SANGATTA – Bupati Kutim Ismunandar dengan tegas meminta kepada semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) untuk terbuka memberikan informasi kepada wartawan di Kutim.
“Kalau ada informasi semua OPD wajib memberikan informasi yang benar kepada wartawan. Jangan ditutup-tutupi. Berikan semua hal yang bisa dipublikasi,” ujar Ismunandar dalam sambutannya saat pengukuhan pengurus AJKT periode 2017-2021 di Gedung Pelangi, Rabu (24/5) kemarin.
Keterbukaan informasi tersebut sudah diatur dalam peraturan. Sehingga tidak laik untuk disembunyikan. Terlebih semua untuk kepentingan daerah khususnya masyarakat. Sehingga perlu semua informasi dipublikasikan secara bebas kepada masyarakat.
Terkecuali informasi yang memang selaiknya menjadi rahasia negera. ” Tanpa wartawan program kerja kita tidak akan terlihat. Untuk itu perlu dukungan kepada wartawan. Sehingga semua program pemerintah bisa terpublish dengan benar dan menyeluruh,” katanya.
Karena Pemkab dan wartawan sama-sama memiliki mimpi yang sama, yakni memajukan Kutim. Hanya saja dengan jalan yang berbeda. Meskipun begitu niat dan perjuangan untuk mewujudkan Gerbang Desa Madu, fokus dan tuntas.
“Selama ini komunikasi kami (Pemkab) dengan wartawan sangat baik. Kita sama-sama bertekat untuk mewujudkan cita-cita Kutim,” katanya.
Dirinya juga mengaku tidak menutup pintu kritik dari wartawan. Karena kritik merupakan usaha untuk perubahan. Pastinya kritikan dilakukan bukan bertujuan untuk menjatuhkan melainkan membangun. “Mau dikritik silahkan untuk perbaikan. Intinya bertujuan untuk membangun Kutim,” katanya.
Bupati juga berharap agar Aliansi Jurnalis Kutim bisa mewadahi seluruh wartawan di Kutim, sehingga dapat bekerja secara profesional. Apalagi hampir seluruh wartawan di Kutim tergabung di dalam organisasi tersebut.
Ketua terpilih AJKT Dedhy mengatakan, kehadiran AJKT untuk menaungi para wartawan di Kutim. Organisasi ini juga bertekad agarpara kuli tinta selalu memegang teguh sikap jurnalisitik profesional.
“Selesai pengukuhan kami langsung menyusun program kerja. Beberapa bayangan program adalah deklarasi anti hoax, pengenalan dunia jurnalisik kepada pelajar dan mahasiswa,” beber Dedhy.
Ketua Panitia Pengukuhan Dirhanuddin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung acara tersebut. Diantaranya Pemkab Kutim, PT Kaltim Prima Coal (KPC), PT Pertamina, Polres Kutim, Kejari Kutim, DPRD Kutim, dan seluruh stakeholder yang terlibat.
“Tanpa dukungan dari seluruh stakeholder, rangkaian kegiatan Mubes AJKT hingga pengukuhan tidak dapat berjalan sukses. Sebab itu kami ucapkan banyak terima kasih,” ujarnya. (dy/hd)







