya tidak sesuai,” ucapnya.

Selain itu, ia juga memohon agar periode Januari hingga April segera diproses. Sehingga tidak ada keterlambatan berlarut dalam pencairannya. Diketahui, besaran yang diterima dokter spesialis tiap bulannya ialah Rp 15 juta. Kemudian dokter umum dan gigi Rp 10 juta. Bidan dan perawat Rp 7,5 juta. Adapun tenaga kesehatan di kantor kesehatan pelabuhan, dinas kesehatan, puskesmas, laboratorium dan tenaga lainnya mendapat insentif 5 juta rupiah per bulan.

Baca Juga:  Tunggakan Insentif Petugas Disinfeksi, Lima Bulan Terancam Tidak Dibayar

Sebelumnya diberitakan, tunggakan insentif itu selama tujuh bulan. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Amiluddin mengaku sudah ada titik temu mengenai permasalahan ini. Bahkan DPRD telah diajak bersama membahas sebelumnya.

“Kemungkinan sebelum Idulfitri sudah diberikan,” kata Amiluddin.

Bahkan, kepastian pencairan itu dijanjikan pada pekan lalu. Tepatnya dua sampai tiga hari setelah dokumen pelaksana anggaran (DPA) diterbitkan. Ia menjelaskan tidak ada kendala pada tahap pencairan dana ini. Sebelumnya penyaluran pos anggaran ini dilakukan oleh pemerintah pusat. Namun, mereka mengubah kebijakan agar dilaksanakan tiap daerah.

“Akhirnya ini kami memakai APBD Bontang,” terangnya.

Nantinya, dana yang disalurkan terlebih dahulu ialah tunggakan selama tiga bulan. Terhitung Oktober hingga Desember 2020. Totalnya mencapai Rp 2,9 miliar. Konon jumlah tenaga kesehatan yang menerima insentif sejumlah 522 orang. Ke depan, untuk bulan berikutnya bakal diplotkan dari APBD Perubahan.

Baca Juga:  Insentif Nakes Nunggak 5 Bulan

Kondisi ini sesungguhnya telah mendapatkan kritikan dari legislator. Anggota Komisi II DPRD Bontang Nursalam menuntut Pemkot untuk segera menyelesaikan permasalahan ini. “Itu hutang, pemerintah harus segera membayar itu,” tegas Nursalam.

Politikus Golkar ini menyesalkan dan mempertanyakan komitmen Pemkot Bontang, dalam hal ini BPKAD. Mereka sudah berjanji akan membayar insentif sebelum Ramadan, namun jelang Idulfitri 2021 belum ada kejelasan. “Ini anggarannya ada loh, kenapa ditunda. Ada apa ini?” tegasnya.

Adapun, pemerintah pusat telah menginstuksikan pembayaran insentif nakes dibebankan ke daerah. Sumber dana diambil dari anggaran Covid-19 tiap daerah. Sementara anggaran Covid-19 itu berasal dari refocusing belanja tiap oraganisasi perangkat daerah (OPD). “TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) bilang anggarannya ada. Pakai lah itu, bayar insentif mereka (nakes),” pungkasnya. (*/ak)

Baca Juga:  Penyaluran Insentif Petugas Disinfeksi Dianggarkan Hanya Tiga Bulan
Tags: insentif nakes
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dinkes Tes Rapid Antigen Acak Pengendara di Tugu Selamat Datang

Next Post

Soal Insentif Nakes, Dinkes Disebut Belum Ajukan Permintaan Pembayaran

Related Posts

Insentif Nakes Semester Kedua Diusulkan di APBD Perubahan
Bontang

Insentif Nakes Semester Kedua Diusulkan di APBD Perubahan

3 September 2021, 10:30
Penambahan Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Tersendat Ketersediaan Nakes
Bontang

Insentif Nakes Cair Bulan Ini

5 Agustus 2021, 12:02
Insentif Tim Pemulasaran Jenazah Covid-19 Tak Kunjung Dibayar
Bontang

Tunggakan Insentif Petugas Disinfeksi, Lima Bulan Terancam Tidak Dibayar

26 Juni 2021, 13:00
Nominal Insentif Berubah, Petugas Disinfeksi Gundah
Bontang

Penyaluran Insentif Petugas Disinfeksi Dianggarkan Hanya Tiga Bulan

24 Juni 2021, 09:08
Nominal Insentif Berubah, Petugas Disinfeksi Gundah
Bontang

Nominal Insentif Berubah, Petugas Disinfeksi Gundah

22 Juni 2021, 09:15
Insentif Nakes, Tertunggak Tujuh Bulan, Terbayar Tiga Bulan
Bontang

Insentif Nakes, Tertunggak Tujuh Bulan, Terbayar Tiga Bulan

12 Mei 2021, 10:00

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.