• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Kasus Pelajar SD Gantung Diri karena Di-Bully, Begini Kata Pemerhati Anak Bontang

by Lutfi Rahmatunnisa'
4 Maret 2023, 19:17
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Peristiwa tragis menimpa seorang siswa SD di Pesanggaran, Banyuwangi berinisial yang masih berusia 11 tahun. Ia mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena kerap mendapat perundungan atau bully dari teman-temannya di sekolah.

Baca juga; Bocah SD Gantung Diri, Diduga Tak Tahan Sering Dibully Tidak Punya Bapak 

Melihat kasus tersebut, salah satu pemerhati anak di Bontang Trully Tisna Milasari mengaku sangat perihatin dengan peristiwa itu. Hal itu menunjukkan kasus perundungan masih marak terjadi di institusi pendidikan dasar.

Menurut pandangannya, kasus tersebut bisa menimpa siapa saja. Termasuk anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Semua tergantung dari apa yang dikonsumsi di lingkungannya saban hari. Sebab, perilaku menyimpang yang terjadi saat ini lebih cenderung menimpa anak yang usianya lebih muda.

Baca Juga:  Bocah Meninggal Akibat Di-bully, Wagub Minta Damai, Sebut Hanya Candaan

“Apa yang anak lihat di lingkungan keluarga, tetangga, maupun sekolah itu berdampak sekali dalam kehidupannya. Karena secara otomatis terekam di memori ingatan. Apalagi hal negatif jauh lebih cepat diterima,” bebernya saat dikonfirmasi.

Dikatakan Trully, beberapa hal bisa mempengaruhi anak untuk melakukan tindakan tersebut. Oleh sebab itu, perlu kepekaan penuh bagi orangtua untuk mengenal perubahan perilaku anak.

Dalam kondisi ini orangtua memiliki kontrol yang sangat berpengaruh. Ia menegaskan saat ini pengendali utama berada di lingkup keluarga. Jadi jika ketahanan keluarga itu kurang, maka akan berdampak kepada anak.

“Sebagai orang tua harus bisa memvalidasi emosi anak ketika si anak menceritakan kejadian di sekolah. Jangan sampai cuek. Karena peran kita sangat dibutuhkan,” tuturnya.

Tak cukup hanya dengan peran orangtua, lembaga pembelajaran atau sekolah juga harus lebih sadar dan terbuka dengan kasus ini. Serta selalu memberi edukasi juga pendampingan kepada anak. Tujuannya, agar kasus ini tidak terulang dan menciptakan sekolah ramah anak.

Baca Juga:  Murid SMP Bakar Sekolah, Sakit Hati Sering Di-bully Teman dan Guru

Tak hanya soal pendampingan, Trully juga mengingatkan agar pihak sekolah lebih serius menangani ini. Caranya dengan memahami macam kasus perundungan. Baik itu fisik, verbal, sosial, relasional, cyberbullying, maupun seksual.

Sebab, bullying secara kasat mata tampak saja seperti guyonan biasa kepada anak-anak. Namun jangan mengira itu tidak menimbulkan dampak serius. Ejekan atau olokan secara verbal bisa sangat berbahaya bagi anak.

“Belajar dari kasus ini untuk lebih melek terhadap perasaan anak. Anak kalau sudah merasa sendiri itu sudah bahaya. Makanya setiap ada laporan harus ditelaah kemudian ditindak. Jangan diam saja kalau ada kasus seperti itu. Sebaik mungkin kita mengajari anak untuk mengambil aksi apabila dirundung,” jelasnya.

Baca Juga:  Bullying di Sekolah Bisa Diproses Hukum

Kata Trully, untuk meminimalisasi kasus-kasus bullying hingga menimbulkan korban, iklim sekolah harus lebih diperhatikan. Utamanya guru wali kelas. Paling tidak, sekolah harus punya program pencegahan, mekanisme pengaduan, penanganan maupun intervensi dalam menghadapi kekerasan maupun, sosialisasi yang efektif. Sinergi antara sekolah dan orangtua sangat penting dibangun dan diperkuat lagi.

Lingkungan di sekitar tempat anak bergaul dan bermain juga memegang peranan penting dalam merespons kejadian yang ada.

“Setidaknya saat mendapat laporan dari anak, tahu langkah pertama apa yang harus dilakukan. Semua elemen harus kerja sama demi mencetak generasi pendidikan yang berkualitas,” tandasnya.  (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Bullying
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Cara Membuat Nasi Kuning Rice Cooker, Pulen dan Tidak Mudah Basi

Next Post

Iseng Bikin Konten Gantung Diri, Wanita Asal Bogor Tewas Beneran

Related Posts

Wali Kota Neni Minta Disdikbud Bontang Pasang CCTV di Sekolah untuk Tekan Kasus Perundungan
Bontang

Wali Kota Neni Minta Disdikbud Bontang Pasang CCTV di Sekolah untuk Tekan Kasus Perundungan

15 Agustus 2025, 11:33
Bullying di Sekolah Bisa Diproses Hukum
Nasional

Bullying di Sekolah Bisa Diproses Hukum

21 Juli 2025, 14:00
Murid SMP Bakar Sekolah, Sakit Hati Sering Di-bully Teman dan Guru
Kriminal

Murid SMP Bakar Sekolah, Sakit Hati Sering Di-bully Teman dan Guru

30 Juni 2023, 10:45
Bocah Meninggal Akibat Di-bully, Wagub Minta Damai, Sebut Hanya Candaan
Nasional

Bocah Meninggal Akibat Di-bully, Wagub Minta Damai, Sebut Hanya Candaan

25 Juli 2022, 17:30

Terpopuler

  • Pemprov Kaltim Setop Bayar Iuran BPJS Warga, Wali Kota Neni; Kami Siapkan Langkah Antisipasi

    Pemprov Kaltim Setop Bayar Iuran BPJS Warga, Wali Kota Neni; Kami Siapkan Langkah Antisipasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kurang Konsentrasi, Pengendara Motor Tabrak Median di Jalan Cipto Mangunkusumo Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelombang Demo 21 April di Kaltim, Ribuan Massa Desak Copot Gubernur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Ajakan Demo Kenaikan Tarif Air PDAM Bontang, Ini Kata Kapolres

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
No Result
View All Result

Komentar Terbaru

    Arsip

    • April 2026
    • Maret 2026
    • Februari 2026
    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025
    • Maret 2025
    • Februari 2025
    • Januari 2025
    • Desember 2024
    • November 2024
    • Oktober 2024
    • September 2024
    • Agustus 2024
    • Juli 2024
    • Juni 2024
    • Mei 2024
    • April 2024
    • Maret 2024
    • Februari 2024
    • Januari 2024
    • Desember 2023
    • November 2023
    • Oktober 2023
    • September 2023
    • Agustus 2023
    • Juli 2023
    • Juni 2023
    • Mei 2023
    • April 2023
    • Maret 2023
    • Februari 2023
    • Januari 2023
    • Desember 2022
    • November 2022
    • Oktober 2022
    • September 2022
    • Agustus 2022
    • Juli 2022
    • Juni 2022
    • Mei 2022
    • April 2022
    • Maret 2022
    • Februari 2022
    • Januari 2022
    • Desember 2021
    • November 2021
    • Oktober 2021
    • September 2021
    • Agustus 2021
    • Juli 2021
    • Juni 2021
    • Mei 2021
    • April 2021
    • Maret 2021
    • Februari 2021
    • Januari 2021
    • Desember 2020
    • November 2020
    • Oktober 2020
    • September 2020
    • Agustus 2020
    • Juli 2020
    • Juni 2020
    • Mei 2020
    • April 2020
    • Maret 2020
    • Februari 2020
    • Januari 2020
    • Desember 2019
    • November 2019
    • Oktober 2019
    • September 2019
    • Agustus 2019
    • Juli 2019
    • Juni 2019
    • Mei 2019
    • April 2019
    • Maret 2019
    • Februari 2019
    • Januari 2019
    • Desember 2018
    • November 2018
    • Oktober 2018
    • September 2018
    • Agustus 2018
    • Juli 2018
    • Juni 2018
    • Mei 2018
    • April 2018
    • Maret 2018
    • Februari 2018
    • Januari 2018
    • Desember 2017
    • November 2017
    • Oktober 2017
    • September 2017
    • Agustus 2017
    • Juli 2017
    • Juni 2017
    • Mei 2017
    • April 2017
    • Maret 2017
    • Februari 2017
    • Januari 2017
    • Desember 2016

    Kategori

    • Advertorial
    • Bontang
    • Breaking News
    • Catatan
    • Celoteh Edwin
    • Cerpen
    • Dahlan Iskan
    • Dispopar
    • DPRD Bontang
    • ekonomi
    • Entertainment
    • Feature
    • Hikmah
    • Hoaks atau Tidak?
    • Infografis
    • Internasional
    • Kaltim
    • Kesehatan
    • Kolom Redaksi
    • Kriminal
    • Kriminal
    • Kuliner
    • Lensa
    • Lifestyle
    • Lingkungan
    • Loker Bontang
    • Nasional
    • Olahraga
    • Opini
    • Pemkot Bontang
    • Pendidikan
    • Pilihan Editor
    • Politik
    • Polling
    • PON 2021 Papua
    • Pupuk Kaltim
    • Ragam
    • Society

    Meta

    • Masuk
    • Feed entri
    • Feed komentar
    • WordPress.org
    • Indeks Berita
    • Redaksi
    • Mitra
    • Disclaimer
    • Kebijakan Privasi
    • Pedoman Media Siber
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
    • Kontak

    © 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Bontang
    • Kaltim
    • Nasional
    • Advertorial
      • Advertorial
      • Pemkot Bontang
      • DPRD Bontang
    • Ragam
      • Infografis
      • Internasional
      • Olahraga
      • Feature
      • Resep
      • Lensa
    • LIVE

    © 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.