• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Sudah Tak Mampu Akomodasi Kendaraan, Usulan Gedung Parkir RSUD Senilai Rp11 Miliar

by Redaksi Bontang Post
23 Januari 2024, 14:41
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
RSUD Taman Husada Bontang.

RSUD Taman Husada Bontang.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Direksi RSUD Taman Husada menyatakan pengajuan untuk pembangunan area parkir mencapai Rp11 miliar. Namun demikian, angka tersebut bersifat dinamis. Direksi bisa melakukan pengurangan terhadap pengerjaan yang tidak mendesak.

“Jadi jika ada pengurangan maka pengerjaan yang urgent itu didahulukan,” kata Wakil Direktur RSUD Taman Husada Administrasi Umum dan Keuangan RSUD Taman Husada Muhammad Aspianur.

Namun demikian pengurangan tentunya tidak mengubah terkait rencana struktur bangunan. Khusus untuk gedung parkir sepeda motor tetap terdiri dari dua lantai. Lokasinya berada di samping ruang instalasi gawat darurat (IGD). Sementara area parkir kendaraan roda empat berada di luar pagar. Perencanaan sudah dilakukan pada akhir tahun lalu.

“Tahun ini pengerjaan fisiknya,” ucapnya.

Gedung parkir ini diperlukan karena area yang ada saat ini tidak mampu mengakomodasi kendaraan. Baik pengunjung, pasien, maupun tenaga kesehatan. Akibatnya kendaraan bahkan sampai berbaris di akses keluar kawasan hingga tepi jalan raya.

Baca Juga:  Edukasi Berbagai Penyakit Kulit, Ini Penjelasan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RSUD Bontang

“Situasi parkir saat ini selalu crowded. Jadi gedung itu diperlukan,” tutur dia.

Adapun tempat yang saat ini digunakan parkir sepeda motor di belakang bangunan rumah sakit, nantinya bisa digunakan bagi kendaraan roda empat. Proses lelang pengawasan teknis akan dimulai pada akhir bulan ini. Sementara pengerjaan fisik diharapkan rampung pada akhir tahun. Sebagian pagar tembok akan dijebol untuk proses konstruksi bangunan parkir. Sementara Wakil Ketua DPRD Agus Haris setuju jika dibangunkan gedung parkir.

Dikarenakan luasan area parkir saat ini terbatas. Belum lagi bukan hanya kendaraan pasien yang masuk ke kawasan rumah sakit tetapi pengunjung yang notabene keluarga pasien. “Aspek kenyamanan ini harus diperhatikan juga,” terangnya.

Baca Juga:  Dua Pasien DBD Terkendala Administrasi Jaminan Kesehatan

Tahun ini, Pemkot Bontang juga menganggarkan untuk perencanaan gedung rawat inap baru.

Dirut RSUD Taman Husada dr Suhardi mengatakan faktor penambahan gedung ini lantaran ada pelayanan yang berkembang. Terlebih dalam waktu dekat ada pelayanan onkologi, kemoterapi, hingga bedah saraf.

“Otomatis jumlah pengunjung juga bertambah. Kemungkinan terjadi lonjakan pelayanan rawat inap,” kata dr Suhardi.

Nantinya gedung utama tetap akan dipakai untuk rawat inap dan pemeriksaan penunjang. Sementara gedung C akan diperuntukkan tambahan pelayanan rawat inap, tambahan ruang operasi, dan intensif care.

Sesuai Permenkes, diatur bahwa jumlah tempat tidur rawat inap 10 persen ada fasilitas insentif care. Baik itu ruang intensive care unit (ICU), Pediatric Intensive Care Unit (PICU), neonatal intensive care unit (NICU), hingga Intensive Cardiology Care Unit (ICCU).

Baca Juga:  Bontang Terima Rp13 Miliar dari Kemenkes, Gedung C RSUD Taman Husada Belum Disetujui

“Saat ini jumlah intensif care sudah sesuai proporsinya dengan tempat tidur. Tetapi kalau nanti ada gedung baru untuk rawat inap. Pastinya jumlahnya butuh tambahan,” ucapnya.

Apalagi saat ini untuk tindakan operasi yang terjadwal mengantre. Sebab operasi sifatnya emergency selalu tinggi. Sehingga dengan gedung baru nanti ada pemisahan peruntukkan. Gedung lama untuk operasi darurat karena satu bangunan dengan instalasi gawat darurat.

“Sementara untuk operasi terjadwal di gedung baru,” tutur dia.

Berdasarkan taksiran, jumlah tempat tidur rawat inap di ruang baru mencapai 200 unit. Sehingga total RSUD Taman Husada akan memiliki 400 tempat tidur pasien rawat inap. Saat ini pasien dari Kutim juga kerap dirujuk ke rumah sakit pelat merah ini. Lantaran fasilitas medis yang sudah mulai lengkap. (ak)

Tags: rsud bontangRSUD Taman Husada Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Persiba Balikpapan Degradasi ke Liga 3

Next Post

Etha Rimba Sebut Penanganan Stunting Butuh Aksi, Bukan Wacana

Related Posts

Bontang Terima Rp13 Miliar dari Kemenkes, Gedung C RSUD Taman Husada Belum Disetujui
Bontang

Bontang Terima Rp13 Miliar dari Kemenkes, Gedung C RSUD Taman Husada Belum Disetujui

27 Oktober 2026, 11:30
RSUD Taman Husada Bontang Butuh Rp500 Miliar untuk Bangun Gedung C
Bontang

RSUD Taman Husada Bontang Butuh Rp500 Miliar untuk Bangun Gedung C

15 Oktober 2026, 13:00
Ruang Rawat Penyakit Kritis RSUD Taman Husada Bontang Penuh, Pasien Antre di IGD
Bontang

Ruang Rawat Penyakit Kritis RSUD Taman Husada Bontang Penuh, Pasien Antre di IGD

14 Oktober 2026, 11:30
Parkir Depan RSUD Bontang Meluber ke Jalan, Penataan Jadi Kewenangan Dishub
Bontang

Parkir Depan RSUD Bontang Meluber ke Jalan, Penataan Jadi Kewenangan Dishub

29 September 2026, 13:00
Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Molor, Palang Parkir Masih Dikebut
Bontang

Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Molor, Palang Parkir Masih Dikebut

3 September 2026, 09:51
Digitalisasi Retribusi Bontang Tembus Rp73,9 Miliar, RSUD Jadi Penyumbang Terbesar
Bontang

Digitalisasi Retribusi Bontang Tembus Rp73,9 Miliar, RSUD Jadi Penyumbang Terbesar

26 Agustus 2026, 16:00

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdikbud Bontang Beri Opsi PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Kabut Asap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.