BONTANGPOST.ID, Bontang – Wakil Ketua Umum IV KONI Kaltim Shemmy Permata Sari mengingatkan pengurus KONI Bontang dan seluruh cabang olahraga (cabor) untuk berhati-hati dalam mengelola dana hibah.
Pesan tersebut disampaikan Shemmy saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) KONI Bontang, Sabtu (29/8/2026). Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap penggunaan anggaran.
“Saya berpesan kepada seluruh pengurus KONI Kota Bontang dan cabang-cabang yang ada di dalamnya agar berhati-hati dalam mengelola dana hibah. Selalu kedepankan transparansi dan akuntabilitas,” ujarnya saat membacakan sambutan Ketua KONI Kaltim.
View this post on Instagram
Menurut Shemmy, pengurus KONI dan cabor juga perlu membangun komunikasi dengan lembaga yang memiliki kewenangan dalam pengawasan keuangan. Hal itu penting agar pengelolaan anggaran tidak sekadar memenuhi kelengkapan administrasi.
Ia mendorong pengurus untuk meminta masukan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait tata kelola anggaran, sehingga penggunaan dana hibah dapat berjalan sesuai ketentuan.
“Jangan sampai hanya melibatkan lembaga seperti Badan Pemeriksa Keuangan. Kedepankan komunikasi dan memohon masukan dari Badan Pemeriksa Keuangan agar penggunaan anggaran benar-benar transparan,” katanya.
Ia menegaskan, kehati-hatian dalam mengelola dana hibah bukan hanya berkaitan dengan kewajiban administrasi. Tata kelola anggaran yang baik juga menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap organisasi olahraga.
“Ini soal menjaga kepercayaan publik terhadap organisasi olahraga,” pungkasnya. (*)







