BONTANG – Kelurahan Satimpo, Bontang Selatan mengusulkan pembangunan kantor kelurahan baru. Hal ini dikarenakan kantor kelurahan saat ini dianggap kurang layak untuk pelayanan kepada warga. Saat ini, kantor kelurahan Satimpo masih menumpang pada gedung milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bontang di Jalan HM Ardans.
“Kantor yang ada saat ini kurang layak dalam pelayanan kepada warga. Tapi kami beruntung karena menumpang di aset milik Pemkot Bontang. Sehingga tidak membayar sewa gedung,” tutur Lurah Satimpo Reni Eka Wahyuni kepada Bontang Post.
Kata dia, kantor kelurahan semestinya memiliki balai pertemuan warga. Sementara ruang pertemuan yang ada di kantor kelurahan saat ini dirasa sempit, hanya mampu menampung sekitar 50 warga. Selain sempit, ruang ini bukan hanya digunakan sebagai ruang pertemuan. Melainkan juga digunakan untuk keperluan lain. Yaitu untuk ruang sekretariat kegiatan kelurahan dan juga gudang.
“Sekretariat GSI (Gerakan Sayang Ibu) dan gudang juga menggunakan ruangan itu. Untuk menyimpan raskin (beras miskin) juga di situ. Jadi sebenarnya kurang representatif sebagai tempat pertemuan,” ungkap Reni.
Karena kapasitasnya yang kurang itu, tak jarang untuk menggelar kegiatan pertemuan warga pihak kelurahan mesti meminjam aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bontang. Ruangan-ruangan pelayanan di kantor tersebut juga dinilai sempit, sehingga terasa panas dan berdampak pada pelayanan. Hal ini dikarenakan ruangan yang ada di kantor kelurahan saat ini bersekat serta memiliki ventilasi yang kurang baik.
Dengan kondisi ini, Reni mengaku pihaknya sudah mengusulkan pembangunan kantor kelurahan yang baru. “Kami sudah mengusulkan pembangunan gedung baru dan pengadaan lahannya. Usulan ini sudah masuk dalam musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan),” ujarnya.
Namun dengan kondisi keuangan daerah saat ini, Reni pesimistis pembangunan gedung ini bisa terealisasi di tahun ini. Namun dia berharap pembebasan lahannya bisa dilakukan di tahun ini. Pihaknya sudah menemukan lokasi yang dianggap cocok untuk pembangunan kantor kelurahan yang baru. Yaitu di Jalan Kamboja, di depan Masjid Al-Muktar.
“Usulan lahan ini sudah kami sampaikan Desember tahun lalu. Mudah-mudahan lahannya dulu bisa dibebaskan di tahun ini. Kalau untuk pembangunan kantor baru sudah kami usulkan dalam tiga terakhir,” pungkas Reni. (luk)







