• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Kedalaman Sungai Kurang dari 1,5 Meter, Mahulu Tetapkan Status Siaga Darurat

by Redaksi Bontang Post
19 Agustus 2026, 10:39
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Sejumlah warga Ujoh Bilang berkumpul dan memasak bersama di atas pasir dan bebatuan yang muncul di tengah perairan Sungai Mahakam, Kabupaten Mahakam Ulu. Fenomena surutnya debit air sungai tidak hanya berdampak pada kelancaran logistik, melainkan juga dimanfaatkan warga lokal sebagai sarana rekreasi bersama keluarga. (FOTO: JODY KRISTIANTO/KALTIM POST)

Sejumlah warga Ujoh Bilang berkumpul dan memasak bersama di atas pasir dan bebatuan yang muncul di tengah perairan Sungai Mahakam, Kabupaten Mahakam Ulu. Fenomena surutnya debit air sungai tidak hanya berdampak pada kelancaran logistik, melainkan juga dimanfaatkan warga lokal sebagai sarana rekreasi bersama keluarga. (FOTO: JODY KRISTIANTO/KALTIM POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Mahulu – Surutnya debit Sungai Mahakam mulai mengancam kelancaran distribusi kebutuhan pokok ke Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), khususnya wilayah hulu dan kawasan perbatasan. Di sejumlah titik, kedalaman sungai dilaporkan kurang dari 1,5 meter.

Pemerintah Kabupaten Mahulu akan menetapkan status siaga darurat mulai Rabu (19/8). Langkah ini diambil untuk memperluas intervensi pemerintah menghadapi kondisi sungai yang semakin dangkal dan mulai berdampak terhadap mobilitas serta distribusi logistik.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mahulu Agus Darmawan mengatakan, pihaknya belum melakukan pengukuran langsung terhadap kedalaman Sungai Mahakam. Namun, laporan dari masyarakat menunjukkan permukaan air terus menyusut di sejumlah titik.

“Kita belum pernah ukur, tapi laporan informasi di masyarakat di beberapa titik sudah kurang dari 1,5 meter,” kata Agus, Selasa (18/8).

Baca Juga:  Waspada, Bencana Banjir Masih Menghantui Kaltim hingga Akhir Mei

Penurunan debit sungai mulai berdampak terhadap mobilitas dan distribusi logistik melalui jalur sungai. Kondisi tersebut terutama dikhawatirkan mengganggu pasokan kebutuhan ke wilayah hulu dan dua kecamatan yang berada di kawasan perbatasan.

Penetapan status siaga darurat memungkinkan pemerintah daerah menggunakan Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk melakukan intervensi.

“Dengan status siaga darurat tersebut kita membuka kran anggaran BTT untuk dapat melakukan intervensi kegiatan yang mengarah ke dua kecamatan perbatasan tersebut,” ujarnya.

Status tersebut juga diharapkan membuka ruang dukungan dari pemerintah maupun instansi lain untuk membantu penanganan kondisi di Mahulu.

“Untuk daerah dan instansi lain dapat seluas-luasnya membantu Kabupaten Mahakam Ulu dalam menghadapi situasi ini,” kata Agus.

Baca Juga:  Dampak Gempa di Mahulu Dikhawatirkan Bisa Picu Longsor

Stok Sembako Mulai Menipis

Dampak surutnya Sungai Mahakam mulai terasa pada ketersediaan kebutuhan pokok. Analis Kebijakan Ahli Muda Bagian Ekonomi, Pembangunan, dan Sumber Daya Alam (Ekobang SDA) Sekretariat Kabupaten Mahulu Indira Anggun mengatakan, stok sembako mulai menurun.

Meski demikian, persediaan yang ada masih dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Sementara stok mulai menipis, Pak, namun masih cukup untuk memenuhi kebutuhan,” kata Indira.

Ia mengatakan, harga sejumlah kebutuhan pokok masih berada pada level yang relatif tinggi dan belum menunjukkan perubahan berarti.

“Harga masih stabil di level yang cukup tinggi dan belum ada perubahan,” ujarnya.

Pemerintah daerah kini perlu menjaga dua hal sekaligus, yakni ketersediaan bahan pokok dan kelancaran distribusi. Ketergantungan terhadap jalur Sungai Mahakam membuat kondisi debit air menjadi faktor penting bagi pergerakan barang menuju wilayah hulu dan perbatasan Mahulu.

Baca Juga:  Gempa Bumi M 4,0 Kembali Guncang Mahulu, Berpusat di Darat

Penetapan status siaga darurat diharapkan memperkuat langkah pemerintah dalam menjaga distribusi logistik sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama kondisi Sungai Mahakam belum kembali normal. (KP)

Tags: Mahakam UluMahulu
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kemarau Panjang Tekan Debit Air Bontang, Warga Diminta Mulai Berhemat

Next Post

Kasus Keracunan MBG Belum Dilaporkan, Polres Bontang; Tak Perlu Tunggu Laporan untuk Penyelidikan

Related Posts

Tarung Nyawa di Pedalaman Kaltim, Mahulu Butuh Ambulans Terbang demi Pasien Kritis
Kaltim

Tarung Nyawa di Pedalaman Kaltim, Mahulu Butuh Ambulans Terbang demi Pasien Kritis

14 September 2026, 15:01
Sungai Mahakam Surut, Warga Mahulu Mendulang Emas hingga Raup Rp3,7 Juta Sepekan
Bontang

Sungai Mahakam Surut, Warga Mahulu Mendulang Emas hingga Raup Rp3,7 Juta Sepekan

22 Agustus 2026, 17:00
Gas 3 Kg Tembus Rp250 Ribu, Bupati Mahulu Ancam Pihak yang Mainkan Harga Saat Bencana
Kaltim

Gas 3 Kg Tembus Rp250 Ribu, Bupati Mahulu Ancam Pihak yang Mainkan Harga Saat Bencana

20 Agustus 2026, 16:00
Beras Tembus Rp1 Juta di Mahulu, Kemarau Putus Jalur Logistik
Kaltim

Beras Tembus Rp1 Juta di Mahulu, Kemarau Putus Jalur Logistik

10 Agustus 2026, 10:00
Pemprov Kaltim Kebut Jalan Kubar-Mahulu, Siapkan Anggaran Rp90 Miliar
Kaltim

Pemprov Kaltim Kebut Jalan Kubar-Mahulu, Siapkan Anggaran Rp90 Miliar

24 Maret 2026, 13:16
Janji Gubernur Kaltim, Targetkan Akses Jalan Mahakam Ulu Tersambung Akhir 2025
Kaltim

Janji Gubernur Kaltim, Targetkan Akses Jalan Mahakam Ulu Tersambung Akhir 2025

22 Mei 2025, 17:28

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.