BONTANGPOST.ID, Bontang – Jumlah kunjungan pasien di Klinik Jantung RSUD Taman Husada Bontang, mengalami peningkatan signifikan dalam setahun terakhir.
Peningkatan kunjungan dari pasien jantung ini terjadi sejak biaya penanganan di klinik jantung tertanggung oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Yakni, pemasangan ring jantung.
Berdasarkan data Klinik Jantung RSUD Bontang, peningkatan jumlah pasien rutin kunjungi klinik, sejak Juli – Desember 2023 lalu, berkisar 30 pasien per bulan.
Dokter Spesialis Jantung RSUD Taman Husada Bontang dr Suhardi mengatakan, jumlah kunjungan ini memang dipengaruhi kerja sama dengan BPJS Kesehatan, yang mulai berlaku sejak 10 Juni 2023 lalu.
Apalagi, penanganan untuk mengatasi penyakit jantung koroner menggunakan Alat Kesehatan (Alkes) canggih. Yakni Cath Lab GE Innova IGS 5 Angiography.
“Periode 2023, pada semester awal jumlah kunjungan hanya 3 pasien. Setelah kerja sama dengan BPJS Kesehatan terjadi peningkatan 25-30 pasien setiap bulan,” kata Dokter Suhardi, Senin (7/10/2024).
Ia mengatakan, dari testimoni pasien yang berkunjung mereka merasa diberi kemudahan untuk mendapatkan penanganan di cath lab.
Mulai dari segi biaya dan waktu jarak tempuh. Sebab, sebelumnya mereka harus ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan jantung, seperti pemasangan ring jantung.
Kini, warga Bontang mulai penuhi daftar tunggu poli jantung hingga satu pekan untuk mendapatkan pelayanan kateterisasi jantung.
Tak hanya itu, dia berharap warga yang berdomisili di daerah penyangga juga dapat berkunjung, seperti Kutai Timur dan Kutai Kartanegara.
“Mereka lebih dekat kalau berobat di RSUD Bontang. Dengan begitu antrean panjang pasien jantung di luar daerah dapat terurai. Biasanya antrean bisa sampai 1 hingga 2 bulan,” ucapnya.
Namun, ia menjelaskan, peningkatan jumlah kunjungan ini tak terlepas dari dari faktor pelayanan para Tenaga Kesehatan (Nakes) berkompeten.
“Optimalisasi pelayanan dari Nakes harus ditunjang peralatan medis yang modern, untuk memaksimalkan layanan rumah sakit bagi masyarakat,” terangnya. (*)







