• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Langgar Juknis PPDB, PGS Minta Tambahan Rombel di SMP 1 Bontang Dibatalkan

by Redaksi Bontang Post
13 Juli 2023, 12:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Penambahan rombel di detik-detik akhir pendaftaran PPDB di SMP 1 mendapat sorotan dari Persatuan Guru Swasta Bontang

Penambahan rombel di detik-detik akhir pendaftaran PPDB di SMP 1 mendapat sorotan dari Persatuan Guru Swasta Bontang

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kisruh penambahan rombongan belajar (rombel) di SMP 1 terus berlanjut. Kali ini, Persatuan Guru Swasta (PGS) menyorot kebijakan tiba-tiba tersebut. Ketua PGS Bontang Baidlowi menegaskan kesalahan fatal ini layaknya dialamatkan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

Pasalnya penetapan rombongan belajar itu dilakukan oleh Disdikbud. Tertera dalam petunjuk teknis pelaksanaan PPDB. Kemudian di detik akhir PPDB terjadi perubahan. Dari delapan rombel yang dibuka menjadi sembilan. “Ini ibarat menelan ludah sendiri. Saya minta tambahan rombel ini dibatalkan,” kata Baidlowi.

Bahkan pada saat rapat kerja dengan Komisi I DPRD sebelum PPDB, Disdikbud sudah menegaskan tidak ada penambahan rombel di jenjang SMP. Artinya mengacu pada jumlah saat PPDB tahun sebelumnya. “Kami sangat menyayangkan kebijakan seperti itu. Karena saat pembahasan dengan dewan tidak ada (penambahan rombel),” ucapnya.

Baca Juga:  DPRD Sidak Sekolah, “Jangan Sampai Ada Pendaftar Ditolak”

Menurutnya OPD dan sekolah harus patuh terhadap keputusan yang telah ada. Jika juknis sudah disahkan dan terjadi penambahan rombel mendadak ini namanya pelanggaran. Apalagi pasca regulasi keluar sudah dilaksanakan tahapan sosialisasi kepada masyarakat.

Imbas dari kebijakan ini tentu terhadap keberadaan sekolah swasta. Tidak menutup kemungkinan banyak sekolah swasta yang akan tutup kembali. Menyusul SMP Tunas Inti dan Rigomasi di tahun sebelumnya. Ia juga meminta kepada Komisi I DPRD untuk melakukan fungsi pengawasan.

“Jangan sampai dewan dengan Disdikbud ada kongkalikong,” tutur dia.

Ia pun tidak banyak bicara mengenai indikasi titipan dari sejumlah pejabat. Tetapi pada intinya jangan sampai menambah rombel. Selain dampak peminat ke sekolah swasta berkurang maka erat kaitannya dengan jam mengajar guru di sekolah swasta yang menurun. Mengingat jumlah siswa yang masuk juga berkurang dengan adanya penambahan rombel ini.

Baca Juga:  PPDB SMP Buka Jalur Prestasi, Kuotanya 5 Persen

“Seharusnya kalau mau nambah rombel harus diatur jauh sebelumnya. Jangan di detik akhir PPDB,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang tenaga pendidik yang enggan disebutkan namanya membenarkan adanya penambahan rombel dari semula delapan sesuai petunjuk teknis menjadi sembilan. “Semula dari dinas merencanakan tambah satu memang,” kata salah satu tenaga pengajar.

Mereka yang masuk dalam gerbong rombel baru ialah calon siswa yang tersisih sebelumnya. Namun sebagian besar tidak mencantumkan pilihan sekolah lain. Sehigga secara sistem tidak menarik dari pergeseran ke sekolah pilihan lainnya. Menurutnya masyarakat juga sudah paham dengan kondisi ini. Sehingga hanya memilih satu sekolah tujuan.

“Kebanyakan pilihannya satu otomatis tidak kemana-mana,” ucapnya.

Baca Juga:  Masih Ada Kuota, Warga Luar Zonasi Berpeluang Masuk Sekolah Negeri

Sejatinya nilai yang diterima di SMP 1 itu tergolong tinggi untuk jalur prestasi akademi. Terakhir berdasarkan sistem berjumlah 26,75. Akan tetapi satu gerbong itu berada di bawah ambang batasnya. Pertimbangan orangtua ialah terkait kemampuan finansial sehingga memilih sekolah negeri.

“Karena sekolah swasta itu ketika pendaftaran sudah ditarik. Belum yang lainnya,” tutur dia.

Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Saparudin memilih bungkam ketika dimintai konfirmasi. Sehubungan dengan penambahan rombel di detik akhir PPDB. “Saya tidak mau menjawab,” singkatnya. (ak)

Tags: ppdb smprombelSMP 1
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Info Loker Posisi Sekretaris dan Petugas Transaksi, Minimal Lulusan SMA

Next Post

Sambut HUT RI Ke-78, Pupuk Kaltim dan Karang Taruna Loktuan Gelar Turnamen Voli Putri Antar Kelurahan

Related Posts

Rombel SMA Negeri di Bontang Terancam Dibatalkan, DPRD Kaltim Soroti Nasib Guru Swasta
Bontang

Rombel SMA Negeri di Bontang Terancam Dibatalkan, DPRD Kaltim Soroti Nasib Guru Swasta

2 Mei 2026, 15:38
Rombel SMA Negeri Ditambah, Swasta Resah, MKKS Tegaskan Tak Berdampak
Bontang

Rombel SMA Negeri Ditambah, Swasta Resah, MKKS Tegaskan Tak Berdampak

1 Mei 2026, 10:00
Pro-Kontra Rombel, Komite SMAN 1 Bontang Pilih Dukung Penambahan
Bontang

Pro-Kontra Rombel, Komite SMAN 1 Bontang Pilih Dukung Penambahan

30 April 2026, 19:20
Sebagian Kuota PPDB SMP Jalur Perpindahan Tugas Orangtua Terisi di Hari Terakhir
Bontang

Sebagian Kuota PPDB SMP Jalur Perpindahan Tugas Orangtua Terisi di Hari Terakhir

22 Juni 2024, 09:00
Hari Terakhir PPDB SMP di Bontang, Pendaftar Diminta Tak Unggah Berkas di Injury Time
Bontang

Hari Terakhir PPDB SMP di Bontang, Pendaftar Diminta Tak Unggah Berkas di Injury Time

21 Juni 2024, 10:00
Kuota SMP 1  Bontang Paling Banyak Tersisa
Bontang

Kuota SMP 1 Bontang Paling Banyak Tersisa

18 Juni 2024, 16:00

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.