• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

JADI Diduga Bagi-Bagi Sembako, Ferdian Membantah

by BontangPost
20 April 2018, 11:33
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Awang Ferdian Hidayat, Saipul(DOK/METRO SAMARINDA)

Awang Ferdian Hidayat, Saipul(DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Kasus dugaan pelanggaran pemilu kembali menyeret pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Syaharie Jaang dan Awang Ferdian Hidayat (JADI). Pasangan nomor urut 2 ini diduga membagikan puluhan sembako di salah satu lokasi kebakaran di Samarinda, Selasa (17/4) lalu.

Informasi yang dihimpun, sebuah video pendek dengan durasi sekira 7 detik beredar di masyarakat. Dalam video tersebut memperlihatkan sejumlah kardus yang diduga berisikan sembako untuk para korban kebakaran di salah satu lokasi di Kota Tepian.

Di kardus tersebut tertempel stiker paslon nomor urut 2. Lengkap dengan foto Syaharie Jaang dan Awang Ferdian Hidayat. Di situ juga tertera logo partai pengusung dan pendukung. Hanya saja di dalam stiker tersebut belum mencantumkan nomor urut paslon.

Baca Juga:  Tanggal Seleksi CPNS Belum Diputuskan

Terkait itu, Awang Ferdian Hidayat membantah jika pihaknya telah membagi-bagikan puluhan sembako kepada masyarakat. Apalagi dengan embel-embel agar dapat dipilih oleh masyarakat pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim tanggal 27 Juni mendatang.

Putra Gubernur Kaltim ini menilai, ada upaya fitnah yang dilakukan oknum tertentu untuk menjatuhkan pamor pasangan JADI di masyarakat. “Bisa jadi itu fitnah buat tim kami. Saya melihatnya, isu itu (bagi-bagi sembako, Red.) sengaja dibesar-besarkan,” katanya, Kamis (19/4) kemarin.

“Sekarang begini, namanya manusia selalu mencari kesalahan orang lain. Contoh, saya tidak senang dengan Anda, saya berikan bantuan makanan dan stiker pada masyarakat untuk menjatuhkan nama anda, tapi Anda tidak tahu apa-apa. Apa yang Anda lakukan? Pasti Anda merasa difitnah,” sambung Ferdian kepada wartawan.

Baca Juga:  Dishub Ditenggat Tiga Bulan 

Meski begitu ia mengaku baik dirinya maupun Jaang telah mewanti-wanti semua tim sukses dan relawan yang menjadi pendukung JADI, agar tidak bermain-main dengan aturan penyelenggaraan pemilu. Apalagi sampai melakukan praktik politik yang menerabas aturan.

Karena seperti dugaan pelanggaran politik uang dan pelanggaran lainnya, selain bisa menimbulkan citra buruk di masyarakat. Perbuatan tersebut dapat berakibat pada adanya saksi hingga diskualifikasi pencalonan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim.

“Saya tidak akan berani melanggar aturan. Ya saya berharap, kalau mau bersaing, maka bersaing secara sehat. Jangan menjelekkan satu dengan yang lain. Ini saya bicara hukum, jangan sampai menjadi fitnah. Saya tegaskan, kami tidak pernah bagi-bagi bingkisan dalam bentuk apapun,” tandasnya.

Baca Juga:  Indikator Kunjungan Belum Jelas 

Terpisah, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim, Saipul mengaku sudah mengetahui adanya dugaan pelanggaran pemilu oleh paslon nomor urut 2. Meski begitu, pihaknya enggan terburu-buru mengambil langkah lebih lanjut sebelum adanya semua bukti pendukung yang kuat.

“Sementara ini kami masih mengumpulkan dulu bukti-bukti terkait itu,” ucap Saipul ketika disambangi di ruang kerjanya di kantor Bawaslu Kaltim, kemarin.

Selain itu, ia mengaku pihaknya perlu mengali keterangan dari para saksi-saksi terkait. Termasuk meminta klarifikasi dari paslon bersangkutan nantinya. Bahkan untuk mendalami kebenaran laporan tersebut, Saipul telah meminta Panwaslu Samarinda mengali informasi di lokasi dimaksud.

“Yang jelas masalah ini masih kami pelajari dulu. Dan semua bukti dan keterangan yang dibutuhkan akan kami himpun dulu,” pungkasnya. (*/aj/drh)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Jaang-FerdianMetro Samarindamoney politicpilgub kaltim 2018
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ferdian “Pasang Dua Kaki”, Pengamat: Pencalonan ke DPD RI Perlu Dievaluasi 

Next Post

Bandara APT Pranoto Belum Bersertifikat

Related Posts

Waspada “Serangan Fajar”, Pemilih Diminta Lapor Bawaslu jika Temukan Politik Uang
Nasional

Waspada “Serangan Fajar”, Pemilih Diminta Lapor Bawaslu jika Temukan Politik Uang

12 Februari 2024, 14:00
Bawaslu Temukan Dugaan Politik Uang di Bontang Selatan
Bontang

Bawaslu Temukan Dugaan Politik Uang di Bontang Selatan

8 Februari 2024, 16:47
Mahasiswa dan Pemilih Muda Dikhawatirkan Jadi Sasaran Empuk Politik Uang
Nasional

Mahasiswa dan Pemilih Muda Dikhawatirkan Jadi Sasaran Empuk Politik Uang

5 Desember 2023, 08:00
Kaltim Masuk Daerah Rawan Politik Uang
Kaltim

Kaltim Masuk Daerah Rawan Politik Uang

15 Agustus 2023, 17:00
Cetuskan Fakultas Hukum di Kampus Hijau
Bontang

Politik Uang Sulit Dibuktikan

15 Mei 2019, 17:30
Tak Cukup Bukti, Proses Dua Dugaan Pelanggaran Pemilu Dihentikan
Bontang

Tak Cukup Bukti, Proses Dua Dugaan Pelanggaran Pemilu Dihentikan

11 Mei 2019, 14:54

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SPMB Bontang 2026 Dibuka Mei, Jalur Afirmasi Dapat Kuota 25 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 30 Penginapan di Bontang Kuala, Baru 2 yang Bayar Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.