• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial

Intervensi Vaksinasi Massal di Tiga RT Kelurahan Bontang Baru  

by BontangPost
10 Februari 2018, 00:01
in Advertorial, Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
TAHAP PERTAMA: Pemberian vaksinasi massal yang dilakukan di Masjid Miftahul Huda, Jumat lalu.(RERA ANNORISTA/BONTANG POST)

TAHAP PERTAMA: Pemberian vaksinasi massal yang dilakukan di Masjid Miftahul Huda, Jumat lalu.(RERA ANNORISTA/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Masih seputar respon atas kasus Difteri di Kota Taman, Puskesmas Bontang Utara I dan Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB) melaksanakan tindak lanjut surveilans kasus dengan intervensi vaksinasi massal selektif pada lokasi kasus suspek di 3 RT Kelurahan Bontang Baru.

Dibantu Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) cabang Bontang, Jumat (9/2), Outbreak Response Immunization (ORI) selektif dilakukan di Masjid Miftahul Huda, lantaran sebelumnya ada salah satu warga RT 14 Kelurahan Bontang Baru terdeteksi sebagai suspek difteri. Menyasar 169 anak, usia 1-19 tahun yang tersebar di RT 13, 14, dan RT 15 Kelurahan Bontang Baru.

“Vaksinasi subsidi ini hanya kami peruntukan bagi anak-anak usia 19 tahun ke bawah. Sementara untuk orang dewasa dapat melakukan vaksinasi mandiri di fasilitas kesehatan swasta yang menyediakan vaksinasi,” ujar drg Erwin Wahyudiono selaku Kepala Puskesmas Bontang Utara I.

Baca Juga:  Diskes Sebut Bontang Bebas Difteri

Sementara itu, Staf Surveilans, Imunisasi, dan Penanggulangan Wabah Bencana Diskes-KB, Fatimah, SST menerangkan, pemberian vaksinasi massal akan dilakukan secara bertahap hingga tiga putaran. Ia menegaskan, meski pemberian vaksin kepada balita maupun anak-anak sudah terhitung lengkap (imunisasi BCG, DPT, Polio, Hepatitis B, dan Campak), booster, dan bulan imunisasi anak sekolah (Bias), disarankan untuk tetap mengikuti ORI.

“Pemberian vaksinasi hari ini (kemarin, red.) merupakan tahap pertama, akan dilanjutkan tahap kedua bulan depan, dan tahap terakhir pada enam bulan kemudian. Sebab, suntikan pertama belum sepenuhnya membentuk kekebalan pada tubuh. Sehingga dilakukan vaksinasi sampai tiga putaran untuk menghasilkan kekebalan berjangka 10 tahun,” urainya.

Berbeda dengan orang-orang yang terpapar langsung atau melakukan kontak dengan penderita, seperti anak, istri/suami, teman yang seharian intens 1 jam bersama atau berkomunikasi minimal selama lima hari berturut-turut. Selain vaksin juga diberikan pemberian dosis obat erytromicin untuk dikonsumsi tiap 6 jam dalam seminggu.

Baca Juga:  Berharap KLB Difteri Berakhir

Ia mengimbau kepada warga Bontang untuk mewaspadai gejala difteri yang di antaranya adalah demam, kadang tidak tinggi dibawah 39°C, badan lemas dan pusing, sakit saat menelan terkadang muncul suara ngorok saat bernafas, leher membengkak, tenggorokan/amandel tertutupi membran berwarna abu-abu.

Sedangkan untuk pencegahannya dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), cuci tangan memakai sabun, konsumsi gizi seimbang, jaga kebersihan diri dan lingkungan, melaksanakan imunisasi lengkap sesuai usia, menggunakan masker bila perlu (pada tempat keramaian atau pada saat batuk dan flu), serta menghindari bepergian ke daerah Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Mencegah lebih baik daripada mengobati. Manfaatkan kesempatan pemberian vaksinasi subsidi yang diberikan oleh pemerintah. Semoga upaya memutus rantai penyebaran dan penularan difteri di Kota Bontang segera berakhir,” tutur Fatimah. (ra/adv)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: DifteriDinas KesehatanVaksinasi Massal
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ikut Kampanye, Neni Harus Cuti

Next Post

Bahayakan Anak Sekolah, Dua Sarang Tawon di TK Islam Asy-Syifa Dimusnahkan

Related Posts

Antisipasi KLB, Diskes Bontang Susun Skema Penanggulangan Difteri
Bontang

Antisipasi KLB, Diskes Bontang Susun Skema Penanggulangan Difteri

15 Mei 2023, 20:31
6 Ribu Anak di Bontang Belum Dapat Vaksin Lengkap Difteri
Bontang

6 Ribu Anak di Bontang Belum Dapat Vaksin Lengkap Difteri

21 Januari 2023, 14:03
Tak Keluarkan Status KLB Difteri, Diskes Fokus Imunisasi Anak
Bontang

Tak Keluarkan Status KLB Difteri, Diskes Fokus Imunisasi Anak

19 Januari 2023, 09:23
Satu Balita di Bontang Terinfeksi Difteri, Dirawat Intensif di Rumah Sakit
Bontang

Satu Balita di Bontang Terinfeksi Difteri, Dirawat Intensif di Rumah Sakit

18 Januari 2023, 09:04
3.600 Warga Bontang Ditarget Ikut Vaksinasi Massal Pekan Ini
Bontang

3.600 Warga Bontang Ditarget Ikut Vaksinasi Massal Pekan Ini

25 Juni 2021, 13:00
Jurnalis Bontang Turut Divaksin
Bontang

Jurnalis Bontang Turut Divaksin

3 Maret 2021, 14:00

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana 10 Persen Nelayan Muara Badak Dipersoalkan, Polisi Lakukan Pemantauan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.