• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Kesenjangan Kebutuhan Publik dan Anggaran Jadi Kendala 

by BontangPost
28 Maret 2017, 19:14
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
LAPORAN: Neni Moerniaeni menyerahkan LKPJ Anggaran 2016 kepada Nursalam, kemarin (27/3). (Fahmi Fajri/Bontang Post)

LAPORAN: Neni Moerniaeni menyerahkan LKPJ Anggaran 2016 kepada Nursalam, kemarin (27/3). (Fahmi Fajri/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Wali Kota Sampaikan LKPJ Anggaran 2016

BONTANG – Rapat Paripurna ke-12 Masa Sidang 2 mengagendakan penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bontang akhir tahun anggaran 2016. Rapat yang hanya dihadiri sekitar 16 anggota DPRD Bontang, Wali Kota Neni Moerniaeni, dan Wakil Wali Kota Basri Rase beserta pimpinan OPD juga tamu undangan berlangsung di Auditorium Pemkot Bontang, Senin (27/3). Rapat paripurna tersebut dibuka oleh Ketua DPRD Bontang, Nursalam.

Dalam penyampaian LKPJnya, Neni menyebut 2016 merupakan tahun transisi pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2011-2016. Meskipun berbagai program pembangunan telah dirancang untuk mengimplementasi visi dan misi wali kota, namun berbagai kendala kerap muncul.

Yang utama, lanjut Neni, adanya disparitas kebutuhan pembangunan publik dengan kemampuan keuangan daerah yang terbatas. “Karena terjadi kesenjangan, maka disusun skala prioritas agar program pembangunan sesuai dengan kebutuhan yang paling utama,” ujar Neni di hadapan udangan.

Baca Juga:  Wali Kota Neni Tutup MTQH ke-18 Bontang, Kecamatan Bontang Selatan Raih Juara Umum

Konsekuensinya, kata Neni, tidak semua keinginan masyarakat dapat terpenuhi secara bersamaan. Dia tak menampik, rasa cemburu dan tidak puas muncul dengan tidak terakomodirnya usulan masyarakat. “Namun, harus dapat disikapi dengan peningkatan kualitas perencanaan pembangunan yang partisipatif,” lanjutnya.

Dalam paripurna ini juga, Neni menyampaikan beberapa rincian pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bontang 2016. Seperti rincian rencana pendapatan daerah Bontang 2016 yang ditargetkan sebesar Rp 1,32 Triliun, namun yang terealisasi mencapai Rp 1,18 Triliun atau sebesar 89,60 persen.

“Pendapatan daerah ini terdiri dari pendapatan asli daerah, dari target Rp 152,10 Miliar, terealiasi sebesar Rp 150,34 Miliar. Dana Perimbangan dari target Rp 1,04 Triliun, terealisasi sebesar Rp 910,45 Miliar. Serta pendapatan lain-lain yang sah dari target Rp 122,99 Miliar, terealisasi sebesar Rp 123,03 Miliar,” papar Neni.

Baca Juga:  Cemas Terhadap Covid-19, Polda Kaltim dan Pemkot Bontang Buka Layanan Konseling

Tidak teralisasinya target pendapatan daerah, lanjut Neni terutama dari dana perimbangan sebesar Rp 135,62 Miliar yang berimplikasi terhadap defisit APBD 2016. Sehingga, beberapa kegiatan pada sebagian besar OPD pun tidak terbayarkan. Sementara untuk belanja daerah 2016, dari rencana sebesar Rp 1,34 Triliun, hanya terealisasi Rp 1,13 Triliun.

“Belanja daerah terdiri dari belanja tidak langsung dari rencana sebesar Rp 442,68 Miliar, terealisasi sebesar Rp 425,06 Miliar. Belanja langsung dari rencana sebesar Rp 904,51 Miliar, hanya terealisasi sebesar Rp 711,46 Miliar,” ungkap Neni.

Tak hanya menyampaikan rincian anggaran, beberapa pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah selama 2016 pun turut dijabarkan oleh Neni. Katanya, selama 2016 ini telah dilaksanakan sekitar 26 urusan wajib dan 7 urusan pilihan, dengan pelaksanaan 271 program dan 1.333 kegiatan.

Baca Juga:  Hadiri Musda, Neni Minta KKSS Berperan dalam Pembangunan

“Pelaksanaan program dan kegiatan dalam urusan wajib meliputi 241 program dan 1.247 kegiatan dengan alokasi anggaran Rp 867,27 Miliar dan terealisasi Rp 682,61 Miliar. Sedangkan pelaksanaan program dan kegiatan dalam urusan pilihan meliputi 30 program dan 86 kegiatan dengan alokasi anggaran Rp 37,24 Miliar dan terealisasi Rp 28,85 Miliar,” paparnya.

Neni pun mengucapkan permohonan maaf kepada masyarakat Bontang jika terdapat kekurangan dan belum dapat memenuhi sepenuhnaya harapan dan aspirasi semua pihak. “Semua itu terjadi, tidak lain karena adanya keterbatasan kemampuan, sarana dan prasarana, serta dinamika dan perkembangnan tuntutan kebutuhan pelayanan masyarakat. Namun patut disyukuri, kami masih dapat melaksanakan seluruh agenda tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, dan pembinaan kemasyarakatan dalam situasi kondusif,” pungkas Neni. (zul)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: LKPJpemkot bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Fraksi Golkar Bantah Tolak Raperda 

Next Post

Industri Asuransi Kaltim Optimis Meningkat

Related Posts

Gelombang PHK Tambang Berpotensi Meluas, Ini Langkah Pemkot Bontang
Pemkot Bontang

Gelombang PHK Tambang Berpotensi Meluas, Ini Langkah Pemkot Bontang

28 April 2026, 11:13
APBD 2027 Bontang Terancam Tanpa Bankeu Kaltim, Agus Haris Minta Gubernur Bersikap Adil
Pemkot Bontang

AH Kritik Analogi Gubernur Kaltim soal TGUPP yang Seret Nama Pusat

27 April 2026, 13:01
Pemkot Bontang Gelar Mutasi Besok, Nama Pejabat Masih Dirahasiakan
Pemkot Bontang

Hari Otonomi Daerah, Wali Kota Bontang: Diminta Mandiri, Kewenangan Malah Dipangkas

27 April 2026, 12:08
Sentil ASN Bontang, Neni Minta Program Tak Sekadar Jalan di Awal
Pemkot Bontang

Sentil ASN Bontang, Neni Minta Program Tak Sekadar Jalan di Awal

23 April 2026, 08:00
Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun
Pemkot Bontang

Rp1,7 Miliar untuk TMMD Bontang, Jalan 450 Meter hingga Sumur Bor Dibangun

22 April 2026, 15:08
Mutasi Belum Tuntas, Wali Kota Bontang Siapkan Gelombang Lanjutan Mulai Juni
Pemkot Bontang

Mutasi Belum Tuntas, Wali Kota Bontang Siapkan Gelombang Lanjutan Mulai Juni

22 April 2026, 11:32

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.