• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

KPU Jelaskan Posisi Awang Faroek 

by BontangPost
9 November 2018, 16:20
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
M Syamsul Hadi(DOK/METRO SAMARINDA)

M Syamsul Hadi(DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) membenarkan Safaruddin sebagai Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Kaltim pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin (Jokowi-Ma’ruf).

Komisioner KPU Kaltim, Muhammad Syamsul Hadi mengatakan, struktur TKD tersebut merujuk surat keputusan (SK) yang diterima penyelenggara pemilu. SK itu dikeluarkan Tim Kampanye Nasional (TKN) di bawah kepemimpinan Erick Thohir.

“Di SK yang kami terima itu, Pak Safaruddin (sebagai Ketua TKD, Red.). (Kalau Pak Awang Faroek), beliau itu sebagai relawan,” ungkapnya, Kamis (8/11) kemarin.

Awang Faroek disahkan sebagai relawan pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor 01 itu lewat SK nomor SKT519/TKN/DRL-JKW-MA/X/2019 yang diterbitkan pada 1 Oktober 2018.

Dengan demikian, kata Syamsul, mantan Gubernur Kaltim itu dapat melaksanakan kampanye. Dengan syarat, yang bersangkutan mendapatkan legalitas dari TKD di tingkat provinsi.

Baca Juga:  Awang Faroek Hanya Jadi Relawan 

“Relawan itu bisa disahkan sebagai pelaksana kampanye atau petugas kampanye. Selama mengikuti prosedur yang ada, bisa melakukan kampanye. Syarat dia mendapatkan SK atau mandat atau surat tugas,” jelasnya.

Awang Faroek lewat siaran pers yang disampaikannya pada Metro Samarinda, tidak menyebut dirinya sebagai relawan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang diusung mayoritas partai politik tersebut.

Dia membenarkan telah menerima SK pada 1 Oktober lalu. Sebelumnya pada 1 Agustus 2018, mantan Bupati Kutai Timur itu didaulat sebagai tim kampanye oleh anggota Wantimpres, Sidarto, di Hotel Bumi Senyiur Samarinda.

“Justru Tim Sukses Pemenangan H Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin di Kaltim yang dipimpin Awang Faroek lengkap dengan perangkatnya telah terdaftar di KPU pada 6 Oktober 2018,” sebut Awang Faroek.

Baca Juga:  Awang Enggan Beberkan Bukti? 

Katanya, hanya tim di bawah kepemimpinannya yang aktif dan diakui masyarakat. Sehingga mendapatkan surat pengakuan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dengan nomor 703/K.BAWASLU.PROV.KI/PM.05.01/11/2018.

Dia menegaskan telah melakukan kampanye pada 4 November 2018 di Kota Tenggarong. Kemudian sosialisasi itu berlanjut pada 6 November di Balikpapan. “(Kampanye) di Tenggarong dan Balikpapan dihadiri oleh ratusan orang dan sembilan partai politik pengusung/pendukung yang turut memberikan pidato kampanye,” terangnya.

Demi memantapkan langkah tim di bawah kepemimpinannya, Awang Faroek telah menyelenggarakan penataran tim kampanye. Kemudian membekali tim agar menjadi juru kampanye yang tidak menyebarkan fitnah, hoaks, kampanye hitam, dan menjadi teladan kampanye damai.

Awang Faroek menyesalkan perbedaan keterangan yang diberikan Bawaslu dan KPU Kaltim terkait legalitas dirinya sebagai TKD. Padahal, kedua penyelenggara pemilu itu hanya berpesan agar setiap kegiatan kampanye diberitahukan pada Kapolda dan Kapolres.

Baca Juga:  Pemerintah Bantah Tuduhan Konspirasi Pemilu

“(Saya) menyesalkan mengapa antara KPU dan Bawaslu berbeda pendapat. Lembaga yang dipercaya untuk menyelenggarakan pemilu yang damai di Kaltim,” sesalnya.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Kaltim, Saipul mengatakan, Awang Faroek disebut sebagai ketua kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01. Namun dalam struktur tim yang didaftarkan di KPU, tidak terdapat nama mantan gubernur dua periode itu.

“Ketentuannya harus terdaftar di KPU. Tetapi beliau tidak terdaftar. Beliau sebagai relawan. Bukan sebagai tim kampanye,” ungkap Saipul. (*/um)

Tags: Awang Faroek IshakJokowi-Ma'rufkpu
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jatah 33,5 Persen untuk Kukar Dinilai Tak Adil

Next Post

Peserta CPNS Sebut Soal Terlalu Sulit 

Related Posts

Jalan Tol Samarinda-Bontang Tak Masuk Prioritas 2022, Lelang Paling Cepat 2023
Kaltim

Wakil Kaltim di Senayan Janji Bakal Perjuangkan Nama Awang Faroek Ishak Gantikan Tol Balsam

26 Desember 2024, 10:52
Sejumlah Warisan Awang Faroek, dari PON hingga Jalan Tol Pertama di Kalimantan
Kaltim

Mantan Rektor Unmul Usulkan Nama Tol Balsam Diganti Tol Awang Faroek Ishak

25 Desember 2024, 13:00
Sejumlah Warisan Awang Faroek, dari PON hingga Jalan Tol Pertama di Kalimantan
Kaltim

Sejumlah Warisan Awang Faroek, dari PON hingga Jalan Tol Pertama di Kalimantan

24 Desember 2024, 11:02
7 Peserta Seleksi Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota di Kaltim Lapor KPU Pusat
Bontang

7 Peserta Seleksi Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota di Kaltim Lapor KPU Pusat

18 Januari 2024, 19:56
Ketua KPU Ungkap Kemungkinan Pemilu 2024 Coblos Partai Bukan Caleg
Nasional

Ketua KPU Ungkap Kemungkinan Pemilu 2024 Coblos Partai Bukan Caleg

29 Desember 2022, 21:00
KPU Sebut Dua Parpol Lakukan Pencatutan Nama Dalam Sipol
Bontang

KPU Sebut Dua Parpol Lakukan Pencatutan Nama Dalam Sipol

12 Agustus 2022, 13:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejari Bontang Dalami Dugaan Kredit Fiktif BPR, Empat Saksi Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.