• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Ketua RT Tolak Laptop, Minta Naik Gaji

by BontangPost
16 Maret 2018, 06:00
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi(Net)

Ilustrasi(Net)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Rencana pembagian laptop oleh Pemkot Bontang kepada seluruh ketua RT se-Kota Bontang tidak begitu disambut baik. Pasalnya, beberapa RT lebih memilih untuk kebijakan yang lain seperti kenaikan insentif atau gaji ketua RT, sekretaris, dan bendahara.

Seperti yang disampaikan Samsul Ponco, Ketua RT 21, Kelurahan Bontang Baru, dia mengatakan alangkah baiknya jika anggaran pengadaan 550 laptop digunakan untuk program dua ratus juta (Produta). Mengingat Produta tahun 2018 ini hanya Rp 15 juta. Menurutnya, jika anggaran Produta ditambah, tentu bisa menyelesaikan permasalahan kecil yang ada di lingkungan RT.

Selain itu, dirinya juga lebih memilih agar pemerintah lebih baik menaikkan insentif sekretaris dan bendahara RT. “Saat ini mereka (sekretaris dan bendahara, Red.) hanya mendapat insentif Rp 100 ribu per bulan, termasuk insentif RT, kalau bisa dinaikkan karena hanya Rp 750 ribu,” jelas Samsul, Kamis (15/3) kemarin.

Baca Juga:  Genjot PAD dari Retribusi Parkir, Bakhtiar Desak Pemkot Bentuk UPT

Sementara lanjut dia, jika laptop dibagikan tahun 2019 maka seluruh ketua RT di wilayah Bontang baru sudah habis masa jabatannya.

“Tak hanya itu, sebenarnya lebih bagus juga menaikkan insentif guru ngaji dan imam masjid, karena mereka lebih butuh perhatian pemerintah. Karena selama ini mereka telah mendidik anak-anak Bontang di bidang agama,” ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Nasir. Warga Kelurahan Api-Api ini mengatakan, jika Pemkot berencana membagikan laptop kepada ketua RT pihaknya kurang setuju. Karena menurutnya perlu pertimbangan kembali dari berbagai hal. Mengingat kepemilikan laptop tersebut tentu akan masuk sebagai aset Pemkot Bontang karena anggaran yang digunakan dari APBD Bontang. Sehingga laptop tersebut bukan lagi hak milik para ketua RT dan masuk inventaris RT. “Nah, ini untuk maintenance-nya bagaimana, karena pasti tidak akan bertahan lama karena mudah rusak,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemkot Gelar Sosialisasi Saber Pungli 

Dirinya juga mempertanyakan apakah pembagian laptop ini jika sudah pergantian RT ada jatah laptop baru atau seperti apa. “Tidak mungkin setiap pergantian RT diberikan laptop baru, karena menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” tukasnya. (mga)

Tags: ketua rtLabtob Gratispemkot bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Neni Ingin Tingkatkan Poin WTP 

Next Post

Pilgub Kaltim Perlu Pengawasan dari Semua Elemen

Related Posts

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53
Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat
Pemkot Bontang

Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat

25 Agustus 2026, 16:05

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.