Menilik Program Lurah Baru Bontang Kuala, Wahyuni
Memimpin wilayah yang sebagian besar adalah daerah pemukiman di atas laut, membuat program yang dicanangkan Wahyuni akan lebih banyak pada penguatan sektor maritim.
Bambang, Bontang
Mengurusi urusan Bontang Kuala bukan hal baru lagi bagi sosok Wahyuni. Pasalnya sebelum adanya mutasi, dirinya juga merupakan bagian dari pegawai Kelurahan Bontang Kuala. Sehingga sedikit banyak sudah mengetahui kondisi internal dari kelurahan tersebut.
Di masa kepemimpinan lurah sebelumnya, saat itu Wahyuni masih ditempatkan sebagai Kasi PMKS kelurahan. Namun sejak mutasi yang dilakukan akhir tahun lalu, dirinya dipercaya oleh Wali Kota untuk menggantikan posisi Eko Mashudi.
Terkait program kerja yang akan dia canangkan selama menjadi lurah, Wahyuni mengaku akan lebih menguatkan lagi sektor maritim yang ada di Bontang Kuala. Hal ini karena sebagian besar wilayah Bontang Kuala adalah wilayah pesisir. Terbukti, dari total 16 RT yang ada di Kelurahan Bontang Kuala, 11 RT nya berada pada wilayah pemukiman diatas laut
“Apalagi penguatan sektor maritim ini juga sejalan dengan visi misi Pemkot Bontang. Tentu sangat mendukung apa yang dicanangkan bu wali dan pak wakil,” ujarnya kepada Bontang Post.
Wahyuni melanjutkan, penjabaran program penguatan sektor maritim tersebut diantaranya berupa pemberian pelatihan dan edukasi kepada nelayan dan pelaku usaha hasil laut, serta penyuluhan kepada para generasi muda Bontang Kuala tentang tata cara menangkap ikan yang baik, pemberian asuransi dan kelengkapan melaut ke para nelayan, hingga memberikan pembelajaran kepada generasi muda untuk menjaga ekosistem laut.
Selain penguatan sektor maritim, Wahyuni juga akan memaksimalkan potensi wisata Bontang Kuala seperti Sungai Belanda dan Pulau Segajah. Ini juga mendukung program Pemkot untuk mendorong sektor pariwisata sebagai unggulan Bontang pasca migas. Sementara untuk wilayah daratan, Wahyuni juga akan memperluas Ruang Terbuka Hujau (RTH).
“Sebenarnya apa yang dilakukan lurah sebelumnya semuanya sudah berjalan sangat baik. Tinggal ditingkatkan saja apa yang masih kurang,” terangnya.
Terkait koordinasi dengan para RT, dirinya mengaku sudah mengenal semua RT yang ada di Bontang Kuala. Bahkan untuk mempermudah komunikasi dengan para ketua RT, kini juga telah ada grup Whatsapp sehingga daru grup itulah, koordinasi diharapkan dapat terus terjalin walau harus tanpa bertatap muka.
“Kami berharap, Kelurahan bersama elemen masyarakat lainnya dapat bersama-sama mengembangkan Bontang Kuala menjadi lebih baik,” tukasnya. (*)







