• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Kalsel Tolak Impor Beras

by M Zulfikar Akbar
10 Februari 2018, 08:40
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
DIPERTANYAKAN: Menteri Pertanian, Amran Sulaiman saat Panen Padi di Kabupaten HSS Kalsel. Masyarakat Kalsel sudah cerdas dengan menolak kebijakan impor dari pemerintah pusat karena dapat mematikan petani. (BINGKAI BANUA)

DIPERTANYAKAN: Menteri Pertanian, Amran Sulaiman saat Panen Padi di Kabupaten HSS Kalsel. Masyarakat Kalsel sudah cerdas dengan menolak kebijakan impor dari pemerintah pusat karena dapat mematikan petani. (BINGKAI BANUA)

Share on FacebookShare on Twitter

BANJARMASIN – Provinsi Kalimantan Selatan menolak impor beras lantaran produksi meningkat dan surplus.

Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kalimantan Selatan (Kalsel) Muharram berpendapat, provinsinya yang kini berpenduduk empat juta jiwa belum perlu mendatangkan beras impor.

Pasalnya produksi padi atau besar Kalsel tiap tahun meningkat serta selalu surplus sebagaimana keterangan Dinas Ketahanan Pangan, serta Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultira (Distan) provinsi setempat.

“Yang bilang produksi padi Kalsel tiap tahun meningkat dan surplus itu bukan saya, tetapi dari Dinas Ketahanan Pangan, serta Distan provinsi setempat,” tegas Muharram yang juga anggota Komisi II DPRD provinsi tersebut, Jumat (9/2).

Alapagi, lanjut wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel II/Kabupaten Banjar tersebut, di provinsinya yang terdiri atas 13 kabupaten/kota di antaranya ada yang mulai panen, sehingga tidak perlu mendatangkan beras impor.

Baca Juga:  Waduh.. Petugas TPS Diimingi Uang Satu Juta

Menurut dia, kalau Kalsel mendatangkan beras impor sama dengan mematikan petani di provinsi ini, karena gabah bisa anjlok, sehingga membuat warga tani menjerit sebab merugi.

Sebagai contoh harga besar lokal jenis premium di pasaran Kalsel rata-rata per liter kini hanya berkisar Rp10.000 – Rp11.000, sedangkan sebelumnya antara Rp13.000 – Rp14.000, tutur petani Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupatan Banjar itu.

“Kalau petani merugi, kemungkinan mereka tidak mau lagi bercocok tanam padi atau pindah usaha ke sektor lain. Jika Kalsel produksi padi menurun atau sampai tidak ada lagi karena orang tak mau lagi bertani, yang menderita penduduk setempat,” katanya.

“Kemudian dengan impor beras yang untung importirnya, dan tidak menutup kemungkinan dalam tataniaga tersebut ada permainan atau mafia yang mengambil kesempatan dari kebijakan pemerintah mengimpor beras,” lanjutnya.

Baca Juga:  GEGER! Mayat Tanpa Kepala Ditemukan di Dalam Masjid

Oleh sebab itu, dia berharap, para pemangku kepentingan di Kalsel harus berpikir dan berpikir kalau mau mendatangkan beras impor karena petani setempat akan terpukul dan bisa sekarat, yang pada gilirannya mati.

Kalsel juga merupakan penyangga ketahanan pangan nasional, dan beberapa sentra pertanian antara lain Kabupaten Banjar, Barito Kuala (Batola), serta daerah hulu sungai atau “Banua Anam” yang meliputi enam kabupaten.

Bahkan Kabupaten Banjar merupakan lumbung padi Kalsel, sehingga Pasar Gambut (salah satu kecamatan di kabupaten itu) bernama “kindai limpuar” (berasal dari bahasa daerah Banjar Kalsel, yang pengertiannya tempat menyimpan padi yang berlimpah ruah/meluber). “Kindai” = tempat tradisional untuk menyimpan padi, “limpuar” = penuh berlimpah ruah/meluber melampaui kapasitas kindai tersebut. (bis)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: impor beraskalsel
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Yusril Resmi Daftarkan Gugatan

Next Post

Merelakan Ditinggal Anak, Cucu, Menantu

Related Posts

Soal Impor Beras, Ini Permintaan Para Bupati untuk Pemerintah Pusat
Breaking News

Soal Impor Beras, Ini Permintaan Para Bupati untuk Pemerintah Pusat

18 Januari 2018, 07:20
Breaking News

GEGER! Mayat Tanpa Kepala Ditemukan di Dalam Masjid

17 Januari 2017, 08:17
Bikin Miris !! Hampir Semua Pelajar di Kalsel Pernah Konsumsi Zenith
Breaking News

Bikin Miris !! Hampir Semua Pelajar di Kalsel Pernah Konsumsi Zenith

10 Januari 2017, 14:50
Waduh.. Petugas TPS Diimingi Uang Satu Juta
Breaking News

Waduh.. Petugas TPS Diimingi Uang Satu Juta

25 Desember 2016, 15:06

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 30 Penginapan di Bontang Kuala, Baru 2 yang Bayar Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.