• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Kontribusi Pasar Masih Minim, Perusda Pasar Menanti Kajian di Malang

by BontangPost
18 April 2017, 12:45
in Kaltim
Reading Time: 1 min read
0
Hermanto (Fahmi Fajri/Metro Samarinda)

Hermanto (Fahmi Fajri/Metro Samarinda)

Share on FacebookShare on Twitter

 

SAMARINDA – Wacana pembentukan Perusahaan Daerah (Perusda) Pasar masih dikaji. Pemkot berencana menyadur ilmu sejumlah daerah yang telah lebih dulu membangun badan usaha milik daerah (BUMD) tersebut. Salah satunya yang sudah dalam radar yakni Malang, Jawa Timur.

“Dipelajari dulu yang di Malang. Kalau memang dirasa menguntungkan, ditiru apa saja prosedurnya,” jelas Penjabat (Pj) Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Hermanto, Senin (18/4).

Tidak hanya itu, mereka berencana mengadopsi peraturan daerah (perda) yang digunakan dan menyadur Peraturan Pemerintah 8/2016 tentang Kearifan Pemerintah Daerah.

Wacana pembentukan Perusda Pasar tidak lepas dari minimnya kontribusi pasar semimodern yang sudah dibangun pemkot, hasil kerja sama dengan pihak ketiga. Empat pasar yang dimaksud yakni Segiri Grosir Samarinda, Pasar Kedondong, Pasar Pagi Lantai 3, dan Pasar Sungai Dama Baru.

Baca Juga:  Duit CSR Diembat

Angka retribusi tiap tahunnya tak pernah mencapai target. Ada pula yang tidak bisa melanjutkan pembangunan. “Harapannya perusda ini dapat mengelola pasar nantinya. Sementara hanya satu pasar dulu. Kalau efektif, baru mengelola pasar lainnya,” papa Hermanto.

Selain itu, mereka mewacanakan rancangan peraturan wali kota (perwali) agar pedagang kaki lima (PKL) di tepian Sungai Mahakam bisa berkontribusi kepada kas daerah.

“Itu harus ditarik kontribusinya. Apalagi kebersihan menjadi tanggung jawab pemkot. Dengan Perusda Pasar, diharapkan bisa merangkul semuanya,” pungkasnya. (*/dq/ndy/kpg/gun)

Tags: Metro Samarindapasar tradisionalsamarinda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Cindy Yuni Kharisma, Sukarelawan di KPAID Samarinda; Pelajari Psikologis Anak, Tertarik Selesaikan Kasus

Next Post

Isran-Nusyirwan Bertahan

Related Posts

Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN
Kaltim

Andi Harun Protes ke Pemprov Kaltim, 49.742 Warga Miskin Samarinda Terancam Kehilangan JKN

11 April 2026, 11:30
Neni Soroti Pengelolaan Sampah di Pasar Tradisional Bontang yang Masih Buruk
Bontang

Neni Soroti Pengelolaan Sampah di Pasar Tradisional Bontang yang Masih Buruk

18 Maret 2026, 15:06
Pemkot Bontang Anggarkan Rp981 Juta untuk Pengadaan Portal Parkir Elektronik di Tiga Pasar
Bontang

Pemkot Bontang Anggarkan Rp981 Juta untuk Pengadaan Portal Parkir Elektronik di Tiga Pasar

3 Maret 2025, 12:30
72 Bangunan di Bantaran Sungai Karang Mumus Dibongkar
Kaltim

72 Bangunan di Bantaran Sungai Karang Mumus Dibongkar

23 Desember 2022, 10:00
Kelelahan Mengemudi dari Kutim, Penabrak Ruko di Samarinda Jadi Tersangka
Kaltim

Kelelahan Mengemudi dari Kutim, Penabrak Ruko di Samarinda Jadi Tersangka

21 April 2022, 10:00
Sopir yang Diduga Penyebab Kebakaran Ruko di Samarinda Diamankan
Kaltim

Sopir yang Diduga Penyebab Kebakaran Ruko di Samarinda Diamankan

18 April 2022, 11:30

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.