• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Kecanduan Hirup Uap Pertalite, Belasan Orang di Kubar Dikirim ke Panti Rehabilitasi

by Redaksi Bontang Post
6 September 2023, 16:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Fakta mengejutkan datang dari Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kubar. Kurun Januari–Agustus 2023, BNK sudah mengirim 13 pecandu ke panti rehabilitasi narkoba di Samarinda.

bontangpost.id – Sekretaris BNK Kubar Jamidi mengungkapkan, seluruh klien yang ditanganinya itu ada anak di bawah umur. Kasusnya bukan pecandu narkotika, layaknya kasus pada umumnya. Tapi kasus kecanduan ini karena menghirup uap pertalite.

“Mereka terdiri 11 laki-laki dan dua perempuan. Di mana satu orang masih di bawah umur,” kata Jamidi. Ia pun enggan membeber secara detail kasus langka tersebut. Menurut dia, hobi tersebut akhirnya meresahkan karena untuk mendapatkan pertalite dia mencuri tangki motor.

“Hanya karena dia masih anak-anak, maka dia dimaafkan. Atas izin orangtuanya, dia dikirim ke Samarinda untuk menjalani rehabilitasi,” jelasnya.

Dia mengungkapkan sebagian besar yang direhabilitasi adalah mereka yang ditangkap polisi atau BNK.  Sangat jarang ada yang datang sendiri dan minta tolong direhabilitasi. “Mereka yang tertangkap dengan barang bukti narkoba di bawah 1 gram, ada alternatif untuk dikirim rehabilitasi,” ungkap Jamidi.

Baca Juga:  Per 20 Januari, Harga Pertalite dan Dexlite Naik

Lebih lanjut dikatakan, klien yang terlibat rehabilitasi tersebut satu di antaranya aparatur sipil negara (ASN). Mereka ditangkap polisi dan ditahan, kemudian diputuskan untuk direhabilitasi.

Dia berpesan kepada masyarakat bila ada yang ingin mengajukan diri, atau keluarga untuk direhabilitasi silakan datang ke BNK Kubar. “Kalau ada warga yang mengajukan untuk direhabilitasi, setelah kami lihat, cek dan pastikan, hari itu juga bisa kami kirim,” tegas Jamidi.

Mengenai biaya tempat tinggal, makan, dan obat-obatan, semuanya ditanggung negara. “Yang bersangkutan tinggal menjalani program rehabilitasi dengan disiplin dan semoga cepat sembuh dari ketergantungannya,” harapnya.

Untuk diketahui, bensin mengandung metana dan benzena yang merupakan senyawa kimia berbahaya. Paparan aroma dari uapnya bisa berdampak negatif terhadap kesehatan Anda. Pada orang yang sensitif, menghirup bau bensin dapat menyebabkan sakit kepala, mual, hingga muntah.

Baca Juga:  Tahun Depan Pertalite Dihapus, Diganti Pertamax Green 92

Kerusakan Saraf

Menarik napas dalam-dalam untuk menghirup uap bensin dapat mengakibatkan kerusakan sistem saraf, terutama apabila dilakukan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Lambat laun, menurut National Institute on Drug Abuse, residu uap bensin yang menumpuk dalam tubuh bisa merusak mielin, selubung tipis yang melindungi serabut saraf otak. Akibatnya, Anda akan mengalami kesulitan dalam mengingat dan melakukan percakapan seperti biasanya. Kerusakan sistem saraf dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan kejang otot dan tremor yang kemudian memengaruhi kemampuan seseorang untuk berjalan, membungkuk, dan berbicara.

Bahaya Permanen

Dilansir dari Livestrong, menghirup bau dari bensin ataupun bahan kimia lainnya bisa mengakibatkan kerusakan berbahaya yang sulit untuk dipulihkan. Misalnya, timbulnya penyakit degeneratif, kerusakan otak, kelemahan otot, dan kerusakan sumsum tulang belakang. Bahkan beberapa penderitanya bisa mengalami kerusakan pada indra penciuman dan pendengaran.

Baca Juga:  Antrean di SPBU Bontang Mengular, Pertalite Eceran Dijual Rp14 Ribu, Pertamax Tembus Rp20 Ribu

Mati Lemas

Jika kebiasaan menghirup uap bensin ini sudah berlangsung hingga tahunan, residu uap yang melemahkan kerja saraf akan memengaruhi fungsi jantung, paru, dan otak. Pasalnya, kerja organ-organ vital dalam tubuh manusia sangat bergantung pada sistem saraf. Apabila paru-paru tidak bisa lagi menghirup jumlah oksigen seperti seharusnya, hal ini bisa meningkatkan risiko mati lemas secara tiba-tiba karena Anda perlahan berhenti bernapas. Kerja jantung pun ikut melambat di waktu yang bersamaan hingga akhirnya berhenti. (*/luk/kri/k8)

Tags: pertalite
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Winardi Resmi Nahkodai BPC HIPMI Bontang Periode 2023-2026

Next Post

Faisal Sorot Toilet dan Tempat Ibadah di Lang-Lang Tidak Terurus, Minta Pemkot Lebih Perhatian

Related Posts

Antrean Pertalite Makin Parah, Pemkot Bontang Siapkan Sistem Ganjil-Genap
Bontang

Antrean Pertalite Makin Parah, Pemkot Bontang Siapkan Sistem Ganjil-Genap

28 Agustus 2026, 14:56
Antrean di SPBU Bontang Mengular, Pertalite Eceran Dijual Rp14 Ribu, Pertamax Tembus Rp20 Ribu
Bontang

Antrean di SPBU Bontang Mengular, Pertalite Eceran Dijual Rp14 Ribu, Pertamax Tembus Rp20 Ribu

25 Agustus 2026, 16:30
Pertalite Langka, Antrean di SPBU Kopkar Kilo 6 Bontang Meluber ke Badan Jalan
Bontang

Pertalite Langka, Antrean di SPBU Kopkar Kilo 6 Bontang Meluber ke Badan Jalan

25 Agustus 2026, 12:14
Penurunan BBM Disambut Positif, Tetap Waspadai Kondisi Minyak Dunia
ekonomi

Pertalite dan Solar Dipastikan Tak Naik Sampai Akhir 2026

7 April 2026, 11:00
Kuota Solar di Bontang Naik Tahun Ini, Jatah Pertalite Malah Turun
Bontang

Kuota Solar di Bontang Naik Tahun Ini, Jatah Pertalite Malah Turun

3 Maret 2025, 11:30
Luhut Sebut Pembelian Pertalite Dibatasi Mulai 17 Agustus
Nasional

Luhut Sebut Pembelian Pertalite Dibatasi Mulai 17 Agustus

12 Juli 2024, 13:00

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.