• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang Kriminal

Lanjutan Kasus Korupsi Perumda AUJ Bontang, Ada Kemungkinan Tersangka Baru

by Redaksi Bontang Post
5 Oktober 2022, 14:00
in Kriminal
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Kejaksaan Negeri Bontang menyatakan masih ada potensi penambahan tersangka baru. Dalam kasus korupsi di tubuh Perumda Aneka Usaha dan Jasa (AUJ). Kendati sebelumnya, kejari telah menyatakan menghentikan status perkara dari dua tersangka yang pernah dirilis.

Kasi Intel Kejari Bontang Danang Leksono Wibowo mengatakan ada tiga nama yang disebut dalam persidangan sebelumnya. Namun tiga nama ini tidak tertuang dalam rilis kejaksaan. “Kami masih mencari bukti dan keterangan terkait ini,” kata Danang.

Sayangnya tiga nama tersebut hingga kini tidak diketahui keberadaannya. Namun dipastikan mereka bukan tercatat sebagai warga Bontang. “Terakhir salah satu dari mereka diketahui berdomisili di Jakarta,” ucapnya.

Meski demikian statusnya belum bisa dinyatakan tersangka. Lantaran sebelumnya belum pernah diperiksa terkait aliran penyalahgunaan dana penyertaan modal di Perumda AUJ. Jika mengacu data Kaltim Post sebelumnya, tiga nama ini berinisial DS, ATW, dan IG. DS merupakan mantan konsultan dari Perumda AUJ.

Baca Juga:  Pegawai Bawaslu Depok Diduga Pakai Uang Rakyat Rp 1 Miliar untuk Dugem

Peran DS ialah ditunjuk secara langsung oleh terpidana Dandi Priyo Anggono sebagai konsultan bisnis dan manajemen. Tanpa proses lelang. Namun konsultan bukan termasuk struktur Perumda AUJ. Besaran nilai kontraknya Rp 150 juta dan kontrak manajemen Rp 190 juta.

Tidak disebutkan produk dari pengerjaan konsultan berupa pembentukan struktur organisasi yang dibentuk oleh konsultan. Akibatnya struktur itu tidak sesuai dengan Perda 20/2001. Artinya tidak ada manfaat dari konsultan. Selain itu DS diduga juga mengambil uang muka di PT Bontang Investindo Karya Mandiri (BIKM) tanpa peruntukkan jelas dan tidak ada laporan pertanggungjawabannya senilai Rp 538 juta.

Sementara IG merupakan mantan Kabag Keuangan dan Akuntansi Perumda AUJ. Perannya diduga bersama terpidana menggunakan kas dan rekening perusahaan pelat merah itu tanpa pertanggung jawaban dan dilakukan pencatatan sendiri sebesar Rp 1,8 miliar. Adapun ATW merupakan mantan manajer Perumda AUJ yang diduga mengambil uang muka untuk kepentingan pribadi senilai Rp 38,5 juta.

Baca Juga:  Penghentian Perkara Dua Tersangka Perumda AUJ, Bisa Tempuh Praperadilan

Diberitakan sebelumnya, Kejari Bontang menyatakan untuk status tersangka Yudi Lesmana saat ini masih dalam tahap penyidikan. Terkait tersangka yang juga terjerat kasus lain, ia menjelaskan nantinya durasi penahanan akan terhitung dari masa tahanan perkara sebelumnya.

“Kami akan terus merampungkan tahapan ini supaya segera bisa dilimpahkan berkasnya ke Pengadilan Tipikor Samarinda,” sebut Danang.

Sementara untuk tersangka Lien Sikin statusnya sudah dihentikan. Pasalnya tersangka telah membayar uang kerugian negara pada 19 September lalu. Nominalnya berdasarkan perhitungan dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Nominalnya Rp 50 juta. Sudah dibayarkan ke Bank Kaltimtara ke kas negara,” urainya.

Sebagai informasi pada saat pemberitaan sebelumnya kerugian yang ditimbulkan Lien Sikin sebesar Rp 61 juta. Kondisi serupa juga terjadi pada tersangka Andi Muhammad Amri. Bahkan berdasarkan perhitungan BPKP tidak ada kerugian negara.

Baca Juga:  Kajari Dalami Kasus Perusda AUJ

“Ini hasil perhitungan di 2017 silam,” tambahnya.

Penghentian penanganan perkara sudah diputuskan pada awal bulan ini. Diketahui sebelumnya dari lima tersangka yang telah dirilis Kejari Bontang baru dua yang telah disidangkan. Meliputi mantan direktur PT Bontang Investindo Karya Mandiri (BIKM) Yunita Irawati dan Direktur CV Cendana Abu Mansyur. Keduanya telah divonis masing-masing penjara satu tahun. (ak)

Tags: Dugaan KorupsiPerumda AUJ
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Data Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Jadi 131 Orang, 32 Masih Anak-anak

Next Post

Peresmian Mal Pelayanan Publik Dipercepat

Related Posts

KPK Masih Telusuri Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum Hipmi
Nasional

KPK Masih Telusuri Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum Hipmi

28 September 2026, 12:00
Gugatan Perumda AUJ Ditolak Pengadilan, Eksekusi KMP Bontang Express II Berlanjut
Bontang

Gugatan Perumda AUJ Ditolak Pengadilan, Eksekusi KMP Bontang Express II Berlanjut

4 September 2026, 11:41
Pemkot Evaluasi Kinerja Perumda AUJ Bontang Jelang Seleksi Direksi 2027
Bontang

Pemkot Evaluasi Kinerja Perumda AUJ Bontang Jelang Seleksi Direksi 2027

1 Juni 2026, 07:54
Perumda AUJ Gugat Anak Perusahaan PT Bontang Transport Terkait Akta Perdamaian Kapal Roro
Bontang

Perumda AUJ Gugat Anak Perusahaan PT Bontang Transport Terkait Akta Perdamaian Kapal Roro

24 Februari 2026, 13:13
Perumda AUJ Bontang Untung Rp327 Juta, Jauh di Bawah Skala Aset dan Usaha
Bontang

Perumda AUJ Bontang Untung Rp327 Juta, Jauh di Bawah Skala Aset dan Usaha

9 Februari 2026, 08:36
Empat Terdakwa Korupsi Lahan Labkesda Bontang Ajukan Kasasi Usai Vonis Banding Diperberat
Kriminal

Empat Terdakwa Korupsi Lahan Labkesda Bontang Ajukan Kasasi Usai Vonis Banding Diperberat

15 Desember 2025, 16:57

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.