• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial

Komitmen Gunta Samba Terhadap HIV Aids 

by BontangPost
14 April 2017, 12:31
in Advertorial
Reading Time: 2 mins read
0
SOSIALISASI: PT Gunta Samba menjadi panitia dan fasilitator dalam pertemuan forum dikusi Aids Kabupaten Kutim ke - V yang dilaksanakan di Hotel Kutai Permai Sangatta.(DIRHAN/SANGATTA POST)

SOSIALISASI: PT Gunta Samba menjadi panitia dan fasilitator dalam pertemuan forum dikusi Aids Kabupaten Kutim ke - V yang dilaksanakan di Hotel Kutai Permai Sangatta.(DIRHAN/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Fasilitasi Forum Dikusi Kabupaten, Pekerja Rutin Diperiksa

SANGATTA – Pencegahan dan penanganan terhadap HIV Aids menjadi salah satu tugas kemanusian yang diemban PT Gunta Samba. Diantaranya dengan panitia pertemuan forum diskusi HIV ke – V yang mengandeng Komisi Penanggulangan Aids Daerah (KPAD) Kutim, Rabu (12/4) lalu.

Kegiatan yang dihelat di Hotel Kutai Permai Sangatta ini mengusung tema “Menangani HIV di Perusahaan Tidak Perlu Panik”. Kegiatan dihadiri perusahaan dari pelbagai sektor di Kutim, tokoh masyarakat, dan lembaga pegiat pencegahan HIV.

Hadir sebagai narasumber yakni dr Joseph Wijaya Tarihoran, selaku Chief Medical Officer Internasional SOS, Doris Lalamentik, PKM Teluk Lingga, dan dr Rakhmadi, dokter RSUD Kudungga Sangatta.

Koordinator Manager Kaltim 1 M Thamrin didampingi Kepala Perwakilan PT Gunta Samba Budi Prasetyo mengatakan, hadirnya forum diskusi tersebut wujud komitmen pihaknya terhadap HIV Aids di Kutim. Khususnya yang banyak diidap mereka yang bekerja di lingkungan perusahaan.

Baca Juga:  Jalan Pendekat ke Pelabuhan Sangatta Segera Rampung, PU Target Satu Minggu Siap Dilewati 

“Sosialisasi Aids ini sangat penting. Kalau ada pekerja yang mengidap virus tersebut tentu dapat mempengaruhi kerja karyawan dan produktifitas perusahaan. Termasuk bagi kesehatan pekerja itu sendiri,” katanya.

Dampak HIV Aids harus disosialisasikan secara masif. Ini bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tapi kewajiban semua elemen masyarakat. Menurut Budi, apa yang dilakukan pihaknya adalah wujud dari dukungan tersebut.

Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit, Gunta Samba memiliki banyak pekerja. Mereka berasal dari pelbagai daerah. Baik di Kaltim, Jawa, hingga daerah Nusa Tengara Timur (NTT).

“Kami akan rutin mengalakan pemeriksaan pekerja setiap bulannya, guna mendeteksi dini penyebaran HIV Aids kepada karyawan perusahaan. Kami ini semua pekerja steril. Tapi jika memang ditemukan, maka bisa langsung diobati,” katanya.

Baca Juga:  Tingkatkan Kualitas Jalan di Pedalaman, Pemkab Pakai Skema Multiyears 

Selain itu, edukasi kesehatan juga akan ditingkatkan. Sehingga pekerja memahami bahaya dan resiko hubungan seks bebas (free sex). Apalagi sampai jajan seks di tempat-tempat prostitusi yang penuh risiko.

“Perusahaan kami akan memeriksa dan memberikan dukungan untuk kesehatan karyawan. Kami ingin semua karyawan Gunta Samba bebas HIV Aids. Sehingga karyawan bisa jadi pelopor pencegahan virus tersebut,” harapnya.

Harmadji Partodarsono selaku Ketua KPAD Kutim mengapresiasi komitmen Gunta Samba menjadi pelopor pencegahan HIV Aids. Menurutnya, keterlibatan perusahaan diperlukan agar ke depan tidak ada lagi pekerja yang mengidap penyakit yang belum memiliki obat penawar ini.

“Perlu diketahui, lebih dari 85 persen kasus HIV Aids ada pada kelompok usia produktif. Nah, itu banyak di sektor pekerja seperti perkebunan kelapa sawit dan areal pertambangan,” ungkapnya.

Sehingga tempat kerja adalah lingkungan strategis untuk melakukan intervensi pencegahan HIV Aids. Karenanya, langkah yang diambil Gunta Samba sudah tepat mencegah penyebaran Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (Aids).

Baca Juga:  KPU Kutim Minta Dana Rp 46 M

“Makanya kami sangat senang dengan terlibatnya Gunta Samba dalam program pencegahan HIV Aids di lingkungan kerja. Apalagi areal kerja mereka ini ada di daerah pelosok Kutim, Sangkulirang. Artinya kami tidak harus terjun langsung ke lokasi, tinggal memberikan pendampingan,” tutupnya.

Untuk diketahui, untuk melakukan pemeriksaan rutin pekerja, Gunta Samba memiliki dua orang dokter umum. Mereka adalah dr Andika Yudha Prawira dan dr Ayu Dhani Marzina. Keduanya juga bertugas mensosialisasikan bahaya HIV Aids bagi pekerja.

Selain itu, Gunta Sama merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit pertama di Kutim yang menjadi ketua panitia forum diskusi Aids. Sebelumnya, kegiatan ini diselenggarakan oleh perusahaan pertambangan. (drh/adv)

Tags: advetorialhiv aidsSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

100 Siswa Ikuti Seleksi Paskibraka, Tahap Awal Luluskan 36 Orang 

Next Post

Belajar Proses Pembuatan Koran, PAUD Terpadu Al Kautsar Berkunjung ke Bontang Post 

Related Posts

Kasus HIV di Kaltim Diduga Masih Banyak, Daerah Terkendala Anggaran untuk Deteksi
Bontang

Kasus HIV di Kaltim Diduga Masih Banyak, Daerah Terkendala Anggaran untuk Deteksi

14 September 2026, 19:46
HIV/AIDS Masih Jadi Ancaman, DPRD Kaltim Bentuk Pansus untuk Ubah Aturan Lama
Kaltim

HIV/AIDS Masih Jadi Ancaman, DPRD Kaltim Bentuk Pansus untuk Ubah Aturan Lama

21 Agustus 2026, 17:00
Balikpapan Masuk Zona Merah HIV, Homoseks dan Pengguna Narkoba Suntik Kelompok Paling Rentan
Kaltim

Balikpapan Masuk Zona Merah HIV, Homoseks dan Pengguna Narkoba Suntik Kelompok Paling Rentan

10 September 2025, 11:00
Ratusan Mahasiswa Bandung Positif Terinfeksi HIV AIDS
Kesehatan

Ratusan Mahasiswa Bandung Positif Terinfeksi HIV AIDS

26 Agustus 2022, 16:30
Penderita HIV/AIDS Sulit Diawasi
Bontang

Penderita HIV/AIDS Sulit Diawasi

6 Desember 2019, 15:06
Kisah 14 Anak dengan HIV/AIDS Ditolak Bersekolah di Solo
Feature

Kisah 14 Anak dengan HIV/AIDS Ditolak Bersekolah di Solo

19 Februari 2019, 17:00

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.