BONTANGPOST.ID – Selama ini pohon sukun lebih dikenal karena buahnya yang gurih dan mengenyangkan. Namun, siapa sangka daun sukun yang telah dikeringkan justru menyimpan beragam manfaat kesehatan dan mulai dilirik sebagai alternatif pengobatan herbal.
Daun sukun kering disebut mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, tanin, hidrosianat, dan riboflavin. Kandungan tersebut berperan sebagai antioksidan alami yang membantu melawan radikal bebas serta mendukung fungsi organ tubuh.
Salah satu manfaat yang banyak dipercaya masyarakat adalah kemampuannya dalam menjaga kesehatan jantung. Daun sukun kering diyakini membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan menjaga tekanan darah tetap stabil, sehingga berpotensi menekan risiko penyakit kardiovaskular.
Tak hanya itu, daun sukun kering juga kerap digunakan sebagai pendamping terapi bagi penderita gangguan ginjal. Air rebusannya dipercaya memiliki efek diuretik alami yang membantu melancarkan pembuangan zat sisa melalui urine dan meringankan kerja ginjal secara bertahap.
Manfaat lainnya dirasakan oleh penderita diabetes dan asam urat. Kandungan flavonoid dalam daun sukun kering dinilai dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Sementara sifat antiinflamasinya dipercaya membantu meredakan nyeri sendi akibat penumpukan kristal asam urat.
Pengolahan daun sukun kering terbilang sederhana. Daun yang sudah tua dibersihkan, dijemur hingga kering, lalu direbus hingga air berubah warna kecokelatan. Air rebusan ini umumnya dikonsumsi satu hingga dua kali sehari.
Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk tidak menjadikan daun sukun kering sebagai pengganti pengobatan medis. Konsultasi dengan tenaga kesehatan atau ahli herbal tetap diperlukan untuk memastikan keamanan dan dosis yang tepat, terutama bagi penderita penyakit kronis atau yang sedang mengonsumsi obat dokter. (prokal)




