BONTANGPOST.ID, Bontang – Kota industri Bontang terus menunjukkan daya tariknya sebagai destinasi investasi utama di Kalimantan Timur.
Data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat, realisasi investasi mencapai Rp821 miliar hingga Triwulan III 2025, atau 44,17 persen dari target tahunan Rp2,5 triliun.
Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Muhammad Aspiannur, optimistis target tersebut tidak hanya tercapai, tapi juga bisa terlampaui.
“Kami optimis target investasi akan tercapai hingga triwulan IV nanti,” ujarnya.
Menurutnya, capaian ini mencerminkan komitmen kuat para pelaku usaha terhadap iklim investasi yang kondusif di Bontang.
Sektor industri kimia dan farmasi, perdagangan, serta konstruksi masih mendominasi, namun pihaknya juga mendorong diversifikasi ke sektor baru yang berkelanjutan.
“Penanaman modal tidak hanya difokuskan pada industri besar, tapi juga sektor lain yang memberi nilai tambah bagi masyarakat,” tegasnya.
Untuk mempercepat laju investasi, Pemkot Bontang melalui DPMPTSP telah menerapkan sistem perizinan berbasis online yang terintegrasi secara digital guna mempercepat, mengefisienkan, dan membuat proses lebih transparan.
Hingga 22 Oktober 2025, sebanyak 2.489 Nomor Induk Berusaha (NIB) telah diterbitkan oleh DPMPTSP Bontang.
“Harapannya, iklim investasi semakin kondusif dan menarik lebih banyak investor baru,” pungkas Aspiannur. (*)







