• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Kutim Overload 5 Ribu TK2D 

by BontangPost
10 Mei 2018, 11:04
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Foto Zainuddin Aspan(Foto Dhedy/Sangatta Post)

Foto Zainuddin Aspan(Foto Dhedy/Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Jumlah Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) di Kutim ternyata overload hingga 5 ribu orang. Saat ini mencapai 8.040, padahal jumlah idealnya hanya 3 ribu TK2D saja.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim,  Zainuddin Aspan. Faktor kemanusiaan yang menjadi alasan untuk terus menambah jumlah TK2D. Bahkan TK2D di Kutim sempat membengkak hingga 9.400. Pengangkatan memang diprioritaskan bagi mereka yang sudah lama mengabdi untuk Kutim. Ada yang 5 tahun,  10 tahun,  bahkan lebih dari itu. Karena lebih mengutamakan nasib orang lain ketimbang mengikuti aturan secara mutlak

“Tetapi berjalannya waktu,  saat ini TK2D di Kutim tersisa 8.040 dari 9.400 orang,” ujar Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kutim,  Zainuddin Aspan.

Baca Juga:  Bapak dan Anak Kompak Pesta Sabu

Ada beberapa faktor berkurang TK2D di Kutim. Pertama,  mengundurkan diri dan dipecat. Pemecatan didasari pula beberapa alasan. Diantara karena malas dalam bekerja dan terjerat kasus. Salah satunya masalah narkoba.

“Dari 8.040 orang, kemungkinan akan terus berkurang. Karena kinerja mereka terus kami lihat. Kami evaluasi. OPD (Organisasi Perangkat Daerah) kami minta setiap bulan setor absensi. Yang bermasalah pasti kami keluarkan. Kami cari angka yang sesuai dengan kebutuhan,” katanya.

Jika terlalu banyak, malah menambah beban pemerintah. Apalagi mereka tak  memberikan sumbangsi besar bagi Pemkab Kutim. Untuk itu,  perlu seleksi hingga sesuai dengan kebutuhan.

“Ngapain  banyak-banyak kalau tidak berfungsi.  Sebelumnya ya memang untuk memperbaiki ekonomi mereka. Tentu saja,  harus disesuaikan pula dengan kinerja,” katanya.

Baca Juga:  Tarif PDAM Bakal Naik Akhir Tahun 

Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang jauh sebelumnya juga mengkritik TK2D yang bermalas-malasan dalam bekerja. Tak hanya itu,  kritik ini pula ditujukan  kepada PNS. Bagi mereka yang tak serius memberikan pelayanan  kepada masyarakat,  dipersilahkan untuk mengundurkan diri. Karena Pemkab Kutim, hanya membutuhkan tenaga yang bersungguh-sungguh dalam bekerja.

“Semua kami ketati. Setiap pagi wajib absen.  Pulang absen.  Absen wajib dilaporkan dalam setiap bulannya. Dengan begitu dapat diketahui mana yang rajin dan tidak.  Kalau banyak bolosnya,  siap-siap tak diperpanjang SK-nya,” jelas Kasmidi.

Begitupun pesan Bupati Kutim,  Ismunandar.  Para pegawai diminta untuk fokus memberikan pelayanan  kepada masyarakat. Karena pelayanan,  merupakan hal utama. “Jangan berangkat senin,  pulang kamis. Berikan pelayanan sebaik mungkin,” katanya. (dy)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Sangatta Posttk2d
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemkab Kutim Tolak Perubahan Tapal Batas 

Next Post

HOROR!!! Sembunyi di Kolong Kamar Mandi, Piton 4 Meter Diamankan 

Related Posts

Rencana Pengangkatan Guru Honorer jadi TK2D, Prioritaskan yang Telah Lama Mengabdi
Bontang

Rencana Pengangkatan Guru Honorer jadi TK2D, Prioritaskan yang Telah Lama Mengabdi

19 Mei 2020, 14:00
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00
Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 
Advertorial

Dua Tahun Bebas Karhutla, PT EBL Beri Penghargaan 

24 Desember 2018, 08:00

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.