• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Kasus Pernikahan Dini di Bontang Masih Tinggi, Mayoritas di Kawasan Pesisir

by Dwi Kurniawan Nugroho
22 Desember 2025, 16:25
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Rapat koordinasi pencegahan pernikahan dini dan perilaku hidup remaja di Auditorium 3D Pemkot Bontang. (Dwi Kurniawan Nugroho/Bontang Post)

Rapat koordinasi pencegahan pernikahan dini dan perilaku hidup remaja di Auditorium 3D Pemkot Bontang. (Dwi Kurniawan Nugroho/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Kasus pernikahan dini di Kota Bontang masih menjadi persoalan serius dan berpotensi memicu tingginya angka stunting.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, saat rapat koordinasi pencegahan pernikahan dini dan perilaku hidup remaja di Auditorium 3D Pemkot Bontang, Senin (22/12/2025).

Neni menegaskan pernikahan anak menjadi pintu awal berbagai persoalan kesehatan dan sosial. Anak yang belum siap secara fisik dan mental dinilai belum mampu menjalani kehidupan rumah tangga secara matang.

“Cikal bakal stunting, salah satunya berasal dari pernikahan dini,” ujarnya.

Berdasarkan data tahun 2024, tercatat 19 kasus pernikahan dini di Kota Bontang, terdiri dari 7 laki-laki dan 12 perempuan. Kasus terbanyak berada di Kecamatan Bontang Selatan sebanyak 12 orang, disusul Bontang Utara 6 orang, dan Bontang Barat 1 orang.

Baca Juga:  Kutim Tempati Peringkat Tiga Pernikahan Dini di Kaltim, Ini Penyebabnya ‎

Wilayah pesisir seperti Loktuan, Tanjung Laut, Berebas Pantai, Bontang Lestari, Gusung, dan Selangan disebut menjadi kawasan dengan tingkat kerentanan tinggi. Faktor putus sekolah serta minimnya pemahaman orang tua dan anak menjadi pemicu utama terjadinya pernikahan dini.

Selain melanggar Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, praktik ini juga berdampak jangka panjang terhadap kualitas generasi.

“Kita fokus menyasar wilayah pesisir yang rentan untuk memberikan literasi, terutama kepada orang tua,” tegas Neni.

Pemkot Bontang juga berencana memperketat pemberian dispensasi nikah serta memberikan pendampingan gizi dan kesehatan mental bagi anak yang hamil di luar nikah guna menekan risiko stunting.

Baca Juga:  Usia Minimal Pernikahan Bakal Dinaikkan

“Target kita menuju nol pernikahan dini,” pungkasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: pernikahan dinistunting
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tragis, Warga Bengalon Tewas Diterkam Buaya di Hadapan Rekannya

Next Post

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian Dukung STITEK Bontang Menuju Universitas

Related Posts

Agus Haris Akui Pemkot Bontang Butuh Kritik, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan
Bontang

Agus Haris Akui Pemkot Bontang Butuh Kritik, Fokus Tangani Stunting dan Kemiskinan

6 Maret 2026, 06:00
Stunting di Bontang Terus Turun, Diskes Bidik Angka 12 Persen Tahun Ini
Bontang

Stunting di Bontang Terus Turun, Diskes Bidik Angka 12 Persen Tahun Ini

21 Januari 2026, 12:00
Tak Mau Kalah dari Daerah Lain, Bontang Kejar Penurunan Stunting hingga 12,5 Persen
Bontang

Tak Mau Kalah dari Daerah Lain, Bontang Kejar Penurunan Stunting hingga 12,5 Persen

16 Januari 2026, 11:00
Pemberian Makanan Tambahan Sasar 1.219 Balita di Bontang
Bontang

Pemberian Makanan Tambahan Sasar 1.219 Balita di Bontang

6 Agustus 2025, 08:32
Kutim Tempati Peringkat Tiga Pernikahan Dini di Kaltim, Ini Penyebabnya ‎
Kaltim

Kutim Tempati Peringkat Tiga Pernikahan Dini di Kaltim, Ini Penyebabnya ‎

28 Juli 2025, 14:56
Pemberian Makanan Tambahan dan Susu Gratis untuk Anak Bontang Diberikan Bulan Ini
Bontang

Pemberian Makanan Tambahan dan Susu Gratis untuk Anak Bontang Diberikan Bulan Ini

7 Juli 2025, 13:07

Terpopuler

  • Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    Didominasi Perempuan, Wali Kota Bontang Lantik Camat dan 10 Lurah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Investasi Bodong Rugikan Rp18 Miliar, Istri Anggota DPRD Bontang Ikut Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penjual Air Kesehatan Sebar Hoax

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Demo 21 April, DPRD Kaltim Sepakati Tuntutan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Warga Tagih Uang di Toko Emas Berebas Tengah Bontang, Dugaan Investasi Bodong Mencuat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.