• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Kemenhub Minta Pengguna Jasa Transportasi Udara Sabar

by M Zulfikar Akbar
16 September 2019, 11:00
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Suasana Bandara Syamsudin Noor saat diselimuti kabut asap, kemarin pagi. Kebakaran lahan semakin meluas dan mengakibatkan kabut asap bertambah. (Sutrisno/Radar Banjarmasin/Jawa Pos Group)

Suasana Bandara Syamsudin Noor saat diselimuti kabut asap, kemarin pagi. Kebakaran lahan semakin meluas dan mengakibatkan kabut asap bertambah. (Sutrisno/Radar Banjarmasin/Jawa Pos Group)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA- Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengimbau seluruh pemangku kepentingan di sektor penerbangan untuk tetap mengutamakan keselamatan bagi pengguna jasa transportasi udara. Sebagaimana diketahui, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sebagian wilayah Kalimantan dan Sumatera berdampak terhadap penurunan kualitas udara.

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Kemenhub, Polana B Pramesti, pihaknya selalu melakukan pemantauan dan berkoordinasi melalui Kantor Otoritas Bandar Udara (OBU), terutama yang wilayah kerjanya di kalimantan dan sumatera. Khususnya dengan operator bandara, AirNav Indonesia, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta pihak-pihak terkait sehingga apabila ada sebaran asap bisa langsung ditindaklanjuti.

“Kami meminta operator penerbangan terutama yang menutup pelayanan penerbangan ataupun terdampak delay akibat karhutla, untuk sigap membantu mengkomunikasikannya kepada para penumpang dan memberikan pelayanan sesuai aturan yang berlaku. Menutup layanan penerbangan demi keselamatan pengguna jasa transportasi udara,” jelas Polana di Jakarta, Minggu (15/9/2019).

Baca Juga:  37 Orang Utan Terkena ISPA Akibat Kabut Asap

Untuk itu, Polana meminta pengguna jasa transportasi udara agar dapat memahami kondisi saat ini. “Kami meminta kepada pengguna jasa transportasi udara untuk bersabar, karena keselamatan merupakan prioritas utama,” tambah dia.

Sementara itu, pekatnya kabut asap akibat karhutla telah melumpuhkan operasional penerbangan di Bandar Udara Kalimarau, Berau, Kalimantan Timur. Menjawab hal itu, Kepala Bandar Udara Kalimarau, Bambang Hartato mengatakan layanan penerbangan telah ditutup.

Hal itu menyusul telah diterimanya Notice to Airmen (Notam) yang dikeluarkan AirNav Indonesia Nomor C8334/19 dengan isi perubahan jarak pandang bandar udara. Tercatat, jarak pandang di bandara tersebut hanya 500 meter saja.

“Sampai hari ini, visibility (jarak pandang) 500 meter, sementara standar instrument approach procedure (instrumen pendaratan) itu minimal, jarak pandangnya 3.500 meter,” kata Bambang.

Baca Juga:  Khusus untuk Masyarakat Adat, Bakar Lahan Dua Hektar Tak Ditangkap 

Alhasil, sejumlah maskapai penerbangan menunggu kondisi cuaca untuk membaik. Beberapa penerbangan seperti Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, dan Express Air mengalami keterlambatan jadwal penerbangan (delay).

“Kami sampaikan permohonan maaf kepada pengguna jasa transportasi udara, kami harap masyarakat bisa memaklumi kondisi ini,” harapnya.

Berdasarkan catatan Kemenhub, bandara operasional yang telah ditutup sementara antara lain bandara Kalimarau Berau, bandara Juwata Tarakan, bandara APT Pranoto Samarinda dan bandara Syamsudin Noor Banjarmasin. (jpc/prokal)

Tags: kabut asapkebakaran hutankebakaran lahanKemenhub
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Neni Ajak PB3KT Bersinergi dengan Pemerintah

Next Post

Janji Netanyahu Caplok Sepertiga Tepi Barat Bikin Resah

Related Posts

Disdikbud Bontang Beri Opsi PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Kabut Asap
Bontang

Disdikbud Bontang Beri Opsi PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Kabut Asap

30 Oktober 2026, 08:43
Kebakaran Berulang di Bontang Lestari, Petugas Waspadai Titik Api Susulan
Bontang

Kebakaran Berulang di Bontang Lestari, Petugas Waspadai Titik Api Susulan

28 Oktober 2026, 15:08
Langit Oranye Selimuti Palangka Raya, Warga Bertaruh Nyawa di Tengah Asap Berbahaya
Nasional

Langit Oranye Selimuti Palangka Raya, Warga Bertaruh Nyawa di Tengah Asap Berbahaya

28 Oktober 2026, 14:52
Dampak Kabut Asap, Kasus ISPA di Balikpapan Capai 91 Ribu
Kaltim

Dampak Kabut Asap, Kasus ISPA di Balikpapan Capai 91 Ribu

24 Oktober 2026, 10:10
Api Sempat Menyeberang Jalan, Kebakaran Lahan Soekarno-Hatta Bontang Diduga Disengaja
Bontang

Api Sempat Menyeberang Jalan, Kebakaran Lahan Soekarno-Hatta Bontang Diduga Disengaja

16 Oktober 2026, 08:30
Kebakaran Lahan di Jalan Soekarno-Hatta Bontang Diperkirakan Capai Lima Hektare, Petugas Masih Berjibaku
Bontang

Kebakaran Lahan di Jalan Soekarno-Hatta Bontang Diperkirakan Capai Lima Hektare, Petugas Masih Berjibaku

15 Oktober 2026, 20:04

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.