• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial

Kinerja Triwulan III Meningkat, Pupuk Indonesia Terus Kembangkan Diri

by BontangPost
28 Oktober 2018, 08:00
in Advertorial
Reading Time: 2 mins read
0
PENUH SEMANGAT: Momen kekompakan yang diperlihatkan Jajaran Direksi PT Pupuk Indonesia (Persero) yakni Aas Asikin Idat (dua dari kiri), Achmad Tossin Sutawikara dan Winardi Sunoto bersama Direktur Utama Pupuk Kaltim Bakir Pasaman (dua dari kanan).(FAUZI/HUMAS PUPUK KALTIM)

PENUH SEMANGAT: Momen kekompakan yang diperlihatkan Jajaran Direksi PT Pupuk Indonesia (Persero) yakni Aas Asikin Idat (dua dari kiri), Achmad Tossin Sutawikara dan Winardi Sunoto bersama Direktur Utama Pupuk Kaltim Bakir Pasaman (dua dari kanan).(FAUZI/HUMAS PUPUK KALTIM)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Komitmen Pupuk Indonesia untuk menjadi garda terdepan ketahanan pangan nasional terus dibuktikan melalui kinerja positif di triwulan III 2018. Salah satunya dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) BUMN oleh PT Pupuk Indonesia dan Pupuk Kaltim di Ruang Media Centre, Hotel Equator, Sabtu (27/10).

Dalam jumpa pers bersama awak media lokal dan nasional, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Aas Asikin Idat menjelaskan rangkaian Rakor BUMN akan berlangsung selama tiga hari hingga Selasa (30/10) mendatang. Lanjut dia, Pupuk Kaltim merupakan salah satu anak perusahaan dari PT Pupuk Indonesia, di mana PT Pupuk Indonesia memiliki 10 anak perusahaan (anper). Pupuk Kaltim merupakan produsen di lingkungan Pupuk Indonesia yang terbesar, baik dari segi produksi maupun penjualan.

Berbicara performance di 2018, dari segi penjualan maupun produksi pupuk di lingkup Pupuk Indonesia Grup, hingga September 2018 mencapai 8,965 juta ton atau meningkat 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga:  Utamakan Inovasi dalam Memimpin Perusahaan, Dirut Pupuk Kaltim Raih Penghargaan CEO Terbaik

“Penjualan pupuk untuk sektor PSO yaitu penyaluran pupuk bersubsidi ke sektor tanaman pangan. Hingga saat ini sudah mencapai 6.633.982 ton atau meningkat lebih dari 300 ribu ton dibanding periode tahun lalu,” urai Aas.

Artinya, Pupuk Indonesia tetap memprioritaskan kebutuhan pupuk untuk pangan. Dalam mengamankan kebutuhan petani dan juga penyaluran pupuk bersubsidi semakin efektif dan dapat diterima oleh petani yang berhak memperolehnya. Peningkatan penjualan tersebut juga tidak bisa dilepaskan dari peningkatan penjualan ekspor yang tinggi yaitu mencapai 770.200 ton atau meningkat 60 persen dari tahun lalu.

“Prioritas utama perusahaan tetap untuk memenuhi kebutuhan sektor tanaman pangan dalam rangka penugasan PSO. Izin ekspor hanya bisa keluar jika kebutuhan dan stok dalam negeri sudah aman,” tegas Aas. Tidak hanya ekspor, penjualan ke sektor non subsidi, khususnya perkebunan juga mengalami kenaikan menjadi 1.552 juta ton atau naik sekitar 200 ribu ton dibandingkan periode yang sama pada 2017.

Baca Juga:  Ida Wakili Kampung Sidrap di Grand Final Karaoke Dangdut Ria Pupuk Kaltim

Menghadapi era disrupsi, PT Pupuk Indonesia (Persero) terus mengembangkan diri untuk meningkatkan daya saing khususnya di pasar global. Aas mengungkapkan, perusahaan telah menyiapkan sejumlah langkah untuk terus berkembang. Antara lain melalui program pengembangan NPK, pengembangan produk baru, pengembangan bahan baku NPK, peningkatan daya saing produk, pengembangan bisnis non pupuk, penataan anak-anak perusahaan serta riset terintegrasi.

“Ke depan, kami akan lebih memprioritaskan pada pengembangan produk selain urea. Karena saat ini pasar urea dunia sudah mengalami oversupply. Di samping itu, prospek bisnis pupuk masih menjanjikan seiring meningkatnya jumlah penduduk dan berkurangnya lahan pertanian. Dibutuhkan jenis pupuk yang lebih baik dalam meningkatkan produktivitas tanaman, salah satunya lewat pengembangan pupuk NPK,” tambah dia.

Baca Juga:  Soal Waktu dan Upah Kerja Lembur, Disnaker Minta Perusahaan Patuhi Regulasi

Selain NPK, Pupuk Indonesia juga akan terus mengembangkan produk baru non pupuk. Antara lain melalui pembangunan pabrik ammonium nitrat di Pupuk Kaltim sebesar 75 ribu ton. “Pabrik ini dibangun bekerja sama dengan sesama BUMN yaitu PT Dahana. Selain itu, Pupuk Indonesia juga akan mengembangkan bisnis petrokimia seperti ethylene dan polyethylene, rencananya akan dibangun di Bintuni dan juga pengembangan methanol di Bontang,” tutur Aas. (ra/adv)

Tags: advertorialpupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Presiden Jokowi Bagikan 300 Sertifikat Tanah

Next Post

Infrastruktur Buruk, Pariwisata Sulit Berkembang

Related Posts

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.