• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Laporan Dugaan Investasi Bermasalah, Penyidik Sebut Istri Polisi Berperan sebagai Broker Proyek

by Dwi Kurniawan Nugroho
11 Juli 2026, 11:39
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Screenshot

Screenshot

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Penyidik Satreskrim Polres Bontang mengungkap fakta baru dalam penyelidikan dugaan investasi proyek yang menyeret seorang perempuan berinisial Y, yang diketahui merupakan istri anggota polisi. Dari hasil penyelidikan sementara, proyek yang ditawarkan kepada para investor dipastikan benar ada.

Kapolres Bontang AKBP Widho Andriano melalui Kanit Tipidum Satreskrim Polres Bontang Ipda Markus Sihotang mengatakan, Y diduga berperan sebagai broker yang menawarkan investasi kepada sejumlah pihak untuk mendanai sebuah proyek. Salah seorang investor berinisial A kemudian melaporkan Y karena merasa mengalami kerugian.

Untuk mendalami laporan tersebut, penyidik memeriksa pemilik perusahaan subkontraktor yang mengerjakan proyek dimaksud. Hasil pemeriksaan menunjukkan proyek tersebut memang merupakan pekerjaan dari salah satu perusahaan besar di Kota Bontang yang dikerjakan oleh perusahaan subkontraktor.

Baca Juga:  Polisi Ungkap Dana Korban Investasi Emas Digital Jalan X di Bontang Diputar ke Saham hingga Crypto

“Proyeknya memang ada,” ujar Markus.

Namun, dalam pelaksanaannya, volume pekerjaan mengalami pengurangan akibat kebijakan efisiensi dari perusahaan pemberi kerja. Kondisi tersebut menyebabkan nilai proyek berkurang dari yang dijanjikan sebelumnya.

“Akhirnya berdampak ke broker ini hingga ke bawah,” katanya.

Markus menjelaskan, pekerjaan proyek telah selesai dilaksanakan. Meski demikian, pencairan pembayaran proyek disebut ikut terpotong untuk memenuhi kewajiban pembayaran pinjaman bank milik perusahaan subkontraktor.

Menurutnya, pemilik perusahaan subkontraktor juga telah menyampaikan komitmen untuk mengembalikan dana yang menjadi hak para pihak.

“Katanya pemilik perusahaan subkontraktor sedang berupaya mengembalikan juga,” ujarnya.

Selain menangani laporan dugaan investasi tersebut, penyidik juga tengah mendalami laporan dugaan pencemaran nama baik yang diajukan Y terhadap A. Laporan itu dibuat setelah somasi yang dikirim A kepada Y turut disampaikan ke tempat Y bekerja, yang menurut pelapor berdampak pada nama baik dan aktivitas pekerjaannya.

Baca Juga:  Bankaltimtara Buka Suara soal Dugaan Investasi Proyek Fiktif yang Libatkan Pegawai di Bontang

“Hingga saat ini kedua laporan masih kami dalami untuk mengetahui apakah terdapat unsur pidana atau tidak. Semua pihak yang telah diperiksa masih berstatus sebagai saksi,” tegas Markus.

Sebelumnya, Polres Bontang menerima dua laporan yang saling berkaitan. Selain dugaan investasi yang dilaporkan dengan nilai kerugian sekitar Rp1 miliar, penyidik juga menerima laporan dugaan pencemaran nama baik yang diajukan Y.

Markus menegaskan, kedua perkara masih berada pada tahap penyelidikan sehingga penyidik belum dapat menyimpulkan apakah benar terjadi tindak pidana sebagaimana yang dilaporkan.

“Kedua laporan ini masih kami dalami. Kami belum bisa menyimpulkan bahwa ini merupakan investasi fiktif karena masih dalam tahap penyelidikan,” katanya.

Baca Juga:  Terpidana Kasus Investasi Ayam Bodong Apderis di Bontang Divonis 16 Tahun Penjara

Saat ini penyidik masih mengumpulkan keterangan para pihak serta menelaah dokumen dan barang bukti yang telah diserahkan. Polisi juga akan kembali memanggil pihak-pihak terkait untuk memperdalam fakta-fakta yang terungkap selama penyelidikan.

“Nantinya kami melakukan pemanggilan kedua belah pihak untuk pendalaman,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan yang masih berlangsung. Perkembangan perkara akan disampaikan setelah seluruh proses klarifikasi terhadap para pihak selesai dilakukan.

“Tunggu informasi lanjutan dari kami. Kalau semua sudah dipanggil, akan kami berikan informasi lebih lanjut,” pungkas Markus. (*)

Tags: Investasi Bodong
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kapal Roro Terancam Disita, Pemkot Bontang; KMP Bontang Express II Kekayaan Daerah yang Dipisahkan

Next Post

SMK Maritim Indonesia Bontang Berulang Kali Kemalingan, Kini Mesin Las yang Hilang

Related Posts

Dugaan Investasi Bermasalah di Bontang, Pengusaha Fashion Dua Kali Tak Hadiri Panggilan Polisi
Bontang

Dugaan Investasi Bermasalah di Bontang, Pengusaha Fashion Dua Kali Tak Hadiri Panggilan Polisi

12 Oktober 2026, 15:41
Investasi Usaha Pinjaman dan Fashion Bermasalah, Enam Warga Bontang Lapor Polisi
Bontang

Investasi Usaha Pinjaman dan Fashion Bermasalah, Enam Warga Bontang Lapor Polisi

10 Oktober 2026, 16:41
Saling Lapor soal Investasi Rp1 Miliar, Istri Polisi dan Warga Adukan Kasus ke Polres Bontang
Bontang

Saling Lapor soal Investasi Rp1 Miliar, Istri Polisi dan Warga Adukan Kasus ke Polres Bontang

10 Juni 2026, 16:05
Bankaltimtara Buka Suara soal Dugaan Investasi Proyek Fiktif yang Libatkan Pegawai di Bontang
Kriminal

Bankaltimtara Buka Suara soal Dugaan Investasi Proyek Fiktif yang Libatkan Pegawai di Bontang

8 Juni 2026, 17:56
Korban Investasi Bodong Jalan X di Bontang Bertambah Jadi 45 Orang, Polisi Telusuri Aliran Dana Hingga Jakarta
Bontang

Korban Investasi Bodong Jalan X di Bontang Bertambah Jadi 45 Orang, Polisi Telusuri Aliran Dana Hingga Jakarta

16 Mei 2026, 14:45
Korban Investasi Bodong Jalan X di Bontang Bertambah Jadi 45 Orang, Kuasa Hukum Khawatir Terlapor Kabur
Bontang

Korban Investasi Bodong Jalan X di Bontang Bertambah Jadi 45 Orang, Kuasa Hukum Khawatir Terlapor Kabur

14 Mei 2026, 16:02

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.