• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Presiden Jokowi Bagikan 300 Sertifikat Tanah

by BontangPost
27 Oktober 2018, 17:50
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
KEBAGIAN SERTIFIKAT: Salah seorang warga Bontang Ujun Unun (kanan) berfoto dengan Presiden Joko Widodo dan Gubernur Kaltim, Isran Noor usai menerima sertifikat tanah, Kamis (25/10) lalu.(BPN BONTANG UNTUK BONTANG POST)

KEBAGIAN SERTIFIKAT: Salah seorang warga Bontang Ujun Unun (kanan) berfoto dengan Presiden Joko Widodo dan Gubernur Kaltim, Isran Noor usai menerima sertifikat tanah, Kamis (25/10) lalu.(BPN BONTANG UNTUK BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Sekira 300 warga Bontang menerima sertifikat tanah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat bertandang ke Samarinda, Kamis (25/10) lalu. Kebanyakan dari mereka yang mendapatkan sertifikat itu adalah warga dari Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bontang, Hardiyono menuturkan, rata-rata luas tanah warga yang memperoleh sertifikat yakni 100-500 meter persegi. Untuk wilayah Kota Taman, ukuran itu memang terbilang cukup kecil.

“Selain karena di Bontang sudah mulai padat permukiman, kebanyakan di antara tanah di Bontang rata-rata telah dikaveling,” kata Hardiyono didampingi Kepala Seksi (Kasi) Iinfrastruktur Pertanahan, Fauzan.

Diakui Hardiyono, secara kuantitas jumlah sertifikat yang diperolah warga Bontang masih sangat kurang. Apalagi di tahun 2018 ini instansi yang ia pimpin ditarget bisa melakukan pengukuran dan penerbitan sekitar 8.000 sertifikat.

Baca Juga:  Aktivitas Sore di Taman Tanjung Laut

Namun dikarenakan beberapa kendala teknis, BPN Bontang hanya bisa melakukan pengukuran sekitar 6.000 sertifikat. Sebanyak 2.000 kuota di antaranya terpaksa diserahkan ke BPN Kutai Kartanegara (Kukar).

“Di 2018 kami ditarget hanya 6.000 sertifikat saja. Memang agak turun. Karena kami tidak bisa meng-cover kuota 8.000 sertifikat yang sudah diberikan,” ujarnya.

Di sisi lain, ditambahkan Fauzan, kebanyakan dari mereka yang punya kaveling tanah di Kota Taman adalah orang yang berasal dari luar Bontang. Sehingga dari sisi obyek tanah diakuinya memang ada, namun untuk subyek atau orangnya sulit didapatkan.

“Dari jatah 6.000 sertifikat yang masuk di Bontang, semuanya sudah terukur. Yang sudah masuk K1 atau telah memperoleh sertifikat ada 2.000-an. Selebihnya sudah diukur dan tinggal proses penerbitan sertifikat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Waduk Suka Rahmat Dianggap Solusi Banjir

Kata Fauzan, pada tahun 2019 instansi tempat dia berharap warga Bontang lebih aktif dan lebih banyak yang mengikuti program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

“Pada tahun 2017 lalu, target pengukuran tercapai 15 ribu. Yang sudah terbit sertifikatnya ada 7.800,” katanya.

Kurang aktifnya masyarakat mengurus sertifikat tanahnya diakuinya menjadi kendala tersendiri bagi BPN Bontang. Selain itu, banyak dari nama dalam surat menyurat sertifikat adalah nama pemilik yang lama.

“Banyak juga di antara pemilik tanah itu tidak membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Selain itu, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di Bontang juga terbilang cukup tinggi,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan semakin banyaknya warga yang memiliki sertifikat, maka permasalahan sengketa atas tanah juga semakin bisa berkurang. Untuk mereka yang punya kegiatan usaha, diharapkan bisa dimanfaatkan untuk menambah modal.

Baca Juga:  Libur Natal, Objek Wisata Bontang Ramai Pengunjung

“Sebagaimana disampaikan Pak Presiden, sertifikat tanah yang digadaikan ke bank, jangan hanya untuk kebutuhan konsumtif seperti beli motor dan mobil. Tetapi bisa dimanfaatkan untuk keperluan usaha,” tandasnya. (drh)

Tags: bontangKunjungan PresidenSertifikat Tanah
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bontang Diminta Buat Kalender Pariwisata

Next Post

Kinerja Triwulan III Meningkat, Pupuk Indonesia Terus Kembangkan Diri

Related Posts

Cara Pisah Sertifikat Tanah Tanpa Menghapus Sertifikat Induk, Ini Syarat dan Prosedurnya
Nasional

Cara Pisah Sertifikat Tanah Tanpa Menghapus Sertifikat Induk, Ini Syarat dan Prosedurnya

29 Juni 2026, 13:09
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dua Tahun Tanah Terlantar atau Tidak Dimanfaatkan, Statusnya Bakal Jadi Tanah Negara
Kaltim

Dua Tahun Tanah Terlantar atau Tidak Dimanfaatkan, Statusnya Bakal Jadi Tanah Negara

20 Juni 2025, 13:32
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Aksi Presiden Jokowi di Pasar Merdeka Samarinda, Lempar Kaos dan Bagi Paket Sembako
Kaltim

Aksi Presiden Jokowi di Pasar Merdeka Samarinda, Lempar Kaos dan Bagi Paket Sembako

21 September 2023, 13:38

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.