BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang serius dalam menyiapkan wirausahawan muda yang dapat melakukan ekspansi usaha. Melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Bontang menggelar pelatihan manajemen kewirausahaan baru bagi pemuda.
Kegiatan yang digelar di Hotel Andika Jalan Hayam Wuruk, Bontang pada Senin (22/7/2019) dibuka langsung oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, serta dihadiri narasumber Abdullah Hanief dan Zulkifli, serta diikuti 56 orang pengusaha baru.
Neni menerangkan, dia menginginkan agar setelah kegiatan ini, manajemen para pelaku usaha dapat lebih baik, sehingga menjadi pengusaha sukses. “Ini untuk memberikan peningkatan pengetahuan bagi UMKM di Bontang,” katanya.
Mantan anggota DPR RI ini berharap, kegiatan ini dapat diikuti dengan baik agar memperoleh hasil yang maksimal. Sehingga dapat menurunkan angka kemiskinan di Bontang. Pasalnya, para pengusaha ini dapat menciptakan lapangan kerja. Sebab itu dapat mengurangi angka pengangguran. “Jadi kalau ibu bapak sudah punya usaha, kami keluarkan dari angka pengangguran,” ucapnya.
Ketua Panitia pelatihan manajemen kewirausahaan baru bagi pemuda, Agus Harianto mengatakan program pengembangan kewirausahaan dan keunggulan kompetitif UMKM ini punya beberapa tujuan. Di antaranya, membentuk wirausaha muda yang memiliki watak tangguh secara mental dan kepribadian, dalam menghadapi persaingan usaha yang ketat. Menyiapkan wirausaha muda yang dapat melakukan ekspansi usaha. Serta pelaku usaha dapat menyusun proposal pengajuan pembiayaan dana hibah kementerian.
“Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 22 sampai 25 Juli,” paparnya.
Peserta kegiatan ini merupakan wirausaha baru pemuda berumur 18 sampai 35 tahun dari 15 kelurahan di Bontang. Mereka telah melalui proses seleksi dan interview. “Sasaran kegiatan ini adalah pelaku usaha atau wirausaha baru, yang memiliki usaha selama 6 bulan sampai 2 tahun,” ucapnya. (Zaenul/adv)







