BONTANGPOST.ID, Bontang – Kapolres Bontang Widho Anriano, memastikan akan menggelar tes urine secara mendadak kepada seluruh anggota kepolisian di wilayah hukumnya.
Langkah ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkotika di internal kepolisian. Kebijakan tersebut juga menjadi tindak lanjut atas instruksi Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang memerintahkan pelaksanaan tes urine serentak di seluruh jajaran Polri.
Instruksi itu dikeluarkan menyusul ditemukannya sejumlah oknum anggota, termasuk perwira menengah, yang terjerat kasus penyalahgunaan narkotika.
Widho menegaskan, pelaksanaan tes urine akan dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya guna memastikan hasil yang objektif. Seluruh anggota, tanpa terkecuali, diwajibkan mengikuti pemeriksaan tersebut.
“Kondisinya pasti mendadak akan dilakukan, dan kami akan menggandeng BNNK Bontang dalam penanganan ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, apabila ditemukan anggota yang terbukti menggunakan narkotika, sanksi tegas akan dijatuhkan sesuai ketentuan yang berlaku. Bahkan, jika terdapat keterlibatan dalam jaringan peredaran narkoba, proses hukum dan sidang etik akan langsung diterapkan.
Selain bekerja sama dengan BNNK, pengawasan juga diperkuat melalui tim internal yang bertugas memantau disiplin dan integritas seluruh personel. (*)









