bontangpost.id – Stok gas elpiji 3 kilogram jelang Idulfitri bakal ditambah.
Hal itu untuk mengantisipasi kelangkaan gas melon yang kerap terjadi saat hari-hari besar.
Kabag Ekonomi dan SDA Pemkot Bontang Moch Arif Rochman mengatakan, pihaknya telah bersurat ke Pertamina untuk mengajukan pengiriman gas elpiji selama libur Lebaran.
Lebih lanjut, ekstra dropping gas melon akan dilakukan pada 8-12 April.
“Kuota tambahan sekitar 7,49 persen dari alokasi bulanan,” katanya.
Ia mengungkapkan, sejatinya penyaluran gas melon dilakukan setiap hari. Namun kebutuhan masyarakat meningkat pesat.
Sebelumnya, pihaknya bersama stakeholder terkait telah melakukan monitoring di lapangan, Jumat (5/4/2023) kemarin.
Berdasarkan pantauan di enam pangkalan dan dua agen, biasanya stok gas melon bertahan dua hari. Namun kini hanya sekitar enam jam.
“Kami telah upayakan agar stok gas melon tetap aman. Jadi perkembangan dan kondisi di lapangan pun tetap kami pantau,” ungkap dia.
Kendati begitu, ia meminta agar masyarakat tidak panic buying dan membeli barang sesuai dengan kebutuhan.
“Insyaallah aman, yang penting masyarakat tidak membeli berlebihan,” pungkasnya. (*)






