• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Kartu Prakerja Diluncurkan Januari 2020, Dua Juta Penganggur Dijatah Rp 10 T

by M Zulfikar Akbar
13 November 2019, 13:00
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Para pencari kerja ketika mengikuti job fair untuk mendapatkan pekerjaan. (Fisca Tanjung/Dok. JawaPos.com)

Para pencari kerja ketika mengikuti job fair untuk mendapatkan pekerjaan. (Fisca Tanjung/Dok. JawaPos.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kartu prakerja yang menjadi salah satu program andalan Presiden Joko Widodo (Jokowi) siap diluncurkan. Anggaran Rp 10 triliun dialokasikan untuk program yang bertujuan melatih penganggur agar siap kerja itu. Sasarannya dua juta orang.

Kemarin (12/11/2019) Jokowi memimpin rapat terbatas (ratas) yang khusus membahas program kartu prakerja. Dia menyatakan, pada Januari 2020, program tersebut diharapkan berjalan. Program itu dijalankan dengan basis platform digital yang sudah dirancang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan Kantor Staf Presiden (KSP).

Ada dua fokus yang perlu dibahas untuk program kartu prakerja itu. ’’Pertama, bagaimana mempersiapkan angkatan kerja baru. Terserap dengan kebutuhan dunia kerja,’’ kata Jokowi. Kedua, angkatan kerja juga berpeluang menjadi wirausahawan.

Dengan kartu prakerja itu, para pencari kerja bisa mendapat pelatihan. Dengan begitu, mereka bisa lebih produktif dan memiliki daya saing. Dia memberikan catatan bahwa saat ini 58 persen tenaga kerja lulusan SMP ke bawah.

Baca Juga:  KPK Minta Kartu Prakerja Dihentikan

Jokowi ingin para pemegang kartu prakerja bisa memilih pelatihan atau kursus sesuai dengan minat dan bakat. Nah, informasi tentang lembaga pelatihan dan kursus akan disampaikan melalui platform digital. ’’Mereka boleh ikut pelatihan yang diminati. Misalnya, pelatihan barista kopi, animasi, desain grafis, bahasa Inggris, komputer, teknisi, programming, koding,’’ jelasnya.

Mantan gubernur DKI Jakarta tersebut menjelaskan, kartu prakerja tidak hanya ditujukan untuk para pencari kerja. Tetapi juga para korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Mereka berkesempatan ikut program itu untuk rescaling atau upscaling keterampilannya. Untuk lembaga pelatihannya, Jokowi berpesan supaya bisa dimaksimalkan peran swasta, BUMN, dan balai latihan kerja (BLK).

Program tersebut juga perlu ditunjang dengan pembenahan pendidikan dan pelatihan vokasi. ’’Itu urusannya Mendikbud,’’ katanya. Dia berharap pendidikan vokasi bisa disambungkan dengan kebutuhan dunia kerja.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kartu prakerja disiapkan untuk dua juta angkatan kerja. ’’Dan rencana sistemnya berbasis digital,’’ tuturnya. Pemerintah akan menyiapkan 500 ribu kartu fisik dan 1,5 juta lainnya berbasis digital.

Baca Juga:  Pekerja yang Di-PHK Akibat Covid-19 Diusulkan Dapat Kartu Prakerja

Politikus Partai Golkar itu menyatakan, pelatihan akan memanfaatkan lembaga pelatihan. Baik yang dimiliki kementerian maupun swasta. Biaya pelatihan akan bersifat anggaran terbuka. Sebab, jenis pelatihan berbeda-beda. Misalnya, pelatihan barista kopi bisa selesai dalam waktu seminggu. Sementara itu, untuk pelatihan koding dan sejenisnya, dibutuhkan waktu 3–6 bulan.

Untuk menjalankan program kartu prakerja, akan dibuat semacam project office management (PMO) yang melibatkan lintas kementerian. PMO berada di bawah koordinasi Kemenko Perekonomian. Nama PMO itu mungkin adalah Komite Cipta Lapangan Kerja.

Pendirian komite tersebut akan diatur dalam perpres. Perpres itu juga mengatur kriteria pencari kerja yang eligible atau layak mengikuti program tersebut. Misalnya, berusia di atas 18 tahun dan tidak sedang bersekolah.

Baca Juga:  MPR: Kartu Prakerja Tidak Efektif dan Pemborosan Uang Negara

Praktisi pendidikan Indra Charismiadji menyampaikan, program revitalisasi pendidikan vokasi ada sejak periode pertama. Namun, reformasi pendidikan vokasi selama ini cenderung retorika belaka. ’’Anggarannya tidak ditambah,’’ jelasnya.

Dia menuturkan, ada sejumlah jurusan pendidikan vokasi atau SMK yang kurang relevan dengan perkembangan teknologi saat ini. Di antaranya, SMK jurusan bisnis dan manajemen. Menurut dia, sudah banyak kompetensi vokasi atau SMK jurusan bisnis dan manajemen yang digantikan aplikasi.

Indra menyatakan, revitalisasi SMK atau pendidikan vokasi sebaiknya bukan sebatas urusan teknis. Misalnya, membuat siswa SMK jago mengelas atau sejenisnya. Tetapi, lebih dari itu, kemampuan kreatif dan daya inovasi anak-anak vokasi harus ditingkatkan.

’’Vokasi itu bukan soal hard skill, tapi soft skill,’’ jelasnya. Jika cenderung mengejar keterampilan kasar atau hard skill, pendidikan vokasi kalah cepat dengan kemajuan teknologi yang kian memudahkan industri.(jpc)

Tags: kartu prakerjakemenaker
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Turnamen Tenis Meja Meriahkan Rangkaian HUT Ke-42 Pupuk Kaltim

Next Post

Proyek Drainase Disorot, Dinas PUPRK Sebut Kontraktor Lamban

Related Posts

Pendaftaran Kartu Prakerja Dibuka Mulai Malam Ini, Pemerintah Siapkan Kuota 1,148 Juta Peserta
Nasional

Pendaftaran Kartu Prakerja Dibuka Mulai Malam Ini, Pemerintah Siapkan Kuota 1,148 Juta Peserta

23 Februari 2024, 19:49
KPK Minta Kartu Prakerja Dihentikan
Nasional

KPK Minta Kartu Prakerja Dihentikan

19 Juni 2020, 16:30
MPR: Kartu Prakerja Tidak Efektif dan Pemborosan Uang Negara
Nasional

MPR: Kartu Prakerja Tidak Efektif dan Pemborosan Uang Negara

15 Mei 2020, 15:00
Akibat Penolakan PAW Sokhip, Citra Dewan Dipertaruhkan
Kaltim

Diduga Aroma Korupsi di Program Kartu Prakerja, Ini Tuntutan SAKSI

8 Mei 2020, 12:30
Pendaftaran Kartu Prakerja Dibagi 30 Gelombang, Begini Cara Daftarnya
Nasional

Pendaftaran Kartu Prakerja Dibagi 30 Gelombang, Begini Cara Daftarnya

12 April 2020, 15:00
Kabid Hubungan Industrial Disnaker Bontang, M Syaifullah (Arsyad/Bontangpost.id)
Bontang

Pekerja yang Di-PHK Akibat Covid-19 Diusulkan Dapat Kartu Prakerja

12 April 2020, 07:01

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.