• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Kampanye Hitam dan Negatif Tidak Relevan, Pengamat Politik; Mestinya Riang Gembira dan Adu Gagasan

by Redaksi Bontang Post
6 September 2024, 08:57
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Pengamat Politik Saipul

Pengamat Politik Saipul

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Jelang kick off penetapan calon pilkada Bontang terdapat kasus pelaporan dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh salah satu tim pemenangan bapaslon.

Pengamat Politik Saipul mengatakan bahwasanya dalam kontestasi pilkada sebaiknya tidak mempertontonkan konflik di luar penguatan visi dan misi dari tiap bapaslon.

“Kalau masih sebatas penguatan visi dan misi itu wajar. Tetapi kalau di luar itu menjadi kontraproduktif,” kata Saipul.

Menurutnya pesta demokrasi ini harus dikemas dalam suasana riang gembira. Kewajaran konflik penguatan visi dan misi sebab untuk pembangunan kota serta menyelesaikan sekelumit masalah di Bontang.

Sejatinya tim pemenangan bapaslon justru memberikan pendidikan politik kepada masyarakat yang dewasa. Sehingga tercipta rasa saling menghargai satu sama lain. Bukan lantas dengan saling menyenggol yang tidak ada kaitannya dengan rencana program kerja.

“Black dan negative campaign saat ini itu tidak relevan. Jadi tim pemenanganan yang masih menganut itu harus siap terima risiko. Bapaslon perlu evaluasi dari oknum tim pemenangan tersebut,” ucapnya.

Baca Juga:  Demokrat Usung Basri Rase di Pilkada Bontang

Sebab hal yang dipertotonkan tersebut dinilai justru melemahkan elektabilitas bapaslon. Bahkan pemilih yang semula respek dengan visi dan misi justru kabur. Apalagi masyarakat Bontang yang masuk klaster perkotaan umumnya memiliki pola pikir yang rasional.

“Selain ranah penyelenggara untuk memberikan pendidikan politik yang elegan dan bijak bagi masyarakat, ini juga menjadi porsi pemkot,” terangnya.

Sementara Saipul juga menjelaskan untuk pelaporan kepada ranah kepolisian itu sudah tepat. Mantan Ketua Bawaslu Kaltim ini menilai saat ini belum masuk tahapan penetapan paslon dari penyelenggara. Sehingga pelaporan itu konteksnya masuk ranah dugaan tidak pidana perbuatan tidak menyenangkan atau berita hoaks.

“Bisa mengarah pidana murni atau melanggar UU ITE. Kewenangan Bawaslu itu ketika sudah ada penetapan paslon,” tutur dia.

Selain itu, Saipul juga menduga bahwasanya aroma panas ini berimbas sejak pilkada 2020 silam. Mengingat dua tim ini menjadi peserta pilkada sebelumnya. Pada saat itu Neni Moerniaeni dikalahkan oleh Basri Rase.

Baca Juga:  Kantongi Restu dari DPP Golkar, Neni Pastikan Maju Pilkada Bontang

“Ini seperti chapter selanjutnya. Apalagi Neni juga memutuskan comeback untuk ikut Pilkada Bontang tahun ini,” sebutnya.

Sebelumnya, Neni Moerniaeni, didampingi suaminya Andi Sofyan Hasdam, mendatangi Polres Bontang pada Selasa siang (3/9/2024). Kedatangannya untuk melaporkan Udin Mulyono atas dugaan pencemaran nama baik.

Laporan ini terkait pernyataan Udin yang dianggap menyebarkan informasi sesat di RT 27, Kelurahan Loktuan, Bontang Utara. Andi Sofyan menyatakan bahwa tuduhan yang dilontarkan Udin Mulyono tidak benar.

Menurutnya, klaim Udin bahwa lima anggota keluarga mereka menjadi anggota DPR adalah informasi yang salah. “Yang benar hanya dua anak kami dan satu menantu yang menjadi anggota DPR, serta saya sendiri yang duduk sebagai Anggota DPD RI,” kata Andi Sofyan.

Selain dugaan pencemaran nama baik, Andi Sofyan juga menambahkan bahwa terdapat unsur ujaran kebencian dan penyebaran hoaks dalam pernyataan Udin Mulyono. Ia mengaku terkejut dengan ucapan tersebut. Karena selama ini tidak ada masalah pribadi antara keduanya.

Baca Juga:  Naik Peringkat Dua, Ma'ruf Dianggap Berpengalaman

“Saya sangat terkejut ketika menerima video ucapan Udin Mulyono tadi malam. Awalnya saya tidak percaya, tetapi setelah melihat, saya merasa hal itu sangat tidak sopan,” ujar Andi Sofyan.

Ia juga menegaskan bahwa selama ini dirinya berusaha menjaga situasi pilkada tetap kondusif. Serta tidak pernah menyalahkan pihak lain. “Kami selalu menyampaikan kepada masyarakat untuk fokus pada program yang ditawarkan,” tambahnya.

Laporan ini, meskipun terkait dengan situasi pilkada, tidak dikaitkan dengan pihak lain. “Ini murni laporan pribadi kepada Udin Mulyono dan tidak ada hubungannya dengan Pak Basri,” tegasnya.

Sementara itu, Udin Mulyono menyatakan kesiapannya menghadapi laporan tersebut. Ia mengakui bahwa pernyataannya adalah inisiatif pribadi dan bukan atas perintah pihak lain.

“Silakan saja melapor. Saya siap menghadapi. Itu saya benar ngomong begitu tanpa ada perintah siapapun,” ujar Udin. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: pilkada bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jalan RE Martadinata Loktuan Alami Kerusakan, Diduga karena Sering Dilalui Truk Besar

Next Post

Kurir Narkoba 2 Kilogram Ditangkap, Sembunyikan Sabu di Celana Dalam

Related Posts

Golput di Pilkada Bontang Capai 27,51 Persen
Bontang

Golput di Pilkada Bontang Capai 27,51 Persen

5 Desember 2024, 15:30
Panwascam Rekomendasikan Pemungutan Suara Ulang di TPS 11 Bontang Kuala, Ini Kata KPU
Bontang

Panwascam Rekomendasikan Pemungutan Suara Ulang di TPS 11 Bontang Kuala, Ini Kata KPU

3 Desember 2024, 15:03
Anggaran Pilkada Kaltim Rp434 Miliar, Tahap Awal Telah Dicairkan 40 Persen
Bontang

Pilkada Bontang, Mitos Kegagalan Petahana Belum Terpecahkan

29 November 2024, 16:45
Neni-AH Unggul di Tiga Kelurahan Bontang Barat
Bontang

Neni-AH Unggul di Tiga Kelurahan Bontang Barat

28 November 2024, 11:48
Pj Gubernur Akmal Malik Ingatkan Penyelenggara Pilkada Jaga Kesehatan
Bontang

Pj Gubernur Akmal Malik Ingatkan Penyelenggara Pilkada Jaga Kesehatan

27 November 2024, 13:00
Tiga Calon Wali Kota Bontang Mencoblos di TPS yang Sama, Optimistis Menang
Bontang

Tiga Calon Wali Kota Bontang Mencoblos di TPS yang Sama, Optimistis Menang

27 November 2024, 11:02

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.