• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Mahasiswa dan Pemilih Muda Dikhawatirkan Jadi Sasaran Empuk Politik Uang

by Redaksi Bontang Post
5 Desember 2023, 08:00
in Nasional
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Anggota Bawaslu Lolly Suhenty mengatakan, mahasiswa yang merupakan pemilih muda rentan menjadi sasaran empuk politik uang. Terlebih, jika pemilih muda tidak dibekali literasi yang baik mengenai pemilihan umum (Pemilu).

Hal ini dikatakan Lolly dalam acara “Bawaslu Ngampus” di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati, Bandung, Senin (4/12/2023). “Adik-adik sekalian, kalian adalah orang-orang yang rentan untuk menerima politik uang. Kita bisa menjadi sasaran empuk politik uang, tapi sebagai agent of change, generasi muda yang punya semangat untuk mengawal proses demokrasi,” kata Lolly.

Untuk menghindari hal itu, ia meminta mahasiswa menjadi aktor dalam kontestasi politik tahun depan. Ia meminta agar mahasiswa menggunakan waktu yang tersisa untuk memperkaya pengetahuan dan memupuk literasi terkait dinamika politik Indonesia. Tujuannya, agar tidak salah memilih calon pemimpin yang berpengaruh pada banyak kebijakan negara ke depan.

Baca Juga:  JADI Diduga Bagi-Bagi Sembako, Ferdian Membantah

“Gunakan kesempatan ini menyerap informasi sebanyak-banyaknya, supaya calon yang kalian pilih nanti bukan ikut-ikutan. Tapi, karena kalian yakini mampu membawa perubahan,” ujar Lolly.

Menurut Lolly, menjadi aktor dalam Pemilu bisa dilakukan dengan cara sederhana, salah satunya melalui gawai masing-masing. Ia mengatakan, generasi muda bisa menahan jari untuk tidak menyebarkan informasi bohong, mengadu domba, memecah belah, hingga melaporkan adanya dugaan pelanggaran Pemilu.

“Tidak menjadi orang yang menerima atau bahkan memberi uang untuk mempengaruhi pilihan orang. Jadi, hanya dengan handphone saja, kalian sudah menjadi aktor untuk memastikan 2024 sepi dari ujaran kebencian, 2024 tidak ada berita bohong yang bisa merusak atau memecah belah kita semua,” kata Lolly.

Baca Juga:  Soal Dugaan Politik Uang Paslon JADI, PKB Ikut Membantah

Ia mengungkapkan, aksi-aksi kecil tersebut berpengaruh besar mengingat porsi pemilih muda mendominasi jumlah pemilih di tahun depan, yakni mencapai 52 persen dari keseluruhan jumlah pemilih. “Artinya, kalau generasi muda bergerak, maka generasi muda lah yang akan menjadi penentu kepemimpinan masa depan. 52 persen pemilih muda mendominasi Pemilu 2024. Harusnya jadi sesuatu,” ujar Lolly. (kompas)

Tags: money politic
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sebelum Kena OTT, Pejabat BBPJN Kaltim Tangani Proyek IKN

Next Post

Bapenda Bontang Tarik Retribusi Baliho Caleg, Wali Kota Basri; Berpotensi Temuan

Related Posts

Waspada “Serangan Fajar”, Pemilih Diminta Lapor Bawaslu jika Temukan Politik Uang
Nasional

Waspada “Serangan Fajar”, Pemilih Diminta Lapor Bawaslu jika Temukan Politik Uang

12 Februari 2024, 14:00
Bawaslu Temukan Dugaan Politik Uang di Bontang Selatan
Bontang

Bawaslu Temukan Dugaan Politik Uang di Bontang Selatan

8 Februari 2024, 16:47
Kaltim Masuk Daerah Rawan Politik Uang
Kaltim

Kaltim Masuk Daerah Rawan Politik Uang

15 Agustus 2023, 17:00
Cetuskan Fakultas Hukum di Kampus Hijau
Bontang

Politik Uang Sulit Dibuktikan

15 Mei 2019, 17:30
Tak Cukup Bukti, Proses Dua Dugaan Pelanggaran Pemilu Dihentikan
Bontang

Tak Cukup Bukti, Proses Dua Dugaan Pelanggaran Pemilu Dihentikan

11 Mei 2019, 14:54
Pidana Pemilu Mencapai 116 Kasus
Nasional

Pidana Pemilu Mencapai 116 Kasus

27 Maret 2019, 14:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.