BONTANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bontang menggelar rapat koordinasi persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porpov) Kaltim VI. Kegiatan ini dilaksanakan Sabtu (29/9) kemarin, di ruang pertemuan Hotel Oak Tree. Salah satu agendanya terkait penyetoran nama atlet yang bakal didaftarkan pada setiap cabang olahraga (cabor).
Ketua KONI Bontang Aminullah berharap rapat kali ini dapat dimaksimalkan. Mengingat hari ini (30/9), nama tersebut akan dikirim kepada pengurus besar (PB) Porprov. “Besok (hari ini, Red.) harus setor nama atlet mengingat ada beberapa cabor yang belum menyerahkan data tersebut,” kata Aminullah.
Ia pun juga meminta kepada pengurus cabor untuk tidak menyalahkan KONI Bontang terkait perlengkapan atlet, terkait dengan pengadaan sepatu dan seragam. “Apabila sudah dipesan dan tidak sesuai ukurannya, jangan salahkan kami jika terlambat memberikan informasi,” ungkapnya.
Aminullah pun mengusulkan beberapa venue pertandingan dipindahkan ke Bontang. Seperti ski air, dayung, dan sepak bola. Untuk ski air dan dayung, yang menjadi perhatian sehubungan venue pertandingan yakni polder Jalan Ilham Maulana, Sangatta Utara. Di mana lokasi tersebut merupakan sarang buaya. Sebelumnya, selam, boling, renang, hoki, dan sofbol dipastikan bakal dihelat di Kota Taman.
“Ada beberapa faktor yang menjadi perhatian salah satunya keberadaan buaya. Minta pertanggungjawaban dari PB Porprov, bisa menjamin tidak kalau dayung tetap digelar di Kutim. Jangan-jangan buayanya masih ada,” ucapnya.
Aminullah pun menargetkan kontingen Bontang dapat menembus posisi lima besar. Adapun cabor andalan yang ditarget dapat mendulang medali emas di antaranya Judo, Karate, Silat, dan Sepatu Roda. Meskipun demikian Aminullah meminta semua cabor dapat dimaksimalkan.
Rapat ini juga dihadiri oleh Sekretaris Umum KONI Kaltim Afiat Mirsyam Rasyid. Dalam sambutannya, ia mengatakan terkait venue seharusnya enam bulan lalu sudah dipastikan. Akan tetapi hingga kini, pun hal tersebut urung dilakukan. “Bisa saja venue berubah setiap saat, karena belum ada dokumen yang dipegang,” kata Afiat.
Dikatakan pula, berkenaan dengan keterbatasan anggaran untuk persiapan porprov, seluruh daerah di Kaltim mengalami hal tersebut. Ia berharap meskipun dengan anggaran yang minim, pelaksanaan Porprov VI tetap berjalan dengan baik.
“Porprov nantinya akan melibatkan segenap potensi olahraga di Kaltim. Sehubungan dengan ini, agar mempersiapkan sebaik-baiknya atlet dan pelatih,” ucapnya.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh 54 pengurus cabor yang ada di Bontang. Rangkaian persidangan pun terbagi dalam tiga sesi. Mulai persiapan kontingen, persiapan rapat anggota tahunan (RAT), dan finalisasi kepesertaan porprov VI 2018. (ak/adv)







