• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Jembatan Ambruk Terseret Banjir

by BontangPost
12 April 2017, 12:50
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
AKSES VITAL: Jembatan di RT 9, Perumahan GMS, tumbang karena derasnya arus. Sebagai transportasi sementara, pemkot menyediakan dua perahu karet untuk digunakan warga menyeberang.  (SAIPUL ANWAR/KPG)

AKSES VITAL: Jembatan di RT 9, Perumahan GMS, tumbang karena derasnya arus. Sebagai transportasi sementara, pemkot menyediakan dua perahu karet untuk digunakan warga menyeberang. (SAIPUL ANWAR/KPG)

Share on FacebookShare on Twitter

 

SAMARINDA – Imbas banjir selama sepekan terakhir, jembatan kayu di RT 09, Perumahan Griya Mukti Sejahtera (GMS), Kelurahan Gunung Lingai, Kecamatan Samarinda Utara, terputus sejak Senin (10/4). Sebanyak 99 jiwa sempat terisolasi lantaran jembatan itu jadi satu-satunya penghubung ke permukiman.

Beruntung, Selasa (11/4), tindakan darurat diambil. Sebagai penghubung sementara, perahu karet disiapkan sebagai kendaraan penyeberangan. Berpagutan dengan tali, perahu karet milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda itu sibuk bolak-balik demi menaik-turunkan tumpangan.

Jembatan itu diketahui terbentang di atas aliran anak Sungai Karang Mumus (SKM). Jembatan kayu tersebut tersapu air yang meluap imbas hujan yang terus turun sejak Kamis (6/4). Sementara itu, berdasarkan penuturan warga, jembatan sepanjang 30 meter itu sudah tampak miring sejak sebulan terakhir.

Baca Juga:  Kantor Gubernur ‘Terbakar’

Marsono (58), warga yang bermukim tidak jauh dari jembatan, mengaku tidak tahu kapan jembatan tersebut ambrol. “Saya tidak berada di rumah. Pas saya pulang, baru tahu,” ujarnya, Senin (10/4) malam.

Hanya, dia tidak kaget jika jembatan tersebut akhirnya runtuh. Sedianya jembatan itu hanya untuk pejalan kaki. Namun, belakangan dimanfaatkan warga untuk melintas menggunakan kendaraan roda dua. “Masyarakat tetap memaksa lewati (menggunakan motor). Padahal, sudah ada tanda larangannya,” tutur dia. Pun boleh, lanjut Marsono, motor harus digiring, tidak ditunggangi.

Sementara itu, staf Bagian Pendataan dan Tanggap Darurat BPBD Samarinda Nanang Arifin mengatakan, pihaknya menerima informasi jembatan rusak itu pada Senin, 18.00 Wita. “Jembatan sudah bergeser sejak pukul 17.10 Wita,” ucapnya.

Baca Juga:  Tembus Angka 15 Ribu, Terbanyak di Samarinda Utara

Wacana perbaikan jembatan selebar 2 meter itu juga tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat. Pasalnya, arus sungai masih deras. “Apalagi tumpukan sampah yang menyangkut di jembatan. Memungkinkan jembatannya ikut hanyut,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang dalam tinjauan kemarin, menarget perbaikan jembatan itu rampung dalam sepekan. “Tergantung kondisi sungai. Kalau airnya sudah turun, sebentar saja memperbaikinya,” ucapnya.

Dalam perbaikannya nanti, konstruksi jembatan akan dibuat lebih kukuh. Menurut dia, penyebab lain ambruknya jembatan, karena sampah yang tersangkut di pilar jembatan. “Masyarakat kesadarannya kurang. Saya lihat sendiri, masak ada springbed tersangkut di jembatan. Ini benar-benar salah,” keluh Jaang.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Hero Mardanus menyebutkan, pihaknya akan menghitung estimasi pengerjaan jembatan. “Kemungkinan dalam minggu ini sudah ada progres,” tuturnya.

Baca Juga:  Pernah Diragukan, Jembatan Mahkota Achmad Amins Akhirnya Selesai 

Dia tidak bisa menyebutkan besaran anggaran yang diperlukan. Sebab, mereka ingin lebih dulu melakukan perhitungan. “Yang pasti akan kami siapkan anggaran untuk perbaikannya. Lagi pula kami akan menggunakan konstruksi awal, sisanya akan diperbaiki agar tidak banyak tiang di tengah,” tutupnya. (*/dq/ndy/kpg/gun)

Tags: banjirMetro Samarindasamarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Cari Gaffar, Bareskrim Mabes Polri dan Polda Kaltim Sambangi Dua Rumah

Next Post

Jelang Pilgub, PAN Jadi Rebutan

Related Posts

Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN
Kaltim

Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN

11 April 2026, 11:30
Siring Ambrol di Sungai Dekat Masjid Al Furqan Bontang Jadi Prioritas Perbaikan Drainase
Bontang

Siring Ambrol di Sungai Dekat Masjid Al Furqan Bontang Jadi Prioritas Perbaikan Drainase

10 Maret 2026, 08:00
Atasi Genangan di Belimbing, Pemkot Bontang Bangun Drainase Rp3,7 Miliar di Kawasan Masjid Al Furqon
Bontang

Atasi Genangan di Belimbing, Pemkot Bontang Bangun Drainase Rp3,7 Miliar di Kawasan Masjid Al Furqon

6 Maret 2026, 14:03
Luas Banjir 14 Februari 2026 Diperkirakan Lampaui 2025, Bapperida Lakukan Pemetaan
Bontang

Luas Banjir 14 Februari 2026 Diperkirakan Lampaui 2025, Bapperida Lakukan Pemetaan

17 Februari 2026, 18:29
Banjir Rendam Empat Kelurahan di Bontang, 5.819 Jiwa Terdampak
Bontang

Banjir Rendam Empat Kelurahan di Bontang, 5.819 Jiwa Terdampak

14 Februari 2026, 18:21
Sepekan Terisolasi, Banjir Lumpuhkan Ratusan Desa di Kabupaten Banjar
Nasional

Sepekan Terisolasi, Banjir Lumpuhkan Ratusan Desa di Kabupaten Banjar

11 Januari 2026, 08:00

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.