• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Isoter RS Tipe D Tak Hanya Tangani Covid-19

by Redaksi Bontang Post
30 Agustus 2022, 16:30
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
RS Taman Sehat

RS Taman Sehat

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Wacana penggunaan sementara bangunan Rumah Sakit Taman Sehat untuk isolasi terpusat (isoter) digaungkan oleh Dinas Kesehatan. Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Adi Permana mengatakan nantinya penanganan ini tidak hanya fokus terhadap pasien Covid-19. Namun untuk segala perawatan pasien yang terkena wabah penyakit menular.

“Jadi kalau ada kasus yang mengarah cacar monyet juga ditampung di isoter,” kata Adi.

Pasalnya pasien yang masih diduga terkena penyakit tersebut tidak bisa dilarikan ke fasilitas kesehatan. Sebelum dinyatakan positif dari hasil pemeriksaan. Sehingga pemkot menyiapkan fasilitas agar pasien itu menjalani proses karantina.

“Karena kalau belum ada hasil pemeriksaan itu tidak bisa diklaim BPJS Kesehatannya. Artinya pasien ini belum berstatus terkonfirmasi tetapi kontak erat,” ucapnya.

Menurutnya pemanfaatan sementara gedung yang sebelumnya diplot untuk RS Tipe D ini sudah tepat. Jika menunggu untuk pemanfaatan fasilitas kesehatan secara definitif diperlukan waktu lama. Sebab harus memenuhi persyaratan terlebih dahulu.

Baca Juga:  Rumah Sakit Taman Sehat Rampung, Mulai Operasional Tahun Depan

“Kami sudah menyiapkan dari Jumat lalu. Dengan membersihkan bangunan,” tutur dia.

Terkait dengan SDM kesehatan yang disiapkan nantinya akan memanfaatkan staf Diskes terlebih dahulu. Utamanya mereka yang saat ini sudah dijadwalkan bertugas di Public Service Center (PSC). Dalam sehari ada tiga sif SDM Kesehatan yang bertugas. Tiap sifnya terdiri dari dua nakes dan satu sopir ambulans.

“PSC juga 24 jam standby. Kalau ada nanti kami pikirkan. Untuk sementara waktu dari internal Diskes,” sebutnya.

Hingga kini belum ada kasus suspek cacar monyet yang terdeteksi di Kota Taman. Konon bangunan yang akan dipersiapkan untuk isoter ialah lantai kedua dan ketiga. Terdapat 18 kamar yang dipersiapkan. Dengan jumlah total tempat tidur yakni 55 unit. Artinya satu kamar berisi tiga sampai empat ranjang. Sementara untuk lantai pertama digunakan untuk proses administrasi.

Baca Juga:  Pemanfaatan RS Tipe D; Diizinkan Kejaksaan, Dilarang Tenaga Ahli KSP

Sebelumnya diberitakan, Kepala Diskes drg Toetoek Ekowati Pribadi menyatakan difungsikannya RS Tipe D akan dilakukan dalam waktu dekat. Nantinya pasien yang dirawat di isoter ialah mereka yang terpapar Covid-19 tanpa gejala atau gejala ringan. Sementara di tempat kediamannya tidak bisa melakukan isolasi mandiri secara optimal.

“Bagi mereka yang kamarnya terbatas dan perlu isolasi maka bisa menuju ke isoter,” ucapnya.

Sebelumnya Pemkot menggunakan bangunan Rusunawa Guntung untuk isoter. Tetapi belakangan fasilitas ini telah ditempati masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal. Sehingga opsi yang diambil ialah menunjuk bangunan yang semula untuk RS Tipe D ini untuk sementara waktu. Sembari menunggu legal opinion terkait pemanfaaatan bangunan tersebut dari kejaksaan.

Disinggung mengenai sosialisasi, Diskes akan melakukan sembari berjalan. Menurutnya tidak menjadi masalah sebab pasien yang ditampung bukan bergejala berat. Berbeda konteksnya ketika wacana isoter pada tahun lalu. Sebab kala itu, kondisi keterisian rumah sakit mendekati overload. Sehingga pastinya pasien bergejala potensi untuk dirawat di isoter atau rumah sakit darurat.

Baca Juga:  Soal RS Taman Sehat, DPRD Sebut Pemkot Bontang Tak Serius Urusan Kesehatan

“Kalau ini yang tanpa gejala jadi tidak masalah. Hanya perlu memisahkan diri dari kerumunan orang,” tutur dia.

Diketahui, pengerjaan bangunan ini dimulai pada 2019. Kala itu, Pemkot Bontang mengucurkan anggaran sebesar Rp 7,3 miliar untuk pembangunan di eks Kantor Diskes melalui APBD. Pengerjaan dilakukan oleh CV Tajang Jaya. Pembangunan ini dilakukan karena diskresi wali kota waktu itu.

Setahun berselang kembali digelontorkan anggaran sebesar Rp 11,6 miliar. Tender dimenangkan oleh PT Kanza Sejahtera. Pada awal 2021 pembangunannya sudah rampung. Namun belum difungsikan karena pemkot masih mengkaji terkait aspek legal dari bangunan ini. (ak)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: rs taman sehatrs tipe d
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Wali Kota Basri Kembali Pimpin LPTQ, Target Jadikan Bontang Kota Tahfiz

Next Post

Pengelola Baru Terkena Imbas, Eks Wisma Atlet Punya Tunggakan PDAM dan Pengadaan Barang

Related Posts

RS Taman Sehat Bontang Lanjut, Disiapkan Jadi Back Up RSUD Taman Husada
Bontang

RS Taman Sehat Bontang Lanjut, Disiapkan Jadi Back Up RSUD Taman Husada

10 April 2026, 11:36
Rp46 Miliar Digelontorkan untuk Lanjutan Pembangunan RS Taman Sehat Bontang
Bontang

Rp46 Miliar Digelontorkan untuk Lanjutan Pembangunan RS Taman Sehat Bontang

20 Januari 2026, 10:08
Benahi RS Taman Sehat Bontang, Neni Moerniaeni Gas Penguatan SDM dan Revitalisasi UGD
Bontang

Benahi RS Taman Sehat Bontang, Neni Moerniaeni Gas Penguatan SDM dan Revitalisasi UGD

7 Januari 2026, 15:07
Anggaran Terbatas, Pembangunan Lantai Tiga Parkir RS Tipe D Bontang Tertunda
Bontang

Anggaran Terbatas, Pembangunan Lantai Tiga Parkir RS Tipe D Bontang Tertunda

3 Januari 2026, 15:00
DPRD Soroti Gedung Parkir RS Tipe D Bontang, Dinilai Belum Tuntas Meski Diklaim Selesai
Bontang

DPRD Soroti Gedung Parkir RS Tipe D Bontang, Dinilai Belum Tuntas Meski Diklaim Selesai

2 Januari 2026, 12:19
Aktivitas Pekerja Picu Sorotan, Diskes Tegaskan Gedung Parkir RS Tipe D Bontang Sudah Selesai
Bontang

Aktivitas Pekerja Picu Sorotan, Diskes Tegaskan Gedung Parkir RS Tipe D Bontang Sudah Selesai

1 Januari 2026, 16:31

Terpopuler

  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April, DPRD Kaltim Sepakati Tuntutan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.