• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Lalulintas Kutim Tergolong Padat, Dishub Wacanakan Pakai Sistem Pengendali Lalin Terpadu 

by BontangPost
26 Maret 2017, 12:36
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
PERLU PENGATURAN: Kondisi arus lalulintas di jalan ibukota Sangatta yang terlihat padat, khususnya pada pagi dan sore hari.(Fahrul Razi/ Sangatta Post)

PERLU PENGATURAN: Kondisi arus lalulintas di jalan ibukota Sangatta yang terlihat padat, khususnya pada pagi dan sore hari.(Fahrul Razi/ Sangatta Post)

Share on FacebookShare on Twitter

 

SANGATTA – Meski tergolong kota kecil, namun siapa sangka kepadatan arus lalulintas  (Lalin) di jalan protokol jantung kota Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Sangatta tergolong padat. Mengingat, jalur tersebut bukan hanya menjadi urat nadi masyarat setempat, namun juga sebagai jalur utama lintas provinsi yang menghubungkan daerah bagian timur dari Provinsi Kaltim. Oleh karena itu, pemerintah setempat melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim berencana akan menerapkan sistem pengendalian Lalin terpadu.

“Kami tengah mempelajari untuk menerapkan sistem pengaturan Lalin terpadu itu,” ucap Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Darat Dishub Kutim, Failu.

Dia mengaku, memang saat ini kemacetan yang terjadi di ruas-ruas jalan kota Sangatta masih bisa diatasi oleh Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutim. Namun perubahan sistem pengaturan traffic light yang selama ini masih dilakukan secara manual ke sistem pengendalian terpadu atau Area Traffic Control Sistem (ATCS) melalui control ruang kendali secara remote, akan sangat membantu.

Baca Juga:  Kutim Berkomitmen Lawan KKN

“Kami (Dishub, Red.) yakin sistem pengendalian traffic light ini dapat membantu mengatasi kemacetan Lalin. Karena, sudah digunakan berbagai kota besar di Indonesia. Seperti, Surabaya, Surakarta dan termasuk Balikpaan,” sebutnya.

Dari hasil perhitungan sementara, lanjut Failu, jika ingin menerapkan sistem lalu lintas terpadu tersebut, Pemkab Kutim harus merogoh kocek hingga Rp 3 miliar. Dengan menggunakan sistem lalu lintas terpadu, maka rekayasa lalu lintas akan lebih mudah dilakukan. Selain itu jika terjadi kecelakaan lalu lintas, maka dapat diketahui dengan mudah siapa yang menjadi penyebab kecelakaan karena dapat dilihat melalui kamera pengintai yang terpasang di setiap traffic light.

“Kami berencana akan mendatangkan konsultan untuk melakukan kajian, apakah sistem lalu lintas terpadu ini bisa diterapkan di Kota Sangatta. Jika layak, maka proyek besar ini akan diusulkan untuk mulai dikerjakan pada tahun 2018 mendatang,” tutup Failu. (aj)

Baca Juga:  Tak Ada Kader, Penanganan Kusta Tak Maksimal 
Tags: lalu lintasSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

IHHH!!! WC Kantor Bupati Ternyata Jorok 

Next Post

Kadisdik Kunjungi SMPN 8, Cek Kesiapan Penilaian Adiwiyata

Related Posts

Singgung Sirene ‘Tot Tot Wuk Wuk’ saat Rapat di DPR, Kakorlantas: Kalau Anggota Dewan Kita Kawal, Tidak Berani Kami Pak
Nasional

Singgung Sirene ‘Tot Tot Wuk Wuk’ saat Rapat di DPR, Kakorlantas: Kalau Anggota Dewan Kita Kawal, Tidak Berani Kami Pak

28 November 2025, 14:35
Pelajar Pelanggar Lalin Jadi Fokus Polantas Bontang
Bontang

Pelajar Pelanggar Lalin Jadi Fokus Polantas Bontang

6 Januari 2023, 15:34
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00

Terpopuler

  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Bontang Pecat Aipda IM, Positif Sabu hingga Terjerat Banyak Utang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.