• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Kasur Terendam, Kue Lebaran Mengambang

by Redaksi Bontang Post
5 Juni 2019, 17:53
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Kediaman Yulianti Basri di RT 23, Kelurahan Api-Api, Selasa (4/6/2019) pagi. Air semakin meninggi saat siang hari.

Kediaman Yulianti Basri di RT 23, Kelurahan Api-Api, Selasa (4/6/2019) pagi. Air semakin meninggi saat siang hari.

Share on FacebookShare on Twitter

PEREMPUAN berkacamata itu gelisah. Saat berada di penghujung Ramadan. Ketika mentari tak lama lagi menunjukkan pesonanya. Bukan karena santapan sahur tidak tersedia. Dia waswas melihat luapan air sungai yang perlahan mulai menyerbu rumahnya.

Sekitar pukul 05.00 air benar-benar menyeruak ke rumahnya. Kasur terendam. Kulkas jatuh. Dan yang membuatnya semakin mengelus dada, kue Lebaran ikut mengambang. Panganan itu dibuatnya sendiri. “Saya buat sampai punggung sakit,” katanya.

Yulianti Basri, perempuan itu, bahkan sudah tidak bisa membedakan kuah coto makassar dan luapan air sungai. “Mau nangis, tapi (ketawa) ngakak,” ujarnya berusaha menghibur diri.

Ketika sang surya semakin meninggi, debit air semakin bertambah. Hampir 1,5 meter. Yuli bersama suaminya memutuskan mengungsi. Hengkang dari rumah bercat kuning yang memiliki tiga kamar itu. Menuju rumah mertuanya yang memiliki bangunan lebih tinggi.

Dia sebenarnya sudah memprediksi bakal terjadi banjir. Mengingat rumahnya berada tak jauh dari aliran Sungai Bontang. Di Gang Amaliyah, RT 23, Kelurahan Api-Api. Namun, tak mengira bakal separah itu.

Yuli merupakan satu dari ratusan warga Bontang yang terpaksa merayakan Lebaran dengan kondisi kebanjiran. Banjir terbesar sejak 34 tahun. Terburuk sejak kota ini berdiri.

Dia berharap pemerintah bisa menuntaskan masalah ini. Mengingat banjir sudah seperti kejadian rutin. Terutama ketika musim penghujan. (Edwin Agustyan)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tanggap Bencana, Pupuk Kaltim Bantu Korban Banjir di Guntung

Next Post

Catut BPBD Bontang, Kirim Surat Hoaks ke Dandim 0908

Related Posts

Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka
Kaltim

Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka

29 Oktober 2026, 19:14
Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup
Bontang

Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

29 Oktober 2026, 17:10
DPRD Bontang Desak Pemkot Selesaikan Sengketa Jalan Gotong Royong
Bontang

DPRD Bontang Desak Pemkot Selesaikan Sengketa Jalan Gotong Royong

29 Oktober 2026, 14:51
PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jalan Gotong Royong Bontang Ditutup, Sengketa Lahan Diminta Diselesaikan di Pengadilan
Bontang

Jalan Gotong Royong Bontang Ditutup, Sengketa Lahan Diminta Diselesaikan di Pengadilan

29 Oktober 2026, 13:11
Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan
Bontang

Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

29 Oktober 2026, 12:14

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.