• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Karena Corona Orang Ramai Gadai Barang, Bagaimana di Bontang?

by Fitri Wahyuningsih
28 April 2020, 19:00
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Meski pekerja dirumahkan dan PHK marak di Bontang selama pandemi ini, namun itu tidak berpengaruh pada peningkatan transaksi di Pegadaian Bontang. (Fitri/Bontangpost.id)

Meski pekerja dirumahkan dan PHK marak di Bontang selama pandemi ini, namun itu tidak berpengaruh pada peningkatan transaksi di Pegadaian Bontang. (Fitri/Bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Di sejumlah kawasan di Indonesia, terjadi lonjakan transaksi di PT Pegadaian. Pandemi Covid-19 membuat ekonomi dan bisnis lumpuh. Walhasil, pengangguran muncul di mana-mana. Seperti yang terjadi di Pegadaian Cabang Purwakarta. Transaksi naik karena dipicu kebutuhan masyarakat yang terkena PHK atau dirumahkan akan dana segar, untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Hal serupa ternyata tak terjadi di Bontang. Kepala Kantor Pegadaian Cabang Bontang, Muhammad Darjad mengatakan, berkaca dari tahun sebelumnya, umumnya ada tren kenaikan transaksi jelang Ramadan. Biasanya nasabah ini berasal dari kalangan pengusaha makanan dan minuman musiman, serta pengusaha baju.

“Yang penjual baju justru sekarang tidak ada (Ke Pegadaian). Mereka mau ke luar kota, misalnya Jakarta juga tidak bisa,” kata Darjad kala disambangi di kantornya. Jalan Bhayangkara, Gunung Elai, Bontang Utara, Selasa (28/4/2020) siang.

Baca Juga:  Pemangkasan Kuota Batu Bara 2026 Picu Kepanikan di Kaltim, 1.237 Orang Sudah Kehilangan Pekerjaan

Untuk nasabah yang melakukan transaksi untuk kebutuhan sehari-hari atau konsumtif memang mengalami kenaikan, namun tak banyak. Hanya 2-5 orang, itu pun tak setiap hari.

“Memang banyak PHK dan pekerja dirumahkan kami dengar. Tapi kalau di Bontang itu enggak pengaruh sama peningkatkan transaksi di pegadaian,” bebernya.

Ada pula kelas pengusaha yang biasa menggadai barang untuk menambal kebutuhan membayar tunjangan hari raya (THR) pekerja. Tapi karena bisnis lesu, jangankan memberi THR, membayar gaji karyawan saja pengusaha kewalahan.

“Biasa juga pengusaha gadai buat nambah bayar THR karyawan. Tapi kita tahu sekarang justru terjadi PHK massal. Praktis enggak ada transaksi dari pengusaha,” bebernya.

Adapun hingga menjelang penutupan bulan, 98 persen nasabah di perusahaan plat merah itu masih mengandalkan emas mulia untuk digadai. Dalam pandemi ini sebenarnya penggadai emas cukup diuntungkan. Pasalnya nilai emas mulia kini tembus Rp 930.000 per gramnya.

Baca Juga:  Ujian Keimanan Menuju Insan Bertaqwa

“Taksiran emas sekarang agak tinggi. Per gramnya lebih Rp 900 ribu,” pungkasnya. (*)

Tags: pegadaianPHKramadan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tutup Pendaftaran Perkara Tatap Muka, Pengadilan Agama Buka Layanan Daring

Next Post

Update Covid-19 di Bontang 28 April: Tambah 3 OTG, dan 2 ODP

Related Posts

Regulasi Berbenturan, 15 Ribu Pekerja Tambang di Lingkar IKN Terancam PHK Massal
Kaltim

Regulasi Berbenturan, 15 Ribu Pekerja Tambang di Lingkar IKN Terancam PHK Massal

6 Juli 2026, 08:00
Kutai Barat Jadi Daerah Paling Rawan PHK, Satu Grup Tambang Berpotensi Berdampak ke 40 Ribu Pekerja
Kaltim

Kutai Barat Jadi Daerah Paling Rawan PHK, Satu Grup Tambang Berpotensi Berdampak ke 40 Ribu Pekerja

2 Juli 2026, 15:50
1.500 Pekerja Tambang Kaltim Terancam PHK, Kutim dan Kukar Jadi Wilayah Paling Rentan
Kaltim

1.500 Pekerja Tambang Kaltim Terancam PHK, Kutim dan Kukar Jadi Wilayah Paling Rentan

5 Juni 2026, 15:30
Kaltim

Pemangkasan Kuota Batu Bara 2026 Picu Kepanikan di Kaltim, 1.237 Orang Sudah Kehilangan Pekerjaan

13 Mei 2026, 19:09
Gelombang PHK Tambang Berpotensi Meluas, Ini Langkah Pemkot Bontang
Pemkot Bontang

Gelombang PHK Tambang Berpotensi Meluas, Ini Langkah Pemkot Bontang

28 April 2026, 11:13
Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK
Bontang

Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

28 April 2026, 10:58

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.