• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Kaltim Tunggu Alat Tes dari Swiss

Ditempatkan di Samarinda, Permudah Uji Spesimen Pasien Korona

by M Zulfikar Akbar
13 April 2020, 15:30
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi rapid test. (Shutterstock)

Ilustrasi rapid test. (Shutterstock)

Share on FacebookShare on Twitter

Kedatangan polymerase chain reaction (PCR) ke Kaltim patut dinanti. Alat tes Covid-19 itu bakal cepat mengetahui penderitanya, positif terinfeksi atau tidak. Sekaligus mempercepat tenaga medis mengambil tindakan.

SAMARINDA – Masih ada 79 orang di Kaltim yang menanti hasil tes laboratoriumnya. Hingga sekarang, provinsi ini terus menyetorkan spesimen ke Jakarta atau Surabaya untuk pemeriksaan Covid-19.

Sementara, polymerase chain reaction (PCR) belum juga jelas kapan akan mendarat di Benua Etam. Konon, PCR atau alat tes reaksi berantai polymerase itu bisa mengetahui ketepatan hasil tes Covid-19 hingga 9 ribu sampai 10 ribu per hari. Alat tersebut didatangkan oleh Kementerian BUMN dari Swiss pekan lalu.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim Andi M Ishak mengatakan, hingga kini pihaknya masih menunggu keputusan pusat. Pasalnya yang mendistribusikan alat itu adalah Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di pusat.

Baca Juga:  Lanjutan Pembangunan Gedung Klinik RSUD, Siapkan 14 Kamar Isolasi

Dikatakan penempatan PCR Set itu berdasarkan penilaian dari pusat. Namun, yang jelas di Samarinda. Apakah bakal ditempatkan di laboratorium kesehatan milik pemprov, Andi belum bisa memastikan. Namun, sejauh ini menurutnya laboratorium kesehatan jadi opsi yang cukup memungkinkan.

“Tapi Laboratorium Kesehatan Kaltim dari kasus flu burung yang lalu saja bisa,” kata Andi, (11/4/2020).

Secara sumber daya manusia (SDM), Kaltim disebut Andi juga sudah siap. Tinggal menunggu pusat.

Diketahui, Pemerintah Indonesia kini memiliki 20 alat tes PCR yang terdiri atas dua buah Ribonucleic Acid (RNA) Extractor Automatic dan 18 detector PCR yang bisa mengetahui ketepatan hasil tes Covid-19 hingga 10 ribu per harinya.

Alat itu didatangkan dari Roche Swiss atas upaya Kementerian BUMN dari Roche Swiss. Alat tersebut merupakan alat yang diburu oleh berbagai negara yang bersamaan terjangkit pandemi Covid – 19.

Baca Juga:  Ujian Nasional dan Sekolah Batal, Kelulusan Mengacu Nilai Semester Sebelumnya

“Sekitar tiga minggu lalu, kami sudah berhasil membeli alat dari Swiss Roche sudah datang ke Indonesia. Detailnya adalah ada dua buah manufacture RNA ini adalah automatic RNA untuk ekstraktor biasanya di Indonesia ada yang manual dan matic juga,” ujar Staf Khusus Menteri BUMN Arya Mahendra Sinulingga.

Arya mengatakan kedua alat itu memiliki kemampuan tes yang berbeda. RNA Extractor bisa mengetahui hasil tes RNA hingga 1.000 per hari. Sementara Detector PCR memiliki kapasitas 500 tes per hari.

Bila semua alat tes telah terinstal, lanjut Arya, maka dalam satu hari bisa mengetahui hasil tes dengan kecepatan 9.000 hingga 10.000 spesimen. Menurut perhitungannya, bila dalam satu hari bisa dilakukan 5.000 hingga 10.000 tes, maka dalam sebulan bisa mencapai 300.000 tes.

Baca Juga:  Pemkot Bontang Tak Berniat Terapkan PSBB

“Sehingga ini bisa mengejar orang yang bisa dites, dengan alat PCR kepastian bahwa orang itu terkena corona atau tidak. Alat ini sudah hadir dan sudah di set up,” ucap dia.

Arya berharap dengan adanya alat ini Indonesia akan semakin mudah mendata berapa banyak masyarakat yang positif tertular Covid-19. Dengan begitu, upaya penyembuhan serta memutus rantai penularan akan semakin mudah. “Itu langkah cepat supaya bisa mengantisipasi kondisi corona di Indonesia. Semua negara berebutan karena hampir seluruh dunia terkena corona,” ungkap dia.

Selain Kaltim, provinsi lain yang menerima PCR itu antara lain DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Lampung, Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Sulawesi Selatan, dan Papua. Perakitan alat itu membutuhkan waktu beberapa hari dan kehati-hatian yang tinggi. (nyc/rom/k18/kpg)

Print Friendly, PDF & Email
Source: Prokal
Tags: diskes kaltimtes koronavirus korona
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Nasib Pelaksanaan Haji Belum Jelas

Next Post

Dinsos-PM Terima 13.426 Formulir BLT, Ribuan Berkas Tak Lengkap

Related Posts

Nihil Pasien Positif, Tujuh Warga Bontang Berstatus ODP
Bontang

Dua Rumah Sakit Kaltim Miliki Alat Uji Swab, Hasil Covid-19 Bontang Dapat Lebih Cepat

7 Mei 2020, 14:13
Dinkes Bontang Bantah Dua Rumah Sakit Tutup, Masa Isolasi Diperpanjang
Bontang

Hasil Rapid Test, 55 Pegawai RSIB Negatif Corona

26 April 2020, 19:36
RSUD Tetap Layani Pasien Gawat Darurat, Buka IGD Sementara
Bontang

Breaking News!!! Satu Pasien Lagi Positif Covid-19

25 April 2020, 17:57
PDP Meninggal Pasca Dirujuk dari RSIB, Ini Penjelasan Manajemen
Bontang

Ini Kronologi Meninggalnya PDP Usia 8 Tahun di Bontang

24 April 2020, 20:25
PDP Meninggal Pasca Dirujuk dari RSIB, Ini Penjelasan Manajemen
Bontang

PDP Meninggal Pasca Dirujuk dari RSIB, Ini Penjelasan Manajemen

24 April 2020, 19:30
Cemas Terhadap Covid-19, Polda Kaltim dan Pemkot Bontang Buka Layanan Konseling
Bontang

Cemas Terhadap Covid-19, Polda Kaltim dan Pemkot Bontang Buka Layanan Konseling

24 April 2020, 08:00

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.